Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 2 dari total 2 post
Kabar yang ditunggu-tunggu oleh para penggiat ultra-cycling akhirnya tiba. Bentang Jawa, ajang balap sepeda jarak jauh mandiri (unsupported ultra-cycling race) melintasi Pulau Jawa, telah resmi membuka pendaftaran untuk edisi tahun 2026. Bagi kamu yang ingin menguji batas kemampuan diri dengan menempuh jarak sekitar 1.500 KM dari Barat ke Timur Jawa, inilah saatnya untuk beraksi. Berikut adalah detail lengkap mengenai pendaftaran Bentang Jawa 2026. Kategori yang Dilombakan Bentang Jawa 2026 tetap mempertahankan dua kategori utama bagi para pesertanya: SOLO: Kategori bagi pesepeda yang ingin menuntaskan tantangan secara sendirian. Kamu harus mengatur navigasi, logistik, dan waktu istirahat sepenuhnya secara mandiri. PAIR (Berpasangan): Kategori untuk dua orang pesepeda yang berkomitmen untuk memulai dan menyelesaikan balapan bersama-sama. Cocok bagi kamu yang ingin berbagi suka duka di jalanan Jawa. Syarat Pendaftaran Mengingat tingkat kesulitan yang ekstrem (jarak ±1.500 KM dengan elevation gain ±16.000m), panitia menerapkan syarat yang cukup ketat untuk memastikan keselamatan peserta: Pengalaman Bersepeda Jarak Jauh: Calon peserta diharapkan memiliki catatan menyelesaikan ajang jarak jauh sebelumnya (seperti Audax, Kelana, Lintang Flores, atau ajang mandiri lainnya) dalam dua tahun terakhir. Kedisiplinan Data: Pendaftar wajib melampirkan akun Strava sebagai bukti riwayat latihan dan kemampuan fisik (rata-rata jarak tempuh mingguan). Kesehatan & Mental: Memahami risiko balapan unsupported dan setuju untuk mematuhi semua peraturan ketat yang telah ditetapkan. Cara Mendaftar Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui situs resmi. Berikut langkah-langkahnya: Buka laman resmi di bentangjawa.cc/id/pendaftaran . Isi formulir dengan data diri lengkap sesuai kartu identitas. Lengkapi informasi pengalaman bersepeda, motivasi, serta profil media sosial/Strava. Pastikan kamu telah membaca dan menyetujui seluruh peraturan lomba sebelum menekan tombol kirim. Biaya Pendaftaran Untuk edisi 2026, biaya pendaftaran ditetapkan berdasarkan kategori: Kategori Solo: Rp 3.500.000,- Kategori Pair: Rp 7.000.000,- (per pasangan) Periode Pendaftaran: Dimulai dari tanggal 1 April hingga 4 Mei 2026. Jangan sampai terlambat, karena biasanya kuota peserta sangat terbatas dan melalui proses seleksi (screening). Jadwal Penting (Timeline) Pendaftaran: 1 April - 4 Mei 2026 Pengumuman Peserta Terpilih: 12 Juni 2026 Start (Carita, Banten): 16 Agustus 2026 Finish (Banyuwangi, Jatim): 22 Agustus 2026 Ref: https://bentangjawa.cc/id/bentang-jawa/
3 jam yang lalu
28
Polygon kembali menggebrak pasar road bike Indonesia dengan meluncurkan seri terbaru mereka: Polygon Strattos C. Jika seri Strattos S dikenal sebagai all-rounder yang kompetitif dan seri Helios adalah mesin balap murni, maka Strattos C hadir untuk mengisi celah yang sangat dinantikan oleh para pecinta jarak jauh: Endurance Carbon Performance. Bagi Goweser yang mencari keseimbangan antara kecepatan karbon dan kenyamanan untuk gowes berjam-jam, Strattos C adalah jawaban yang sudah lama ditunggu. Apa Makna "C" pada Strattos Terbaru? Dalam klan Strattos yang baru, huruf "C" melambangkan Comfort (Kenyamanan) dan Carbon. Berbeda dengan saudaranya yang berorientasi pada kompetisi agresif, Strattos C dirancang untuk meredam getaran jalanan dengan lebih baik tanpa mengorbankan transfer tenaga yang efisien. Ini adalah sepeda yang dibuat untuk Century Ride, Gran Fondo, atau sekadar gowes akhir pekan yang menempuh jarak ratusan kilometer dengan rasa pegal yang lebih minimal. Sumber polygonbike.co.id Salah satu yang terlihat adalah stack/headtube yang lebih tinggi, hal ini untuk menunjang posisi yang lebih rileks daripada seri Strattos S. Disamping itu, desain seatstay yang tidak pure segitiga memberikan sensai redaman yang lebih baik, namun tetap stiff untuk peforma. Fitur Unggulan Polygon Strattos C Source polygonbikes.co.id 1. Frame ACX Carbon yang Tersertifikasi UCI Meskipun fokus pada kenyamanan, Polygon tidak main-main soal kualitas. Strattos C dibangun di atas frame ACX Carbon yang ringan dan kaku. Yang paling membanggakan, frameset ini sudah UCI Approved, artinya sepeda ini memiliki standar internasional yang diakui untuk digunakan dalam balapan resmi dunia. 2. Geometri Endurance yang 'Ramah Punggung' Salah satu perbedaan paling mencolok adalah geometrinya. Strattos C memiliki stack yang sedikit lebih tinggi dan reach yang lebih pendek dibandingkan seri R. Hal ini membuat posisi duduk pengendara lebih tegak, mengurangi tekanan pada punggung bawah dan leher, sehingga Anda bisa gowes lebih lama dengan posisi yang tetap aerodinamis namun nyaman. 3. Desain Clean Look & Integrated Cockpit Mengikuti tren sepeda modern (seperti modifikasi clean look yang sedang ramai), Strattos C hadir dengan sistem Internal Cable Routing. Kabel-kabel masuk melalui headset, memberikan tampilan yang sangat bersih dan rapi. Desain ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan keuntungan aerodinamis karena berkurangnya hambatan angin dari kabel yang berseliweran. 4. Vibration Dampening yang Luar Biasa Berkat penggunaan material karbon dan desain seatstay yang dioptimalkan, Strattos C memiliki kemampuan alami untuk menyerap getaran mikro dari permukaan aspal yang tidak rata. Hasilnya? Guncangan tidak langsung tersalurkan ke tubuh pengendara, membuat otot tidak cepat lelah. Kenapa Anda Harus Melirik Strattos C? Jika Anda adalah tipe pesepeda yang: Gemar menempuh jarak jauh (Long Distance Cycling). Ingin merasakan sensasi sepeda karbon yang ringan namun tidak ingin posisi merunduk yang terlalu ekstrem. Menghargai estetika sepeda yang rapi dan minimalis. Membutuhkan sepeda yang serbaguna: kencang untuk sprint tipis-tipis, namun stabil untuk touring. Maka Strattos C adalah pilihan yang sulit untuk dikalahkan di kelas harganya. Polygon berhasil membuktikan bahwa sepeda karbon berperforma tinggi tidak harus selalu menyiksa tubuh. Polygon Strattos C7, C8 dan C9 Saat peluncurannya, Polygon menghadirkan dua varian utama untuk seri Strattos C, yaitu Strattos C7, Strattos C8 dan Strattos C9. Ketiganya menggunakan basis frame karbon yang sama namun dibedakan oleh kasta groupset dan komponen pendukungnya. Berikut adalah rincian spesifikasi untuk kedua seri tersebut: 1. Polygon Strattos C7 (The Di2 Entry) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah varian paling terjangkau untuk merasakan teknologi perpindahan gigi elektronik (Di2) dari Shimano. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano 105 Di2 R7170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano 105 Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity XL3 Disc (Alloy), Tubeless Ready. Tires: Performance Road Tires, 700x28C (Clearance up to 32C). Cockpit: Entity Expert Alloy (Handlebar & Stem). Saddle: Entity Flux. Fokus: Memberikan kenyamanan shifting elektronik dengan harga yang kompetitif, namun masih menggunakan roda aluminium untuk menekan harga. 2. Polygon Strattos C8 (The Peformance Balance) Source: polygonbikes.co.id Varian ini adalah "Sweet Spot" bagi banyak rider karena sudah mendapatkan groupset kelas balap dan wheelset karbon. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Ultegra Di2 R8170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Ultegra Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (WR5 Disc), Tubeless Ready. Tires: Schwalbe One TLE / Setara, 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy (Integrated System). Saddle: Entity Flux. Fokus: Keseimbangan antara berat yang ringan, akselerasi roda karbon, dan kecepatan perpindahan gigi Ultegra Di2. 3. Polygon Strattos C9 (The Flagship) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah kasta tertinggi dari seri C saat ini, ditujukan bagi mereka yang menginginkan teknologi perpindahan gigi elektronik yang cepat dan presisi serta bobot yang lebih ringan. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Dura-Ace Di2 R9270 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Dura-Ace Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (Premium Grade), Tubeless Ready. Tires: Premium Road Tires (Schwalbe Pro One atau setara), 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy / Integrated Carbon (Tergantung region/batch produksi). Saddle: Entity Flux dengan carbon rail. Fokus: Performa tanpa kompromi, bobot paling ringan di kelasnya, dan gengsi tertinggi sebagai model flagship. Kesimpulan Kehadiran Polygon Strattos C mempertegas posisi Polygon sebagai produsen yang mendengarkan kebutuhan komunitas. Dengan kombinasi frame karbon kelas atas, desain yang sangat bersih, dan geometri yang memanusiakan pengendara, Strattos C siap menjadi raja baru di jalur endurance Indonesia. Siapkan rute terjauh Anda, karena dengan Strattos C, batasnya bukan lagi rasa lelah, melainkan sejauh mana mata Anda ingin memandang jalanan.
4 bulan yang lalu
728