Postingan Dengan Tag "disc brake caliper"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 3 dari 3 post

Review dan Impresi Riderever MCX 2 Mechanical Disc Brake Calipers Flat Mount

Riderever MCX-2 adalah opsi mechanical disc brake dual piston yang memiliki desain menarik, berikut review dan impresi dari MauGowes. Spesifikasi Berikut adalah spesifikasi dari Riderever MCX-2 Flat Mount Dual Piston 2-Piece Actuator Arm Spring Loading Adjustment Pad Adjustment  Heat Disipation Brake Pad Includes Inline Ajuster Weight:160g Dengan dual piston peforma pengereman disk brake ini bisa diandalkan meskipun masih mekanikal. Disamping itu pengaturan brake pads untuk diset lebih dekat atau lebih jauh dari rotor bisa mudah diset menggunakan allen key ukuran 2mm dan dari kedua sisi. Berat total untuk 2 caliper + baut untuk frame + 1 adapter rotor 160mm untuk depan adalah 346gr. Desain Riderever MCX-2 Minimalis dan Brake Hoses Sedikit Terlihat Ketika terpasang ke sepeda, kabel hosing rem tidak terlihat banyak, sehingga terlihat minimalis, tapi hal itu tidak berlaku untuk inner brakenya.  Hanya saja yang tidak kami suka adalah posisi dari inner brakenya yang menutup sisi atas brake pads, sehingga untuk melepas brakepads, kamu juga perlu melepas inner brake dari kaliper. Ada Pendingin Caliper dan Banyak Opsi Warna Yang beda dari kaliper ini adalah, tersedianya bagian penutup brakepad, sekaligus sebagai pendingain, selain itu juga banyak tersedia opsi warna, ini adalah nilai plus untuk desainnya. Brakepads yang disupport sendiri penulis belum menemukan, hanya saja dari ukuran lebih kecil dari brake pads Shimano B10s. Pengaturan Yang Tersedia Beberapa pengaturan yang bisa kamu lakukan di caliper ini antara lain. brake pad position dari 2 arah, bisa untuk lebih dekat atau lebih jauh ke rotor disc brake inline adjuster, mengatur kekencangan penarikan rem, makin kencang maka brake pad lebih menekan rotor. cover brakepads yang bisa diganti-ganti warna sesuai keinginan. Kekurangan dan Kelebihan Kekurangan Penulis merasa jarak aman, ketika brake pad diatur paling renggang, tidak cukup lebar dari pada kaliper disc brake mekanikal kebanyakan. Tapi tenang ini hanya berefek jika bagian mounting flat mount kamu tidak flat lagi, karena kadang posisinya perlu banyak adjustmen. Untuk sepeda baru atau yang kondisi flat mount masih bagus, aman-aman saja. Brake tidak support Shimano B10s, brake pad jenis ini paling banyak di pakai kaliper mekaninal lainnya, seperti dari Tektro dan TRP. Selain karena alasan tidak populer, brake pads yang dipakai Riderever MCX-2 ini berukuran lebih kecil, sehingga peformanya bisa tak akan sebagus Shimano B10s. Kelebihan Desain yang minimalis dan elegan Adanya fitur brake pads cover, selain untuk pendingin juga untuk brake cover Hanya yang cukup bersahabat, sehingga Rp 1.5jt sepasang + adapter depan 160mm/140mm ketika postingan ini dibuat. Tersedia versi flatmount dan postmount. Dual piston, peforma pengereman yang bisa diandalkan, berikut adalah rekaman POV ketika Yussan menggunakan Caliper Riderever MCX-2 ini https://www.youtube.com/watch?v=XWbOgRIbY_E  Sumber: https://www.riderever.com/product/5/13/15

5 hari yang laluyussan

Impresi Mechanical Disc Brake Caliper Tektro MD-C510

Membangun sepeda disc brake ada banyak sekali opsi yang disediakan untuk calipernya, mulai dari jenis mountingnya, cara kerja caliper, total piston dan masih banyak lagi. Berikut adalah impresi dari MauGowes ketika menjadi disc brake mekanikal dengan caliper dari Tektro MD-C510. Spesifikasi Dengan harga kurang lebih Rp 400rb - 600rb, berikut spesifikasi umum yang bisa kamu dapatkan dari Tektro MD-c510. Mounting: flat mount, support adapter flat mount Shimano. Caliper: pad adjustment, automatic pad adjustment via floating plates Piston: Single piston Berat: 156 Grams / caliper Desain Tentu karena ini adalah kaliper disc brake yang mekanikal, kabel rem akan terlihat jelas disini, untuk menarik arm piston agar piston bisa menjepit rotor disc brake ketika pengguna menarik tuas rem. Posisi arm piston ini ada di samping kiri dan mengekpos brakepads, sehingga ketika kaliper ini terpasang di sepeda masih sangat memungkinkan untuk pasang dan lepas brake pad dengan mudah, tanpa effort. Single Piston Piston di kaliper disc brake adalah bagian yang bertugas menekan brake pads untuk bertemu dengan rotor, sehingga proses deselerasi terjadi. Nah karena piston cuma satu, maka brake pad yang menekan rotor hanya ada 1 saja, bisa kanan dan kiri, dalam kasua Tektro MD-c510 ini adalah sisi kirinya.  Sehingga ketika tuas rem ditarik, single piston ini akan membuat rotor ngflek / melengkung, tapi tidak apa, rotor memnag dibuat seperti itu. Disamping itu dari peforma pengereman, single piston tentu tidak sebaik dengan caliper disk brake dengan jumlah piston yang lebih banyak, makin banyak piston juga membuat pengereman jadi lebih ringan, tapi juga makin pakem. Bisa Menggunakan Brake Pads Shimano B01s Sepertinya bentuk brake pads ini memang dibuat global, karena terbukti bisa dipasang di brand lain, seperti Tektro MD-c510 ini. Tips Menaikan Peforma Pengereman Untuk membuat peforman pengereman kaliper ini lebih baik, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan :  Upgrade kabel rem, inner dan hose dengan seri yang lebih tinggi, bisa Shimano / Jagwire yang tipe slick. Menggunakan rotor yang bertipe floating, seperti punya Ultegra / Dura Ace. Mengganti brake pads ke brake pads yang ceramic atau ressin sudah cukup.

15 hari yang laluyussan

Apa itu Piston di Disc Brake Caliper Sepeda

Ketika mengecek spek kaliper disc brake sepeda, kadang kita menemukan ada yang memiliki single piston, dual piston, bahkan hingga ada yang 4 piston. Apakah itu dan bagaimana perbedaanya, mari kita bahas di postingan ini. Apa itu Piston di Kaliper Disc Brake Piston adalah bagian di caliper (dalam kasus ini disc brake), yang bertugas untuk memberikan tekanan ke brake pads untuk melakukan kontak dengan rotor ketika proses pengereman. Baik untuk kaliper disc brake mekanik ataupun hidrolik memiliki cara kerja piston yang sama, yakni untuk mendorong brake pads hingga berkontak dengan rotor. Sampel diatas ini adalah caliper dengan 4 piston, yang mana ketika proses pengereman, 2 piston di kanan dan kiri akan menekan brake pads ke tengah hingga menjepit rotor, dan disinilah deselerasi terjadi. Bagaimana Dengan Kaliper dengan 1 Piston Kaliper dengan 1 piston biasanya mudah ditemukan di caliper berharga murah, yang sebagaian besar adalah caliper disc brake mechanical. Karena hanya memiliki 1 piston alias satu pendorong, maka brake pads yang didorong ke rotor hanya satu sisi saja, bisa sisika luar ataupun dalam, sedangkan sisi lainnya hanya diam ditempat.  Karena hanya satu sisi brake pads yang terdorong ke rotor, maka agar semua bagian rotor bergesekan dengan brake pads, ada sesi ketika rotor terjadi flexing, sehingga semua sisi rotor bisa kontak dan bergesekan dengan sempurna ketika pengereman.  Contoh disc brake kaliper dengan 1 piston ini adalah dari Tektro MD C510 . Kaliper Disc Brake 2 piston bahkan 4 piston Makin banyak piston, maka makin sempurna proses pengereman yang terjadi, semisal 2 piston akan bisa mencengkeram rotor dengan sempurna dari kedua sisi dengan flex yang minimum, berbeda dengan caliper dengan 1 piston diatas.  Kaliper disc brake dual piston adalah yang paling ditemukan untuk part roadbike, semisal produk-produk dari Shimano untuk kaliper disc brake hidrolisnya, sepeti 105, Ultegra, Dura Ace, dll. Untuk sampel kaliper disc brake dengan 4 piston, bisa kita temukan di produk Shimano lainnya, ada groupset untuk mTB yakni Deore XT. Tentu seiring perkembangan waktu, akan ada kaliper-kaliper lain dengan jumlah piston yang lebih banyak. Masalah dan Solusi Yang Biasa di Temui di Piston Disc Brake Untuk menghasilkan peforma pengereman yang maksimal, piston harus bergerak sejak bersama-sama, agar kontak rotor dan brakepads bisa secara maksimal pula.  Ada beberapa kasus piston yang macet, bisa macet ketika keluar, atau macet ketika kembali ke posisi aslinya. Beberapa penyebab antara lain kotoran, atau bahkan sistem hidrolis yang bermasalah. Agar terhindar, dari masalah-masalah tersebut, pastikan kamu servis dan cek piston kamu secara berkala. Image sources : https://www.reddit.com/r/bikewrench/comments/6s0swl/disc_brake_piston_stuck_at_an_angle_in_caliper/ https://www.hexorcism.com/16ND/sm353010/

2 bulan yang laluyussan

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean