Postingan Dengan Tag "polygon"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 9 dari 19 post

Polygon Strattos C Telah Hadir di MGWS Bikes Cek dan Compar Dengan Sepeda Lainnya Yuk

Beberapa bulan kemarin Polygon merilis varian roadbike terbaru mereka, keluar baru yakni Polygon Strattos C, C untuk comfort, Roadbike all-road yang hadir untuk kamu yang suka berpetualang, ingin tetap nyaman dan kencang. MauGowes telah posting impresi awal hadirnya Polygon Strattos C ini, bisa cek di postingan berikut.  Bisa Ditemukan di MauGowes Bikes Kini kamu bisa menemukan 3 sepeda terbaru Polygon tersebut di MauGowes Bikes. Ada Polygon Strattos C7 Di2, Polygon Strattos C8 Di2 dan Polygon Strattos C9 AXS. Cek di sini.   Komparasi Dengan Sepeda Lain Di MGWS Bikes juga ada fitur komparasi, untuk memudahkan kamu kompare sepeda, lintas kategori dan merek, mudah tinggal klik-klik. Semua spek dan gambar akan di tampilkan side to side, sesuai dengan spesifikasi. Untuk perbandingan Strattos C7 Di2, Strattos C8 Di2 dan Strattos C9 bisa kamu cek di link berikut ini, 

polygon stattos
bikes
strattos
polygon strattos c
polygo strattos c7
polygon strattos c8
polygon strattos c9
di2
axs

12 hari yang laluyussan 63 views

Polygon Strattos C All Road Kencang Dari Polygon

Polygon kembali menggebrak pasar road bike Indonesia dengan meluncurkan seri terbaru mereka: Polygon Strattos C. Jika seri Strattos S dikenal sebagai all-rounder yang kompetitif dan seri Helios adalah mesin balap murni, maka Strattos C hadir untuk mengisi celah yang sangat dinantikan oleh para pecinta jarak jauh: Endurance Carbon Performance. Bagi Goweser yang mencari keseimbangan antara kecepatan karbon dan kenyamanan untuk gowes berjam-jam, Strattos C adalah jawaban yang sudah lama ditunggu. Apa Makna "C" pada Strattos Terbaru? Dalam klan Strattos yang baru, huruf "C" melambangkan Comfort (Kenyamanan) dan Carbon. Berbeda dengan saudaranya yang berorientasi pada kompetisi agresif, Strattos C dirancang untuk meredam getaran jalanan dengan lebih baik tanpa mengorbankan transfer tenaga yang efisien. Ini adalah sepeda yang dibuat untuk Century Ride, Gran Fondo, atau sekadar gowes akhir pekan yang menempuh jarak ratusan kilometer dengan rasa pegal yang lebih minimal. Sumber polygonbike.co.id Salah satu yang terlihat adalah stack/headtube yang lebih tinggi, hal ini untuk menunjang posisi yang lebih rileks daripada seri Strattos S. Disamping itu, desain seatstay yang tidak pure segitiga memberikan sensai redaman yang lebih baik, namun tetap stiff untuk peforma. Fitur Unggulan Polygon Strattos C Source polygonbikes.co.id 1. Frame ACX Carbon yang Tersertifikasi UCI  Meskipun fokus pada kenyamanan, Polygon tidak main-main soal kualitas. Strattos C dibangun di atas frame ACX Carbon yang ringan dan kaku. Yang paling membanggakan, frameset ini sudah UCI Approved, artinya sepeda ini memiliki standar internasional yang diakui untuk digunakan dalam balapan resmi dunia. 2. Geometri Endurance yang 'Ramah Punggung' Salah satu perbedaan paling mencolok adalah geometrinya. Strattos C memiliki stack yang sedikit lebih tinggi dan reach yang lebih pendek dibandingkan seri R. Hal ini membuat posisi duduk pengendara lebih tegak, mengurangi tekanan pada punggung bawah dan leher, sehingga Anda bisa gowes lebih lama dengan posisi yang tetap aerodinamis namun nyaman. 3. Desain Clean Look & Integrated Cockpit Mengikuti tren sepeda modern (seperti modifikasi clean look yang sedang ramai), Strattos C hadir dengan sistem Internal Cable Routing. Kabel-kabel masuk melalui headset, memberikan tampilan yang sangat bersih dan rapi. Desain ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan keuntungan aerodinamis karena berkurangnya hambatan angin dari kabel yang berseliweran. 4. Vibration Dampening yang Luar Biasa Berkat penggunaan material karbon dan desain seatstay yang dioptimalkan, Strattos C memiliki kemampuan alami untuk menyerap getaran mikro dari permukaan aspal yang tidak rata. Hasilnya? Guncangan tidak langsung tersalurkan ke tubuh pengendara, membuat otot tidak cepat lelah. Kenapa Anda Harus Melirik Strattos C? Jika Anda adalah tipe pesepeda yang: Gemar menempuh jarak jauh (Long Distance Cycling). Ingin merasakan sensasi sepeda karbon yang ringan namun tidak ingin posisi merunduk yang terlalu ekstrem. Menghargai estetika sepeda yang rapi dan minimalis. Membutuhkan sepeda yang serbaguna: kencang untuk sprint tipis-tipis, namun stabil untuk touring. Maka Strattos C adalah pilihan yang sulit untuk dikalahkan di kelas harganya. Polygon berhasil membuktikan bahwa sepeda karbon berperforma tinggi tidak harus selalu menyiksa tubuh. Polygon Strattos C7, C8 dan C9 Saat peluncurannya, Polygon menghadirkan dua varian utama untuk seri Strattos C, yaitu Strattos C7, Strattos C8 dan Strattos C9. Ketiganya menggunakan basis frame karbon yang sama namun dibedakan oleh kasta groupset dan komponen pendukungnya. Berikut adalah rincian spesifikasi untuk kedua seri tersebut: 1. Polygon Strattos C7 (The Di2 Entry) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah varian paling terjangkau untuk merasakan teknologi perpindahan gigi elektronik (Di2) dari Shimano. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano 105 Di2 R7170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano 105 Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity XL3 Disc (Alloy), Tubeless Ready. Tires: Performance Road Tires, 700x28C (Clearance up to 32C). Cockpit: Entity Expert Alloy (Handlebar & Stem). Saddle: Entity Flux. Fokus: Memberikan kenyamanan shifting elektronik dengan harga yang kompetitif, namun masih menggunakan roda aluminium untuk menekan harga. 2. Polygon Strattos C8 (The Peformance Balance) Source: polygonbikes.co.id Varian ini adalah "Sweet Spot" bagi banyak rider karena sudah mendapatkan groupset kelas balap dan wheelset karbon. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Ultegra Di2 R8170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Ultegra Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (WR5 Disc), Tubeless Ready. Tires: Schwalbe One TLE / Setara, 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy (Integrated System). Saddle: Entity Flux. Fokus: Keseimbangan antara berat yang ringan, akselerasi roda karbon, dan kecepatan perpindahan gigi Ultegra Di2. 3. Polygon Strattos C9 (The Flagship) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah kasta tertinggi dari seri C saat ini, ditujukan bagi mereka yang menginginkan teknologi perpindahan gigi elektronik yang cepat dan presisi serta bobot yang lebih ringan. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Dura-Ace Di2 R9270 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Dura-Ace Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (Premium Grade), Tubeless Ready. Tires: Premium Road Tires (Schwalbe Pro One atau setara), 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy / Integrated Carbon (Tergantung region/batch produksi). Saddle: Entity Flux dengan carbon rail. Fokus: Performa tanpa kompromi, bobot paling ringan di kelasnya, dan gengsi tertinggi sebagai model flagship. Kesimpulan Kehadiran Polygon Strattos C mempertegas posisi Polygon sebagai produsen yang mendengarkan kebutuhan komunitas. Dengan kombinasi frame karbon kelas atas, desain yang sangat bersih, dan geometri yang memanusiakan pengendara, Strattos C siap menjadi raja baru di jalur endurance Indonesia. Siapkan rute terjauh Anda, karena dengan Strattos C, batasnya bukan lagi rasa lelah, melainkan sejauh mana mata Anda ingin memandang jalanan.

polygon
strattos
polygon strattos
polygon strattos c
all road
road bike
adventure
carbon

15 hari yang laluyussan 151 views

Konversi Polygon Path 4 Menjadi Clean Look oleh Dims Bike Yogyakarta

DIMS Bike adalah bengkel sepeda di Yogyakarta, yang banyak membuat karya untuk konversi sepeda yang routing cablenya masih di luar menjadi full internal, alias clean look. Karya terbaru saat ini adalah Polygon Path 4, sepeda urban Polygon yang menggunakan flatbar dan cable luar, di konversi menjadi full cable dalam dan di tambah dropbar, mari kita lihat lebih dekat. MauGowes telah mendapatkan izin untuk menggunakan gambar dan memposting di maugowes.com dari DIMS Bike. Versi Original Polygon Path 4 Sumber polygonbikes.com Ini adalah versi asli dari Polygon Path 4, dengan handlebar flat dan caliper menggunakan postmount, serta masih single chainring.  Jika kita lihat, cable routing dari Polygon Path ini ada disisi samping dari downtube, lalu lanjut ke chainstay untuk rd dan caliper belakang, untuk caliper depan routing melalui fork. Hasil Konversi Polygon Path ke Clean Look dari Dims Bike Sumber instagram @dimsbike.yk Dan berikut adalah hasil dari tangan Dims Bike, ada beberapa part yang diganti untuk mendukung desain clean look. Seperti : Groupset menggunakan Shimano Tiagra 4700, yang otomatis caliper diganti flat mount, sehingga lebih rapi Saddle, untuk saddle kami belum mengetahui merek dan seri yang digunakan. Integrated handlerbar dari Tooseek membuat tampilan clean looknya lebih garang dan lebih enak untuk perjalanan jau Sumber instagram @dimsbike.yk Salah satu yang menjadi kunci dari suksesnya project konversi ke clean look ini adalah part ini. Part headset yang memungkinkan menggunakan bearing besar di headset bagian atas, biasanya ukuran 52mm untuk diameter, sehingga memungkinkan cable bisa masuk semua kedalam headset dan headtube, dan kemungkinan dilanjutkan ke frame hingga di titik akhir dari cable. Karena tidak ada cable yang masuk di lubang routing, maka PR berikutnya adalah menutup lubang tersebut. Dims Bike juga ada solusi untuk itu, lihat saja gambar diatas. Penutup cable routingnya terbuat dari karet dan cukup rapi. Jika minat konversi sepeda kamu ke clean look, kontak saja Dims Bike di Instagram @dimsbike.yk, pastikan sepeda kamu support terlebih dahulu sebelum kirim-kirim.

polygon
urban bike
roadbike
clean look
integrated
bikecheck
dimsbike
yogyakarta

sebulan yang laluyussan 245 views

Polygon Strada 2004 Dipoles Jadi Makin Mantab

Polygon Strada adalah sepeda MTB XC dari Polygon, di keluar terbaru memakai frame dari Alloy, namun mundur di keluaran 2004, terbuat dari stell, dari pemilik sepeda "Bale Lettuce Hydroponics", restorasi Strada 2004 dan memoles hingga full chrome. MauGowes telah mendapatkan izin pemilik sepeda untuk memposting sepeda ini di bikecheck MauGowes. Polygon Strada 2004 Generasi Pertama Sumber Facebook FJB Berikut adalah penampakan dari Polygon Strada generasi pertama yang turun pada tahun 2024. Dari warna dasarnya sudah terlihat warna chrome yang menjadi bekal untuk di poles agar makin mengkilap, tinggal menghilangkan stripingnya. Hasil Polesan Full Chrome Polygon Strada 2024 Berikut adalah hasil polesan pemilik sepeda "Bale Lettuce Hydroponics", menjadi sepeda ini full chrome mengkilap dan makin terlihat classic. Ada beberapa ubahan yang dilakukan pemilik sepeda, salah satunya ada di pengkabelan, warna dibuat gray agar lebih terlihat monochrome. Pemilik sepeda mengganti crankset ke Strummer 40t single chainring dengan warna chrome juga agar makin seragam dengan frame. Rotor juga diganti lebih besar agar memberikan peforma pengereman lebih baik juga agar terlihat lebih kekar. Dan Berikut adalah tampilan lengkap setelah Strada 2004 ini dipoles menjadi full chrome.

polygon
polygon strada
steel bike
mtb
chrome
bikecheck

2 bulan yang laluyussan 287 views

Bikecheck Polygon Tambora G4 Dengan Shock Gravel dari Strummer

Polygon Tambora G4, adalah varian gravel bike dari bahan alloy milik Polygon. Bike check kali ini ada beberapa bagian yang ingin kami jelaskan lebih dekat. Dimana pemilik sepeda menggantikan fork carbon dengan fork gravel dengan shock dari Strummer yang telah di repaint menjadi putih, dan hasilnya sangat keren sekali. Bikecheck Polygon Tambora G4 Milik Diko Fayumi Sepeda ini milik Diko Fayumi yang telah di posting di Group Facebook GX-ID. