Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 1 dari total 1 post
Dalam dunia balap sepeda modern, power meter bukan lagi barang mewah yang hanya milik atlet profesional. Ia sudah menjadi alat wajib bagi siapa pun yang ingin gowes lebih efisien, baik untuk latihan terstruktur maupun sekadar memantau performa di Strava. Namun, masalah klasiknya tetap sama: Harga yang mahal dan keterbatasan kompatibilitas. Baru-baru ini, sebuah perusahaan startup asal Swiss bernama Cyclowatt muncul dengan inovasi yang cukup mengguncang pasar. Mereka menawarkan solusi yang selama ini diimpikan banyak goweser: sebuah power meter yang bisa "masuk" ke pedal yang sudah kita miliki. Apa Itu Cyclowatt? Source cyclowatt.ch Berbeda dengan Garmin Rally atau Favero Assioma yang menjual satu set pedal utuh, Cyclowatt berfokus pada cleat. Konsepnya sederhana namun brilian. Cyclowatt memindahkan seluruh teknologi sensor strain gauge, baterai, dan transmisi data ke dalam sebuah cleat. Cleat support untuk pedal road populer di pasaran, seperti Shimano SPD-SL dan KEO Look. Mengapa Ini Adalah Sebuah Inovasi Besar? Source cyclowatt.ch 1. Kebebasan Memilih Pedal Masalah utama power meter berbasis pedal saat ini adalah kamu dipaksa menggunakan sistem cleat tertentu. Jika kamu membeli power meter Look, kamu tidak bisa memakai cleat Shimano, begitu juga sebaliknya. Dengan Cyclowatt, kamu tetap bisa menggunakan pedal favoritmu, karena power meter ini ada di cleat. 2. Lebih Ekonomis (Eco-Friendly) Banyak goweser merasa sayang jika harus membuang atau memensiunkan pedal Shimano Ultegra atau Dura-Ace mereka yang masih bagus hanya karena ingin upgrade ke power meter. Cyclowatt ini sama aja kamu ganti cleat. 3. Akurasi Tanpa Kompromi Meski konsepnya "modular", Cyclowatt tidak main-main soal data. Mereka mengklaim akurasi hingga ±3%. Data yang dikirimkan mencakup Power (Watt), Cadence. 4. Konektivitas Modern Tentu saja, Cyclowatt sudah dilengkapi dengan teknologi ANT+ dan Bluetooth. Ini artinya, ia bisa langsung terhubung ke Head Unit (Garmin, Wahoo, Bryton) milikmu, atau digunakan untuk balapan virtual di Zwift menggunakan tablet atau laptop. 5. Tidak Terlihat Stealth Tidak Terlihat (Stealth): Tidak ada lagi modul besar di tangan crank atau pedal yang menonjol. Estetika sepeda Anda tetap 100% original. Keunggulan Utama Cyclowatt Plug and Play Nyata: Tidak perlu kunci torsi atau bongkar pasang crank yang rumit. Cukup pasang cleat seperti biasa di sepatu balap Anda. Berat Minimal: Karena ukurannya yang sangat kecil, tambahan beratnya hampir tidak terasa dibanding cleat standar. Akurasi Langsung dari Sumber: Mengukur daya langsung dari titik kontak antara kaki dan sepeda memberikan data yang sangat murni tentang bagaimana tenaga Anda disalurkan. Hal yang Perlu Diperhatikan Source cyclowatt.ch Durabilitas: Karena cleat adalah bagian yang sering bergesekan dengan tanah saat kita berjalan, tantangan terbesar Cyclowatt adalah melindungi sensor sensitif di dalamnya agar tidak rusak saat dipakai jalan kaki. Baterai: Ukuran kecil berarti baterai yang digunakan juga kecil. Namun, Cyclowatt telah mengoptimalkan efisiensi dayanya agar tahan untuk gowes jarak jauh. Kesimpulan CycloWatt Untuk saat postingan ini dibuat, CycloWatt masih single side power meter, tapi kita terus ikuti saja update-update terbaru dari CycloWatt apakah kedepan akan menghadirkan dual sided. Kami telah menanyakan melalui email ke perwakilan CycloWatt, untuk saat ini belum ada opsi float degree untuk masing2 Shimano SPD-SL dan Keo Look, jadi masih hanya ada satu opsi, tapi tidak menutup kemungkinan di masa depan akan ada opsi-opsi berikutnya. Untuk saat ini CycloWatt ini belum di jual secara umum, namun bisa kita awasi projectnya di kickstarted melalui link berikut https://www.kickstarter.com/projects/cyclowatt/cyclowatt-power-meter-that-moves-with-you?ref=discovery&term=cyclowatt%20&total_hits=3&category_id=52
13 jam yang lalu
208 views