Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 9 dari total 10 post
Safa Brian adalah cyclist dari United States yang membuat konten bersepeda, terutama di jalur-jalur descending yang teknikal. Beliau descending dengan speed tinggi menggunakan sepedanya, dan tentu descending dengan teknik agar aman sampai tujuan. Contoh Video Descending Safa Brian Gambar diatas diambil dari adegan video terpopuler Safa Brian ketika postingan ini dibuat, bisa cek di https://www.youtube.com/watch?v=ho_lrPU7dPU&t=255s . Model pengambilan gambar dari Safa Brian adalah video POV (Point of View), bisa terpasang di chestmoutn, headmount, atau dari videografer di belakangnya yang menggunakan motor. Kualitas video yang diambil Safa Brian tidak perlu di ragukan lagi, motion blur dan bahkan beberapa video tersedia hingga 2k. Rute yang biasa diambil videonya oleh Safa Brian adalah rute descending / turunan, beliau sepertinya memang focus untuk membuat Cycling POV untuk descending, lebih tepatnya technical descending, karena melaju dengan kecepatan tinggi. Tersedia pula telemetri di video, agar kita tahu, seberapa step kemiringan jalan, speed, power yang digunakan, rute, serta beragam data sepeda lainnya. Bukan Hanya Descending di Road, Tapi Juga Gravel dan MTB Safa Brian bukan hanya membuat video Cycling Descending dengan Road Bike, beliau juga upload aktifitas descending lainnya, mulai dari Gravel Bike hingga MTB, dari solo ride hingga group ride. Safa Brian Descending dengan Roadbike Safa Brian Descending with Road Bike Selain descending di rute-rute USA, Safa Brian juga melakukan touring ke beberapa negara lain, untuk merasakan sensasi descending di beberapa rute tanjakan terkenal di dunia. Safa Brian Descending on Gravel Bike Safa Brian with Gravel Bike Sebagai negara asal lahir Gravel Bike, tentu genre sepeda ini tidak dilewatkan Safa Brian, mulai dari rute yang benar-benar Gravel, alias jalanan country road di USA, hingga gravel yang teknika, single road ala route MTB. Safa Brian Downhill Safa Brian Downhill Hingga MTB, jenis sepeda yang digunakan Safa Brian, mulai dari cross countrym, hard trail hingga all mountain, gambar di atas adalah ketika Safa Brian sedang Downhill. Safa Brian Social Media Jika tertarik dengan konten-konten Safa Brian diatas, kamu bisa cek beberapa social medianya , semua link jadi satu di Follooow https://follooow.com/influencers/safa-brian-62df263378419179983a1d9b
3 tahun yang lalu
955 views
Berawal dari postingan maternity Yanti Fuchianty di Instagram, akhirnya netizen tahu Yanti sedang hamil dan menjawab rasa penasaran netizen yang jarang melihat beliau gowes. Dan akhirnya 24 Juli 2025 kemarin, berliu posting sudah gowes kembali. Postingan Pertama Reveal Sedang Hamil Di post di Instagram pada 30 April 2025 kemarin, dengan caption: Waiting Baby AM ��🏻 Counting the days �� MUA by : @noii_bycarolliem Fotografer : @ariginting_ @ariphotoworks Outfit : @alo #aloindonesia 👶🏻 by : @andremoe23 Disana mulai banyak para followernya yang mulai tahu Yanti Fuchianty sedang hamil besar dan banyak yang tanya, "sudah berapa bulan?", dan banyak juga yang mendoakan agar semua di mudahkan. Sumber: https://www.instagram.com/p/DJDZt1qTYR0/?hl=en&img_index=1 Postingan tersebut menjawab juga, kenapa beberapa bulan terakhir tidak melihat aktifitas gowes Yanti Fuchianty, baik itu di story maupun di Strava. Kembali Bersepeda 22 Juli 2025 Kami pun kaget, di Strava, Yanti Fuchianty gembali gowes kembali, menempuh jarak +-40km di sekitaran Bandung. 2 hari kemudian beliau posting di Instagramnya aktifitas gowes kemarin. Dengan Cervelo S5 blacknya, dan terlihat badan Yanti Fuchianty sudah kembali fit. Sumber: https://www.strava.com/activities/15198436851
7 bulan yang lalu
848 views
Apakah kamu terpikirkan bagaiman suasana gowes di sekitar Korea Selatan, Charlotte dengan konten Instagramnya membagikan postingan seputar itu, yaitu gowes di sekitaran Korea Selatan, mungkin bisa jadi referensi jika kamu gowes kesana. Postingan Gowes Charlotte Terupload Lengkap di Instagram Akun instagram beliau ada @charlotte_rose5, dari bionya Seoul 2016~ 🇬🇧, kemungkinan bear beliau datang dari Inggris ke Korea Selatan dari tahun 2016, dari postingan sebelumnya kemungkinan beliau menikah dengan orang Korea Selatan dan menetap disana. Postingan Charlotte terlihat hampir dipenuhi dengan konten bersepeda di Korea Selatan, kita jadi tahu bagaimana suasana gowes disana, dan bisa jadi referensi juga. Charlotte Share Strava Too Biasanya upload di Instagram sifatnya latepost, beberapa saat / hari selepas activity cycling, dan kita juga tidak tahu bagaimana keadaan rute komplitnya dari sisi data. Charlotte juga share secara public activity cyclingnya di Strava membuat followernya makin tahu suasana gowes di Korea Selatan. Aktifitas Charlotte Selain Gowes Terlihat dari akun Instagram lainnya, beliau adalah seniman, menghasilkan karya desain moderen dari lembaran kertas bekas bersenjatakan kuas dan perlatan warna-warni lainnya. Untuk kamu yang tertarik dengan konten-konten dari beliau mau cek akun social medianya di halaman Follooow berikut ini https://follooow.com/influencers/charlotte-rose-637db662f7dfeb2455d81a07 .
3 tahun yang lalu
1.38K views
Marika Nurmagita seorang cyclist yang sering memposting aktivitas sepedanya di Instagram, dan memiliki banyak follower, yang menarik adalah sepeda yang digunakan baik ketika gowes dalam kota (Jakarta) hingga mengikuti race atau event-event tempat lain menggunakan sepeda yang sama, dan beliau juga sering memecahkan KOM Strava hingga masuk podium loh dengan sepeda tersebut, jadi penasaran mari kita bahas spesifikasi sepeda yang dipakai Marika Nurmagita. Frame Cervelo R5 Disc All Black Credit by Instagram @marikxx Oh ya untuk disclamimer postigan ini dibuat Maret 2023, ada kemungkinan jika kamu baca di waktu-waktu kedepannya, sepeda yang digunakan Marika sudah berbeda dari postingan ini. Berikut adalah sepeda dari Marika, yakni dengan Frame dari Cervelo R5 Disc. Jika kita memutar history, terlihat Marika pertama kali post sepeda ini di Instagramnya pada 30 Maret 2019, yang mana hampir 4 tahun saat postingan ini dibuat, berikut postingannya. Credit by Instagram @marikxx Kamu bisa mengunjungi postingannya di link berikut https://www.instagram.com/p/BvnieZonM2i/ . Sebelumnya Marika juga menggunakan brand dari Cervelo juga, yakni Cervelo S3 Credit by Instagram @marikxx Yang mana sesungguh, Cervelo seri S lebih cocok untuk sprint, terlihat dari desainnya dengan tubing yang pipih dan besar-besar, dan seri R lebih ke climbing atau all round bike. Sepertinya pemilihan Cervelo R5 ini agar Marika lebih dinamis untuk gowes di berbagai jenis rute. Dan untuk frame yang digunakan Marika adalah Cervelo R5 disc 2019. Wheelset FFWD RYOT dan Ban Tubeless Terlihat sejak 22 Maret 2021 Marika memposting mendapatkan sponsor baru untuk wheelsetnya, yakni dari FFWD menggunakan FFWD RYOT dan masih terpakai hingga postnigan ini dibuat, dari profilenya terlihat menggunakan 50mm atau 55mm. Link sumber https://www.instagram.com/p/CMuEZJUMF-A/ . Mari kita anggap wheelset yang dipilih Marika adalah FFED RYOT 55mm, berikut harga dan spesifikasinya dari web official. Source: https://www.ffwdwheels.com/products/ryot-55 Dari setup bannya, terlihat Marika memilih menggunakan ban tubeless, less presure more comfort, mungkin karena itu juga. Disamping itu kalo nambal juga lebih gampang sih, kalo lubang kecil langsung tertambal sealant, kalo lubang besar bisa pada plug kit. Hanya saja merek dan seri ban yang digunakan kami belum bisa mengecek, karena belum menemukan foto yang zoom in ke arah sana. Groupset Ultegra Di2 R8170 Credit by Instagram @marikxx Sekarang mari kita bicara groupset, yang dipilih beliau adalah Shimano Ultegra R8070 DI2, fullset. Keunggulan dari groupset electronic adalah shiftingnya yang presisi dan cepat, kami juga suka groupset cnit-cnit seperti ini. Yups kurang lebih seperti itulah spesifikasi sepeda yang saat ini dipakai oleh Marika, untuk detail-detail lain juga kami mendapatkan infonya, akan kami update postingan ini, terimakasih.
3 tahun yang lalu
1.66K views
3 Februari 2025 kemarin, melalui postingan Istagramnya, Marika Nurmagitta merilis kerja samanya dengan Gusto Bike Indonesia, sekaligus memperkenalkan partner barunya Gusto Cobra Evo DB, mari kita check bagaimana spesifikasi sepeda baru Marika ini. Marika kerja sama dengan Gusto Bike Indonesia Disuatu jalanan di jakarta, Marika memposting aksinya dengan Gusto Cobra Evo DB, sekaligus public release kerja samanya dengan Gusto Bike Indonesia, terlihat sepeda marika gini berwarna putih, disc brake, Shimano Dura-Ace terbaru dan Rimsnya yang cukup tebal, penasaran untuk bike check lebih dekat. Terpantau juga Johny Ray memberikan komentar "Buat gowes berhari hari bisa ?", lucu banget om Johny Ray. Link postingan Instagram https://www.instagram.com/p/DFm2bFTp103/ Bike Check Gusto Cobra Evo DB Marika Nurmagitta Source: Strava Marika Nurmagitta Berikut adalah setup yang digunakan Marika ketika long ride, 2 biddon depan belakang dan tanpa ekstra tas. Gusto Cobra Evo Disc Brake Groupset; Shimano Dura Ace Di2 R9250 Whellset: Attaque 50C Carbon Wheelset Terpantau semua part masih bawaan dari Gusto Cobra Evo, hanya saja marika menambahkan 2 bottcle cage untuk bekal perjalanan. Dari segi ergonomi, sepeda ini sepertinya lebih mengarah ke Aero, untuk kencang2 di jalan raya, tapi jangan salah, Marika juga menggunakan sepeda ini untuk menanjak dan kencang, benar-benar all-rounder. Marika melakukan pengetesan menanjak di suatu gunung dengan elevation gain 1000m dengan speed kencang. Cek postingannya di https://www.instagram.com/p/DGfSGl1JcYg/?img_index=7. Keep update aja dengan instagarm @marikxx untuk tahu aksi-aksi Marika berikutnya dengan Gustonya.
8 bulan yang lalu
778 views
Kita sering lihat pesepeda fokus penuh pada tempo, jarak, dan power—namun punya teknik dan program pelatihan yang mendalam? Marika Nurmagita alias @Marikxx jelas menjadi contoh inspiratif. Influencer dan pesepeda aktif ini tidak hanya mengandalkan pedal; dia menggabungkan cross-training angkat beban ke dalam rutinitasnya—semua demi performa lebih baik, kebugaran optimal, dan tubuh yang lebih tangguh. Mengapa Angkat Beban Penting untuk Pesepeda? Membentuk otot inti dan kaki yang lebih kuat, yang membuat tarikan pedal lebih efisien dan mengurangi risiko cedera. Meningkatkan kestabilan saat sprint dan mengontrol sepeda di tanjakan curam. Menambah kekuatan neuromuskular yang mendampingi endurance, sehingga meningkatkan output daya secara keseluruhan. Rutinitas Pelatihan ala marika Nurmagita Dari beberapa postingannya, terlihat Marikxx menyempatkan sesi gym beberapa kali seminggu—biasanya di off-season atau hari pemulihan. Bahasannya menyentuh intensitas latihan, teknik angkat (lunges, squat, deadlift), dan menjaga agar intensitas latihan tidak merusak sesi bersepeda berikutnya. Postingan Marika "Calling All Cyclists!, Watts Are Made at the Gym" Jika kamu ingin meningkatkan kekuatan saat bersepeda (menghasilkan lebih banyak watt), maka kamu harus melatih tubuhmu di gym. Biasanya melalui latihan angkat beban, kekuatan otot inti, dan stabilitas. Hal inilah yang diserukan Marika di postingan reels Instagramnya, bisa cek di link berikut . Di postingan tersebut, ada beberapa scene latihan-latihan beban yang di jalani Marika di Gymnya, nampak juga beliu menggunakan personal trainer alias PT agar latihannya lebih disiplin dan tertata. Beberapa Postingan Lainnya dari Marika Ketika Latihan di Gym Untuk mengetahui ragam latihan apa aja yang dilakukan Marika Nurmagita, kamu bisa cek postingan beliau di Instagramnya @marikxx . Disana beliau sering posting beberapa pola latihannya di Gym, dan beberapa masukan agar latihan kamu berhasil dan peforma lebih meningkat.
6 bulan yang lalu
608 views
Dunia balap sepeda off-road, khususnya gravel, telah melahirkan banyak kisah inspiratif. Namun, jarang sekali ada cerita yang seunik dan semenarik perjalanan Isabel "Iz" King. Dikenal sebagai sosok yang tangguh, gigih, dan selalu tersenyum di tengah tantangan terberat, Iz King kini menambah babak baru yang luar biasa dalam kisahnya: mengayuh di lintasan sambil mengalami kehamilan. Kisah ini bukan hanya tentang ketahanan fisik semata, melainkan juga tentang bagaimana seorang atlet profesional menavigasi perubahan besar dalam hidupnya tanpa kehilangan identitasnya sebagai seorang pesepeda. Dari Lapangan Hijau ke Lintasan Gravel: Perjalanan Unik Seorang Isabel King Source: https://www.youtube.com/watch?v=i53Y9WunRAI Sebelum dikenal sebagai ratu gravel, isable di Columbia University, menunjukkan dedikasi dan fisik yang prima sejak dini. Setelah lulus, ia sempat berkarier di dunia keuangan. Namun, panggilan alam bebas dan tantangan fisik ternyata jauh lebih kuat. Ia kemudian menemukan kecintaannya pada triathlon, dan dari sanalah, jembatan menuju dunia sepeda terbentang. Gravel, dengan tantangannya yang dinamis dan kebebasan jelajahnya, dengan cepat mencuri hatinya. Iz King dikenal sering berkompetisi di berbagai ajang bergengsi seperti LifeTime Grand Prix, selalu mengenakan perlengkapan oranye khasnya yang membuatnya mudah dikenali di lintasan. Gayanya yang agresif namun penuh senyum menjadikannya favorit banyak penggemar. Namun, Iz tidak hanya bersepeda untuk meraih kemenangan pribadi. Ia juga dikenal aktif dalam berbagai upaya penggalangan dana melalui bersepeda, bahkan berkolaborasi dengan legenda NBA Reggie Miller untuk menyuarakan ketidakadilan sosial. Ini menunjukkan bahwa semangatnya melampaui sekadar balapan; ia adalah seorang duta bagi olahraga dan perubahan positif. Ketika Gowes Bertemu Kehamilan: Babak Baru dalam Hidup Iz Kabar mengenai kehamilan Isabel King menjadi sorotan hangat di komunitas sepeda. Bagi banyak atlet wanita, terutama di level profesional, kehamilan sering kali dianggap sebagai jeda panjang atau bahkan akhir dari karier. Namun, Iz King memilih untuk mendefinisikan ulang narasi tersebut. Kabar tersebut di posting beliau di laman Instagramnya @king_iz , bisa cek di link berikut https://www.instagram.com/p/DGt-RzryuhS/?hl=en&img_index=1 . Ia tidak berhenti mengayuh. Sebaliknya, ia melanjutkan latihannya dengan penyesuaian yang cermat, menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat dan bimbingan medis yang profesional, kehamilan tidak harus menghentikan aktivitas fisik. Tentu saja, ini bukan berarti gowes tanpa batas. Iz sangat menekankan pentingnya mendengarkan tubuh, berkonsultasi dengan dokter, dan menyesuaikan intensitas serta durasi latihan. Dalam sebuah episode podcast "Nutritional Revolution Podcast" yang dirilis baru-baru ini, Iz secara terbuka membahas tantangan dan penyesuaian yang harus ia lakukan sebagai atlet endurance yang baru hamil. Ia berbicara tentang bagaimana kehamilan memengaruhi kebutuhan nutrisinya, tingkat energinya, dan tentu saja, pendekatannya terhadap latihan. Kisahnya memberikan wawasan berharga bagi banyak wanita yang ingin tetap aktif selama kehamilan. Lebih dari Sekadar Gowes: Pesan Kuat dari Isabel King Source: Instagram @king_iz Pengalaman Isabel King bersepeda saat hamil mengirimkan pesan yang sangat kuat: Kemampuan Adaptasi Tubuh Wanita: Ini menyoroti kekuatan dan kemampuan adaptasi luar biasa dari tubuh wanita. Dengan dukungan yang tepat, tubuh dapat beradaptasi dengan perubahan besar sambil tetap mempertahankan tingkat aktivitas yang signifikan. Mendefinisikan Ulang Batasan: Iz King mendefinisikan ulang apa artinya menjadi atlet profesional. Kehamilan bukan akhir, melainkan sebuah transformasi yang membutuhkan penyesuaian dan pemahaman diri yang lebih dalam. Inspirasi bagi Komunitas: Kisahnya menginspirasi tidak hanya atlet wanita, tetapi juga siapa pun yang menghadapi tantangan hidup. Ini tentang menemukan cara untuk terus maju, menyesuaikan diri, dan tetap setia pada diri sendiri, bahkan ketika menghadapi perubahan besar. Pentingnya Dukungan Medis dan Nutrisi: Pengalaman Iz juga menekankan krusialnya dukungan medis yang kompeten dan perhatian pada nutrisi yang tepat saat berolahraga selama kehamilan.
7 bulan yang lalu
863 views
Sebagai bagian dari perayaan MotoGP Prancis di Le Mans, sebuah balap sepeda bertajuk "Le Tour MotoGP" diadakan. Acaranya cukup meriah karena diikuti oleh beberapa pembalap MotoGP terkenal. Source: Twitter MotoGP Balap sepeda ini berlangsung pada tanggal 8 Mei 2025, sehari sebelum sesi kualifikasi utama MotoGP. Beberapa nama besar di dunia MotoGP terlihat antusias mengayuh pedal. Sorotan utama tertuju pada Marc Marquez, yang secara mengejutkan berhasil memenangkan sprint dalam balapan tersebut. Keberhasilannya ini tentu menambah warna persaingan di antara para rider, kali ini dalam format yang berbeda. Selain Marquez, Maverick Viñales juga turut berpartisipasi, menunjukkan semangat kompetitifnya di atas sepeda. Tak ketinggalan, pembalap kebanggaan Prancis, Johann Zarco, berhasil naik podium, menambah keseruan bagi para penonton tuan rumah. Kehadiran legenda balap sepeda, Mark Cavendish, sebagai penonton semakin menambah gengsi acara ini. "Le Tour MotoGP" menjadi momen santai namun tetap kompetitif bagi para pembalap sebelum mereka kembali fokus pada persaingan di lintasan MotoGP. Aksi mereka mengayuh sepeda memberikan hiburan tersendiri bagi para penggemar yang hadir, sekaligus menunjukkan sisi lain dari para atlet balap motor tersebut.
9 bulan yang lalu
1.59K views
13 Januari 2023 kemarin, Aiman Cahyadi membuat postingan mengejutkan di Instagramnya @aiman_cahyadi . Beliau mengumumkan telah bergabung dengan Tim Trengganu Polygon Cycling Team dari Malaysia, makin sukses ya Aiman, Berikut ceritanya. Menggunakan Polygon Helios ACX Lite Trengganu Polygon Cycling Team Edition Credit by Instagram @aiman_cahyadi Dari postingan Instagram Aiman Cahyadi menyebutkan bahwa sepeda yang di pakai adalah Polygon Helios ACX Lite, yang sepertinya tidak atau belum dijual secara umum. Untuk livery Trengganu Polygon Cycling Teamnya juga terlihat menggunakan edisi 2023, dengan kombinasi warna merah dan putih seperti bendera Indonesia. Credit by Instagram @aiman_cahyadi Shimano sebagai salah satu sponsor, menyediakan Dura-Ace Di2 terbaru dengan 12 speed dan beberapa part dari Pro Vibe. Disamping itu terlihat pula cyclo yang digunakan adalah Bryton, kemungkinan dari seri Bryton 750t seri tertinggi saat ini, atau bahkan seri protoype, kami belum bisa menginfokan ini karena belum ada postingan lebih lanjut. Aiman Cahyadi Mulai Mengikuti Training Camp Dengan Trengganu Polygon Cycling Team Credit by Instagram @aiman_cahyadi Di postingan reels terbaru, Aiman Cahyadi mulai terlihat mengikuti training camp bersama dengan Trengganu Polygon Cycling Team. Berkat beliau kita jadi tahu suasana latihan tim pro sekaligus menikmati suasana bersepeda di jalanan Malaysia. Untuk Aiman Cahyadi, makin sukses di Trengganu Polygon Cycling.
3 tahun yang lalu
1.91K views