Postingan Dengan Tag "giant"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 5 dari 5 post

new Giant TCX Sepeda Cyclocross Berasa TCR

Akhir 2023 ini Giant merilis varian sepeda cyclocross mereka, yakni Giant TCX, yang sekilas jika kita lihat mirip dengan Giant TCR atau Propel terbaru. Giant TCX Advanced Pro 2023 Geometry Yup sekilas kami merasa desain dan geometrynya mirip dengan Giant TCR Advanced yang terkenal, dengan seatstay dropped mirip Giant Propel Advanced 2023. Hanya saja beberapa bagian tubing dibuat lebih besar, seperto di bagian fork, seatstay, chainstay hingga toptube, tentu agar semakin aman di gravel ride dengan jalanan multi terrain. Tidak Menggunakan Fulll Internal Route Cabling Giant TCX Advanced Pro 2023 ini masih melanjutkan nafas dari Giant TCR yang masih belum menggunakan full internal cable route yang mana masih banyak sekali penggemarnya saat ini, selain itu juga lebih mudah untuk diperbaiki dari tangan mekanik. Berbanding terbalik dengan Giant Propel yang memang dibuat untuk aero, sehingga kabel dibuat full internal route. Spesifikasi Giant TCX Advanced Pro 2023 Sebelum ada beberapa seri dari Giant TCX Advanced Pro ini, mulai 1 2 dst, yang bedanya di sisi groupset wheelset, jadi kita ambil sampel salah satu varian dengan harga tertinggi, varian Giant TCX Advanced Pro 1:  Wheels: Giant CXR 2 Carbon Disc WheelSystem,[F] 35mm, [R] 35mm Shifters: SRAM Rival eTap AXS 1x12 Crakset: SRAM Rival D1 DUB, 40t XS:170mm, S:170mm, M:172.5mm, M/L:172.5mm, L:175mm, XL:175mm Fork: Advanced-Grade Composite, full-composite OverDrive 2 steerer, disc Colors: Supernova Yang Membedakan Dengan Giant Revolt Giant sendiri telah memiliki varian gravelnya sendiri yang sangat populer, yakni Giant Revolt, yang hadir dengan opsi alloy dan carbon framenya.  NNamun Giant sendiri mengkategorikan Giant TCX ini untuk cycloross. Sama-sama sepeda all terrain, tapi cyclocross memiliki geometry yang lebih aggresive karena sepanjang race akan lebih sering gas-gasan, dan lebih sering juga untuk di angkat-angkat ketika melewati rute tangga, atau pasir yang sangat ekstrim. Untuk aturan UCI di Cyclocross world championship sendiri ban yang digunakan adalah 700x33mm, dengan knob yang sangat tinggi agar mudah jalan di jalan berlumpur hingga pasir. Giant TCX Advanced Pro sendiri untuk tire clearencenya bisa sampao 45mm, sedang Giant revolt bisa sampao 53mm.

2 bulan yang laluyussan 368 views

Opsi Frame Roadbike Alloy dari Brand Sepeda Grand Tour di 2023 Trek Specialized Giant dll

Canondale CAAD13  Merupakan varian yang paling populer untuk opsi roadbike alloy peformance, karena frame paling ringan dikelasnya. CAAD13 pertama dirilis pada 2019, dan untuk pertama kalinya mengadopsi dropped seatpost, dengan desain mirip seri flagshipnya Supersix Evo, yups desain CAAD memang mengadopsi dari bahasa desain Supersix Evo sejak dahulu. Yang menjadi nilai plus dari CAAD13 ini adalah ringan dan stiffnessnya, tidak kalah dengan frame carbon. Hanya saja karena ini frame alloy, masih terlihat beberapa sambungan-sambungan di framenya. Source Road.cc Gambar diatas adalah penampakan dari sambungan-sambungan las dari CAAD13. Saat ini ada sih teknologi smooth welding yang bisa membuat sambungan frame alloy sehalus frame carbon, tapi tentu opsi ini dihindari agar mendapat frame yang lebih ringan. Dilansir dari CyclingTips.com, berat frameset only untuk CAAD13 ini kurang lebih 1,182 grams, sangat ringan untuk sebuah frameset roadbike. Untuk Supersix Evo 810 - 930g saja. Di halaman resminya terlihat untuk saat ini hanya menyediakan opsi Groupset Shimano 105 dan Rival AXS. Masih ada opsi disc dan rim brake, dengan range harga Rp 34.000.000 - Rp 50.000.000,-. Sumber: https://www.cannondale.com/en-id/bikes/road/race/caad13  Trek Emonda ALR 5 2023 Trek Emonda adalah varian flagship dari Trek yang spesialis untuk sepeda climbing, tapi sepertinya varian-varian di kombinasikan untuk all-round juga. Trek emonda hadir juga untuk opsi alloy di sebut dengan Emonda ALR dan yang tentu tepat menjaga ringannya. Credit by trekbikes.com Yang menjadi nilai plus dari Trek Emonda ALR ini adalah di sambungan lasnya yang sangat rapi, mirip dengan frame carbon, seperti pada gambar diatas. Trek menyebut ini dengan "smooth welding". Untuk seri terbaru Trek Emonda ALR 5, sudah support untuk full internal routing cable. Berat total dari frame only Trek Emonda Alr ini adalah kurang lebih 1,142 g, tergantung dari size. Seperti yang kita tahu Trek sudah meninggalkan opsi rim brakes untuk roadbike, dan ini berlaku pada Trek Emonda Alr seri-seri terbaru, hanya menyediakan opsi disc brake. Source: https://www.trekbikes.com/us/en_US/bikes/road-bikes/performance-road-bikes/%C3%A9monda/%C3%A9monda-alr/c/B212/  Specialized Allez Sport Brand ini bisa dibilang paling banyak di temui di grand tour, karena banyak mensponsori beberapa sepeda di tim tersebut, yakni specialized. Specialized memiliki produk alloy peformance yang sangat populer yakni Specialized Allez, bahkan Peter Sagan pernah menggunakan sepeda frame alloy ini di Tour Down Under yaitu varian Specialized Allez Sprint, yang sangat cocok dengan rute saat itu yang banyak flat. Specialized Allez Sprint Petter Sagan Specialized Allez Sprint yang digunakan Peter Sagan terlihat menggunakan seatpost aero yang juga digunakan di Specialized Venge. Dengan desain frame dan tubing yang aero. Untuk frame terbaru dari Specialized Allez terbaru ketika postingan ini dibuat adalah Specialized Allez Sport Disc dan Speciallized Allez Disc, frameset hadir dengan berat 1,375gram dengan kombinasi fork full carbon. Hadir dengan desain dan geometry yang cocok untuk allround dan endurance. Bicara seputar sambung las, terlihat Specialized tidak membuat sambungan lebih rapi, tapi tentu itu bukan masalah besar, bahkan bisa menjadi identitas bahwa frame yang dipakai adalah alloy dan membuktikan tidak kalah ringan dengan carbon. Untuk range harga Specialized ini, baik untuk frame only hingga fullbike, yaitu USD 1000 - USD 6800. Reference: https://www.specialized.com/us/en/shop/bikes/road-bikes/performance-road-bikes/allez/c/allez Giant Contend AR Giant merupakan brand sepeda terbesar didunia untuk saat ini, tentu tidak akan melewatkan pasar ini, dengan