Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 8 dari total 8 post
Safa Brian adalah cyclist dari United States yang membuat konten bersepeda, terutama di jalur-jalur descending yang teknikal. Beliau descending dengan speed tinggi menggunakan sepedanya, dan tentu descending dengan teknik agar aman sampai tujuan. Contoh Video Descending Safa Brian Gambar diatas diambil dari adegan video terpopuler Safa Brian ketika postingan ini dibuat, bisa cek di https://www.youtube.com/watch?v=ho_lrPU7dPU&t=255s . Model pengambilan gambar dari Safa Brian adalah video POV (Point of View), bisa terpasang di chestmoutn, headmount, atau dari videografer di belakangnya yang menggunakan motor. Kualitas video yang diambil Safa Brian tidak perlu di ragukan lagi, motion blur dan bahkan beberapa video tersedia hingga 2k. Rute yang biasa diambil videonya oleh Safa Brian adalah rute descending / turunan, beliau sepertinya memang focus untuk membuat Cycling POV untuk descending, lebih tepatnya technical descending, karena melaju dengan kecepatan tinggi. Tersedia pula telemetri di video, agar kita tahu, seberapa step kemiringan jalan, speed, power yang digunakan, rute, serta beragam data sepeda lainnya. Bukan Hanya Descending di Road, Tapi Juga Gravel dan MTB Safa Brian bukan hanya membuat video Cycling Descending dengan Road Bike, beliau juga upload aktifitas descending lainnya, mulai dari Gravel Bike hingga MTB, dari solo ride hingga group ride. Safa Brian Descending dengan Roadbike Safa Brian Descending with Road Bike Selain descending di rute-rute USA, Safa Brian juga melakukan touring ke beberapa negara lain, untuk merasakan sensasi descending di beberapa rute tanjakan terkenal di dunia. Safa Brian Descending on Gravel Bike Safa Brian with Gravel Bike Sebagai negara asal lahir Gravel Bike, tentu genre sepeda ini tidak dilewatkan Safa Brian, mulai dari rute yang benar-benar Gravel, alias jalanan country road di USA, hingga gravel yang teknika, single road ala route MTB. Safa Brian Downhill Safa Brian Downhill Hingga MTB, jenis sepeda yang digunakan Safa Brian, mulai dari cross countrym, hard trail hingga all mountain, gambar di atas adalah ketika Safa Brian sedang Downhill. Safa Brian Social Media Jika tertarik dengan konten-konten Safa Brian diatas, kamu bisa cek beberapa social medianya , semua link jadi satu di Follooow https://follooow.com/influencers/safa-brian-62df263378419179983a1d9b
3 tahun yang lalu
889 views
Berawal dari postingan maternity Yanti Fuchianty di Instagram, akhirnya netizen tahu Yanti sedang hamil dan menjawab rasa penasaran netizen yang jarang melihat beliau gowes. Dan akhirnya 24 Juli 2025 kemarin, berliu posting sudah gowes kembali. Postingan Pertama Reveal Sedang Hamil Di post di Instagram pada 30 April 2025 kemarin, dengan caption: Waiting Baby AM ��🏻 Counting the days �� MUA by : @noii_bycarolliem Fotografer : @ariginting_ @ariphotoworks Outfit : @alo #aloindonesia 👶🏻 by : @andremoe23 Disana mulai banyak para followernya yang mulai tahu Yanti Fuchianty sedang hamil besar dan banyak yang tanya, "sudah berapa bulan?", dan banyak juga yang mendoakan agar semua di mudahkan. Sumber: https://www.instagram.com/p/DJDZt1qTYR0/?hl=en&img_index=1 Postingan tersebut menjawab juga, kenapa beberapa bulan terakhir tidak melihat aktifitas gowes Yanti Fuchianty, baik itu di story maupun di Strava. Kembali Bersepeda 22 Juli 2025 Kami pun kaget, di Strava, Yanti Fuchianty gembali gowes kembali, menempuh jarak +-40km di sekitaran Bandung. 2 hari kemudian beliau posting di Instagramnya aktifitas gowes kemarin. Dengan Cervelo S5 blacknya, dan terlihat badan Yanti Fuchianty sudah kembali fit. Sumber: https://www.strava.com/activities/15198436851
6 bulan yang lalu
780 views
Apakah kamu terpikirkan bagaiman suasana gowes di sekitar Korea Selatan, Charlotte dengan konten Instagramnya membagikan postingan seputar itu, yaitu gowes di sekitaran Korea Selatan, mungkin bisa jadi referensi jika kamu gowes kesana. Postingan Gowes Charlotte Terupload Lengkap di Instagram Akun instagram beliau ada @charlotte_rose5, dari bionya Seoul 2016~ 🇬🇧, kemungkinan bear beliau datang dari Inggris ke Korea Selatan dari tahun 2016, dari postingan sebelumnya kemungkinan beliau menikah dengan orang Korea Selatan dan menetap disana. Postingan Charlotte terlihat hampir dipenuhi dengan konten bersepeda di Korea Selatan, kita jadi tahu bagaimana suasana gowes disana, dan bisa jadi referensi juga. Charlotte Share Strava Too Biasanya upload di Instagram sifatnya latepost, beberapa saat / hari selepas activity cycling, dan kita juga tidak tahu bagaimana keadaan rute komplitnya dari sisi data. Charlotte juga share secara public activity cyclingnya di Strava membuat followernya makin tahu suasana gowes di Korea Selatan. Aktifitas Charlotte Selain Gowes Terlihat dari akun Instagram lainnya, beliau adalah seniman, menghasilkan karya desain moderen dari lembaran kertas bekas bersenjatakan kuas dan perlatan warna-warni lainnya. Untuk kamu yang tertarik dengan konten-konten dari beliau mau cek akun social medianya di halaman Follooow berikut ini https://follooow.com/influencers/charlotte-rose-637db662f7dfeb2455d81a07 .
3 tahun yang lalu
1.35K views
Marika Nurmagita seorang cyclist yang sering memposting aktivitas sepedanya di Instagram, dan memiliki banyak follower, yang menarik adalah sepeda yang digunakan baik ketika gowes dalam kota (Jakarta) hingga mengikuti race atau event-event tempat lain menggunakan sepeda yang sama, dan beliau juga sering memecahkan KOM Strava hingga masuk podium loh dengan sepeda tersebut, jadi penasaran mari kita bahas spesifikasi sepeda yang dipakai Marika Nurmagita. Frame Cervelo R5 Disc All Black Credit by Instagram @marikxx Oh ya untuk disclamimer postigan ini dibuat Maret 2023, ada kemungkinan jika kamu baca di waktu-waktu kedepannya, sepeda yang digunakan Marika sudah berbeda dari postingan ini. Berikut adalah sepeda dari Marika, yakni dengan Frame dari Cervelo R5 Disc. Jika kita memutar history, terlihat Marika pertama kali post sepeda ini di Instagramnya pada 30 Maret 2019, yang mana hampir 4 tahun saat postingan ini dibuat, berikut postingannya. Credit by Instagram @marikxx Kamu bisa mengunjungi postingannya di link berikut https://www.instagram.com/p/BvnieZonM2i/ . Sebelumnya Marika juga menggunakan brand dari Cervelo juga, yakni Cervelo S3 Credit by Instagram @marikxx Yang mana sesungguh, Cervelo seri S lebih cocok untuk sprint, terlihat dari desainnya dengan tubing yang pipih dan besar-besar, dan seri R lebih ke climbing atau all round bike. Sepertinya pemilihan Cervelo R5 ini agar Marika lebih dinamis untuk gowes di berbagai jenis rute. Dan untuk frame yang digunakan Marika adalah Cervelo R5 disc 2019. Wheelset FFWD RYOT dan Ban Tubeless Terlihat sejak 22 Maret 2021 Marika memposting mendapatkan sponsor baru untuk wheelsetnya, yakni dari FFWD menggunakan FFWD RYOT dan masih terpakai hingga postnigan ini dibuat, dari profilenya terlihat menggunakan 50mm atau 55mm. Link sumber https://www.instagram.com/p/CMuEZJUMF-A/ . Mari kita anggap wheelset yang dipilih Marika adalah FFED RYOT 55mm, berikut harga dan spesifikasinya dari web official. Source: https://www.ffwdwheels.com/products/ryot-55 Dari setup bannya, terlihat Marika memilih menggunakan ban tubeless, less presure more comfort, mungkin karena itu juga. Disamping itu kalo nambal juga lebih gampang sih, kalo lubang kecil langsung tertambal sealant, kalo lubang besar bisa pada plug kit. Hanya saja merek dan seri ban yang digunakan kami belum bisa mengecek, karena belum menemukan foto yang zoom in ke arah sana. Groupset Ultegra Di2 R8170 Credit by Instagram @marikxx Sekarang mari kita bicara groupset, yang dipilih beliau adalah Shimano Ultegra R8070 DI2, fullset. Keunggulan dari groupset electronic adalah shiftingnya yang presisi dan cepat, kami juga suka groupset cnit-cnit seperti ini. Yups kurang lebih seperti itulah spesifikasi sepeda yang saat ini dipakai oleh Marika, untuk detail-detail lain juga kami mendapatkan infonya, akan kami update postingan ini, terimakasih.
3 tahun yang lalu
1.61K views
3 Februari 2025 kemarin, melalui postingan Istagramnya, Marika Nurmagitta merilis kerja samanya dengan Gusto Bike Indonesia, sekaligus memperkenalkan partner barunya Gusto Cobra Evo DB, mari kita check bagaimana spesifikasi sepeda baru Marika ini. Marika kerja sama dengan Gusto Bike Indonesia Disuatu jalanan di jakarta, Marika memposting aksinya dengan Gusto Cobra Evo DB, sekaligus public release kerja samanya dengan Gusto Bike Indonesia, terlihat sepeda marika gini berwarna putih, disc brake, Shimano Dura-Ace terbaru dan Rimsnya yang cukup tebal, penasaran untuk bike check lebih dekat. Terpantau juga Johny Ray memberikan komentar "Buat gowes berhari hari bisa ?", lucu banget om Johny Ray. Link postingan Instagram https://www.instagram.com/p/DFm2bFTp103/ Bike Check Gusto Cobra Evo DB Marika Nurmagitta Source: Strava Marika Nurmagitta Berikut adalah setup yang digunakan Marika ketika long ride, 2 biddon depan belakang dan tanpa ekstra tas. Gusto Cobra Evo Disc Brake Groupset; Shimano Dura Ace Di2 R9250 Whellset: Attaque 50C Carbon Wheelset Terpantau semua part masih bawaan dari Gusto Cobra Evo, hanya saja marika menambahkan 2 bottcle cage untuk bekal perjalanan. Dari segi ergonomi, sepeda ini sepertinya lebih mengarah ke Aero, untuk kencang2 di jalan raya, tapi jangan salah, Marika juga menggunakan sepeda ini untuk menanjak dan kencang, benar-benar all-rounder. Marika melakukan pengetesan menanjak di suatu gunung dengan elevation gain 1000m dengan speed kencang. Cek postingannya di https://www.instagram.com/p/DGfSGl1JcYg/?img_index=7. Keep update aja dengan instagarm @marikxx untuk tahu aksi-aksi Marika berikutnya dengan Gustonya.
7 bulan yang lalu
728 views
Kita sering lihat pesepeda fokus penuh pada tempo, jarak, dan power—namun punya teknik dan program pelatihan yang mendalam? Marika Nurmagita alias @Marikxx jelas menjadi contoh inspiratif. Influencer dan pesepeda aktif ini tidak hanya mengandalkan pedal; dia menggabungkan cross-training angkat beban ke dalam rutinitasnya—semua demi performa lebih baik, kebugaran optimal, dan tubuh yang lebih tangguh. Mengapa Angkat Beban Penting untuk Pesepeda? Membentuk otot inti dan kaki yang lebih kuat, yang membuat tarikan pedal lebih efisien dan mengurangi risiko cedera. Meningkatkan kestabilan saat sprint dan mengontrol sepeda di tanjakan curam. Menambah kekuatan neuromuskular yang mendampingi endurance, sehingga meningkatkan output daya secara keseluruhan. Rutinitas Pelatihan ala marika Nurmagita Dari beberapa postingannya, terlihat Marikxx menyempatkan sesi gym beberapa kali seminggu—biasanya di off-season atau hari pemulihan. Bahasannya menyentuh intensitas latihan, teknik angkat (lunges, squat, deadlift), dan menjaga agar intensitas latihan tidak merusak sesi bersepeda berikutnya. Postingan Marika "Calling All Cyclists!, Watts Are Made at the Gym" Jika kamu ingin meningkatkan kekuatan saat bersepeda (menghasilkan lebih banyak watt), maka kamu harus melatih tubuhmu di gym. Biasanya melalui latihan angkat beban, kekuatan otot inti, dan stabilitas. Hal inilah yang diserukan Marika di postingan reels Instagramnya, bisa cek di link berikut . Di postingan tersebut, ada beberapa scene latihan-latihan beban yang di jalani Marika di Gymnya, nampak juga beliu menggunakan personal trainer alias PT agar latihannya lebih disiplin dan tertata. Beberapa Postingan Lainnya dari Marika Ketika Latihan di Gym Untuk mengetahui ragam latihan apa aja yang dilakukan Marika Nurmagita, kamu bisa cek postingan beliau di Instagramnya @marikxx . Disana beliau sering posting beberapa pola latihannya di Gym, dan beberapa masukan agar latihan kamu berhasil dan peforma lebih meningkat.
5 bulan yang lalu
563 views
13 Januari 2023 kemarin, Aiman Cahyadi membuat postingan mengejutkan di Instagramnya @aiman_cahyadi . Beliau mengumumkan telah bergabung dengan Tim Trengganu Polygon Cycling Team dari Malaysia, makin sukses ya Aiman, Berikut ceritanya. Menggunakan Polygon Helios ACX Lite Trengganu Polygon Cycling Team Edition Credit by Instagram @aiman_cahyadi Dari postingan Instagram Aiman Cahyadi menyebutkan bahwa sepeda yang di pakai adalah Polygon Helios ACX Lite, yang sepertinya tidak atau belum dijual secara umum. Untuk livery Trengganu Polygon Cycling Teamnya juga terlihat menggunakan edisi 2023, dengan kombinasi warna merah dan putih seperti bendera Indonesia. Credit by Instagram @aiman_cahyadi Shimano sebagai salah satu sponsor, menyediakan Dura-Ace Di2 terbaru dengan 12 speed dan beberapa part dari Pro Vibe. Disamping itu terlihat pula cyclo yang digunakan adalah Bryton, kemungkinan dari seri Bryton 750t seri tertinggi saat ini, atau bahkan seri protoype, kami belum bisa menginfokan ini karena belum ada postingan lebih lanjut. Aiman Cahyadi Mulai Mengikuti Training Camp Dengan Trengganu Polygon Cycling Team Credit by Instagram @aiman_cahyadi Di postingan reels terbaru, Aiman Cahyadi mulai terlihat mengikuti training camp bersama dengan Trengganu Polygon Cycling Team. Berkat beliau kita jadi tahu suasana latihan tim pro sekaligus menikmati suasana bersepeda di jalanan Malaysia. Untuk Aiman Cahyadi, makin sukses di Trengganu Polygon Cycling.
3 tahun yang lalu
1.88K views
Jalanan merupakan jalur yang menyenangkan untuk dilalui para pesepeda, namun disamping kemudahan itu banyak sekali bahaya yang bisa raja terjadi disana, bisa karena kesalahan pesepeda atau karena kesalahan pengguna jalan lainnya. Untuk menghindari dari kejadian yang tidak diinginkan berikut ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebagai seorang pesepeda. Memberikan Isyarat ketika Berbelok Sering ditemui banyak pestpeda yang asal belok tanta menengok kebelakang atau ke arah lainnya, jelas itu berbahaya sekali, apa lagi juka beloknya adalah arah seberang jalan. Karena sepeda tidak dilengkapi dengan spion atau lampu rem, lakukanlah hal-hal berikut ini demi keamanan kamu dan pengguna jalan lainnya : Menengok Kebelakang dan Memberikan Isyarat Tangan Dengan menengok kebelakang kamu bisa mudah mengetahui kendisi dbagian belakang kamu, sehingga kamu damat memutuskan akankah berbelok atau tidak. Tapi hal itu belumlah cukup, pengguna dibelakang kamu tidak bisa membaca pikiran kamu, apakah kamu cuma ingin tengok belakang saja atau ingin berbelok ?, nah isyarat tangan seperti gambar adalah sebagai penanda untuk orang dibelakang kamu bahwa kamu ingin berbelok, tapi “eits”, Mantan asal berbelok donk, karena itu cukup berbahaya, apa lagi jaka dibelakang kamu ada kendaraan yang sedang melaju dengan kencang-kencangnya. Dengan menengok kebelakang kan kamu tahu kondisinya, jika sudah sepi saatnya berbelok. Sebelum terbiasa dengan metode ini, untuk pertama-tama pastikan kamu sudah biasa untuk bersepeda dengan satu tangan dan keberanian untuk menoleh ke belakang, dengan hal tersebut kamu akan semakin siap. Kuasai Track Stand Track stand adalah teknik untuk berhenti dari sepeda tanpa menginjakan kaki ketanah, loh kok bisa. Yup kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Tapi lihat-lihat dulu kondisinya, jika kamu stopnya di lampu merah mending turun saja deh, capek sendiri entar. Berikut adalah beberapa kondisi yang cocok sekali untuk kamu melakukan track stand : Ada kendaraan didepan berhenti mendadak Peralihan lampu kuning ke merah atau kondisi lain ketika kamu stop dan tahu kapan akan jalan lagi Kenapa Harus Track Stand Track dibutuhkan untuk mempersingkat waktu transisi dari stop ke start, bandingan ketika kamu stop terus turun dulu lalu jalan lagi, dibanding stop track stand lalu jalan lagi, tentu banyak waktu yang bisa dihemat dengan track stand. Cara Mengerem Mendadak dengan Aman dan Pakem Untuk sepeda yang masih menggunakan rim brake memang tidak sepakem pengguna disc brake, tapi meskipun begitu baik pakem atau tiap pakem tetap berbahaya jika teknik pengeremannya salah. Karena sepeda ringan, maka rawan terbalik jika melakukan pengereman secara mendadak. Solusinya adalah dengan memberikan beban lebih ke bagian belakang dengan cara menyerongkan pantat kebelakang melebihi bagian belakang sadel, nah rem depan ada teman terbaikmu untuk memberikan kualitas pengereman yang baik, selamat mempraktekan dan rasakan perbedaannya. Terbiasa Saddle Off Yang terakhir ini akan sangat membantu kamu untuk berbagai macam situasi, dan sangat cocok jika digabungkan dengan track stand yang ada diatas. Tujuan saddle off adalah menambah power untuk kayuhan, nah ketika kamu merasa cukup berat untuk mengayuh sepeda ketika posisi duduk, saddle off akan memberikan power lebih untuk kamu. Selain cocok untuk di kombinasikan dengan track stand, sering kali saddle off digunakan untuk menambah speed ataupun menambah kekuatan ketika menanjak, nah bagi yang pertama mencoba ada ketakutan akan terpeleset dari pedal dan bisa jatuh, disini sepatu cleat sangat memberikan peran bagus, tapi yang penting sering lattihan saja ya.
6 tahun yang lalu
3.03K views