opsi sepeda mereka yang beraga. Untuk varian road bike alloy peformancenya, Giant mengeluarkan Giant Contend series. Ketika postingan ini dibuat, terlihat seri terakhir adalah Giant Contend AR 2022. Dari desain dan geometrynya terlihat Giant Contend AR 2022 ini menyerupai dengan Roadbike flagship mereka yang biasa digunakan untuk climbing di Grand Tour yakni Giant TCR. Bahkan Giant Contend dan Giant TCR mengadopsi model seatpost yang sama yakni model D shape. Seperti dengan Canondale CAAD13, Giant Contend AR ini menggunakan seatclamp integrated, sehingga terlihat lebih simple karena menyatu dengan frame. Dari website resmi Giant sendiri, terlihat listing produk Giant Contend AR mereka masih varian 2022, hadir dengan range harga dari USD 1.100 - USD 1.950. Source: https://www.giant-bicycles.com/us/bikes-contend-ar  Canyon Endurance AL Dari Canyon, brand asalah America Serikat, ada produk road bike alloy dari mereka yakni Canyon Endurance AL, yups ini masih satu keluarga dengan varian carbon Canyon Edurance CF SLX.  Credit by canyon.com Hal pertama yang menarik perhatian kami adalah bagaimana frame alloy ini dibuat, sambungan las tidak terlihat terlihat seperti frame carbon. Fitur inilah yang salah satu di banggakan oleh Canyon. Untuk frame yang lebih berat, tentu bukan masalah, karena frame ini tercipta untuk melakukan endurance alias kenyamanan jangka panjang, bahkan di toptubenya ada rivets. Bicara seputar varian yang tersedia ketika postingan ini dibuat. Di halaman resmi Canyon, terlihat ada 3 varian, untuk Endurance 6 rim dan disc brakes, serta Canyon Endurace 7 rim brakes. Range harga yang di sediakan adalah USD 949 - USD 1249. Reference: https://www.canyon.com/en-id/road-bikes/endurance-bikes/endurace/al/ Cube Axial WS Race & Cube Attain SLX Beralih ke Cube, brand asal Germany, ada 2 varian road bike dengan frame alloy yang ingin kami angkat disini Cube Axial WS & Cube Attain SLX. Untuk varian Cube Axial WS versi lebih high-end dari Cube Attain SLX, yang mana tentu lebih ringan, stiff dan harga yang lebih tinggi. Kedua varian ini hadir dengan frame dari Aluminium 6061 T6 Superlite. Yang membedakan adalah Cube Attain lebih ditunjukan untuk endurace dengan geometri lebih rileks, dan Cube Axial WS untuk peformance tapi masih di bawah varian Cube Agree. Sayang sekali di web resminya kami juga tidak mendapatkan range harga untuk semua produk road bike dari Cube. Sumber:  https://www.cube.eu/de-en/bikes/road/road-race/attain https://www.cube.eu/de-en/bikes/women/road-race/axial-ws BMC Teammachine ALR BMC Brand asal Swiss hadir dengan alloy roadbike peformance mereka, dari Teammachine ALR. Varian BMC Teammachine sendiri adalah yang dipakai juga di Grand Tour, tapi tentu yang varian flagshipnya dari carbon, untuk versi alloynya di sebut BMC Teammachine ALR, dan hadir dengan bahasa desain dan geometry mirip BMC Teammachine. Range harga Teammachine ALR ketika postingan ini dibuat adalah CHF 3.099,- - CHF 3.999,- Sumber: https://www.bmc-switzerland.com/intl_en/bmc/bmc/road/altitude/teammachine-alr.html Merida Scultura 400 & Merida Endurace 400 Merida adalah Brand dari Taiwan dengan RnD Team dari Jerman. Ada 2 opsi alloy frame untuk Merida, yakni Merida Sculture 400 dan Merida Endurance 400. 2 varian sepeda ini menggunakan smooth welding, yang artinya sambungan las tidak terlihat, terkesan seperti frame carbon. Sayangnya di web resmi Merida kami tidak mendapatkan harga resmi dari varian ini. Source:  https://www.merida-bikes.com/en/bikefinder/default/index?rootName=bikes-subcategory&mainTag=7&sort=&query=&technology_ids%5B%5D=9 https://www.merida-bikes.com/en/bikefinder/default/index?rootName=road-race&mainTag=265&sort=&query=&technology_ids%5B%5D=9

9 bulan yang laluyussan 941 views

Kenapa Sepeda High-end Menggunakan Integrated Seatpost

Integrated seatpost adalah seatpost adalah jenis dari sepeda yang menyatu dengan frame utamanya, karena kebanyakan yang kita tahu seatpost sepeda dibuat terpisah agar mudah untuk melakukan penyesuaian tinggi. Untuk sepeda peformance integrated seatpo memiliki banyak keunggulan yang kita bahas dibawah ini. Bagaimana Melakukan Pengaturan Yang biasanya menjadi pertanyaan teman-teman adalah bagaimana melakukan pengaturan. Konsepnya sama sih dengan memotong steerer tube pada fork, jadi potong terlebih dahulu seatpostnya sesuai dengan ukuran penggunanya.  Disamping seatpost tersebut, ada lagi bagian yang disebut dengan seatmast. Gambar diatas adalah sample seatmast milik Trek Emonda SL6, tentu bentuk dan ukuran seatmast bisa berbeda-beda sesuai dengan brand dan seri dari sepeda. Seatmast tersebut juga bisa untuk adjusment jika pengendara ignin lebih tinggi atau rendah, bisa karena ganti sepatu, ganti panjang crank arm dan lain sebagainya. Agar Lebih Stiff dan Lebih Ringan Jika kita lihat pada sample 3 sepeda yang ada di thumbnails, ada Giant Propel Advanced SL, Giant TCR Advanced SL dan Trek Emonda SL6, ada kesamaan dari 3 seri ini, yakni embel-embel SL, yang bisa juga diartikan Super Light, yakni paling ringan diantara seri lainnya. Yups tentu dengan integrated seatpost tidak ada bahan berlebih yang masuk kedalam seat tube, yang membuat frame dengan integrated seatpost lebih ringan. Point berikutnya adalah untuk tingkat stiffness / kekakuan yang lebih tinggi, hal ini tentu sangat penting jika sepeda ditujukan untuk peforma, makin stiff frame maka power yang tersampaikan dari pesepeda ke sepeda akan lebih efisien dan tidak banyak yang terbuang.

3 tahun yang laluyussan 1.27K views

Giant Contend Roadbike Pengganti Giant Deffy Alloy

Apakah ingin beli Giant TCR tapi dana tidak sampai, nah Giant Bicycles memiliki varian sepeda ini nih, yakni Giant Content, framenya dari alloy sih, tapi dari sisi geometri mirip banget dengan Giant TCR, speknya juga tidak kalah mantap. Giant Contend dan Giant Contend AR Untuk seri ketika post ini dibuat, yakni tahun 2021 ada 2 varian untuk Giant Contend, yakni seri Giant Contend dan Giant Contend AR. Tapi untuk tahun 2019 dan 2020 ada seri Giant Content SL yang biasanya istilah SL menjadi top off the line dari suatu seri produk. Giant Content Giant Content AR Bicara seputar sejarah Giant Contend, berawal dari Giant Deffy, Giant Deffy spesialist untuk all round endurance dan framenya dibuat sedemikian rupa untuk menahan getaran berlebih.  Giant Deffy awalnya ada 2 macam, yakni untuk seri frame carbon dan frame alloy, nah untuk kemudian frame alloy Giant Deffy dihapuskan dan diganti dengan seri Giant Contend ini. Jika dilihat gambar di atas ada Giant Contend dan Giant Conted AR, perbedaannya adalah di geometri framenya, yang AR ditujukan untuk gravel, cyclocross dan sejenisnya sedangnya yang Contend saja ditujukan untuk pure jalur aspal. Untuk seri Contend / AR sama seperti TCR ada angka 1, 2, 3, 4 , yang seri tertinggi Contend 1 menggunaakan full groupset 105 dengan disc brake, harganya juga cukup bersaing USD 1750 atau sekitar IDR 25.000.000,-. Beratnya juga cukup bersaing, untuk Giant Contend 1 2021 9.5kg. Sumber : - https://www.giant-bicycles.com/us/bikes-contend-2021 - https://www.giant-bicycles.com/us/bikes-contend-ar-2021

3 tahun yang laluyussan 1.19K views

Kasta di Giant TCR

Giant TCR siapa yang tidak kenal, sepeda yang terkenal all round, stiff dan nyaman ini banyak memiliki penggemarnya di seluruh dunia. Ciri khasnya ada top tube slope yang membuat sepeda ini terlihat compat. Secara pembagian ada 3 macam Giant TCR ketika postingan ini dirilis, yakni Giant TCR Advanced, Giant TCR Adcanced Pro dan Giant TCR Advanced SL. Dari 3 pembagian terebut, ada lagi pembagiannya, mulai dari nomor 0, 1, 2, 3 dan untuk disc dan rim brake. Yuk kita pelajari sama-sama. Giant TCR Advanced Di seri ini Giant TCR Advanced dijual secara fullbike tidak frame only, mulai dari TCR Advanced 0, 1, 2 hingga 3.  Untuk geometru Giant TCR Advanced dan TCR Advanced Pro tidak ada banyak perbedaan, Perbedaannya hanya di steerer tubenya yang masih dari alloy dan ukuran standard. Jadi meskipun fork Giant TCR Advanced ini terbuat dari carbon, tapi tidak 100% carbon, pada bagian steerer tubenya masih alloy. Sedangkan untuk seri 0, 1, 2, 3 adalah groupset yang digunakan, untuk Giant TCR 0 bisa menggunakan shimano Dura Ace / Ultegra, untuk Giant TCR 1 menggunakan Ultegra, Giant TCR 2 menggunakan 105 dan Giant TCR 3 menggunanakan Tiagra. Giant TCR Advanced Pro Beralih naik satu level, ke Giant TCR Advanced Pro, dengan bentu frame dan material lebih baik. Oke tadi sempat saya bahas geometrinya hampir sama, tapi ada yang membedakan di bagian forknya yang sudah 100% carbon, termasuk steerer tubenya. Disamping itu ukurannya juga sudah oversize alias 1 1/4mm, sehingga lebih nyaman lagi dipakai. Nah tapi ada juga seri yang menggunakan angka, semisal Giant TCR Advanced Pro 0, 1, 2 , sama sih seperti di Giant TCR Advanced biasa, untuk menandakan groupset apa yang terpakai. Giant TCR Advanced SL Seri ini bisa dibilang salah satu stiffness-to-weight ratio paling baik didunia. Dibanding 2 seri sebelumnya berbeda sekalikan, terutama dibagian seatpost yang integrated dengan frame, membuatnya semakin stiff dan power yang ditransfer semakin optimal pastinya.  Tapi disini tidak ada angka 0, 1, 2, 3 yang artinya hanya frame only. Tapi jangan salah meskipun frame only, harganya bisa sama dengan 1 fullbike Giant TCR Advanced. Seri ini adalah seri tertinggi dari Giant TCR dan digunakan jugal oleh atlit grand tour. Meskipun geometrinya mirip dengan seri dibawahnya, material yang digunakan tentu berbedan dan memilki level tertinggi Sumber Gambar : https://www.giant-bicycles.com/se/tcr-advanced-0 https://www.ebay.com.au/itm/Giant-TCR-Advanced-1-Disc-2018-Road-Fork-OverDrive-Alloy-Steerer-Thru-Axle-485g-/164014665716 https://www.giant-bicycles.com/se/tcr-advanced-0 https://www.ebay.com/itm/NEW-2020-Giant-TCR-Advanced-Pro-1-Carbon-Fork-1-1-4-Overdrive-2-Steerer-45-Rake-/324156432626 https://www.giant-bicycles.com/us/tcr-advanced-sl-1-disc-2021

4 tahun yang laluyussan 13.04K views

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean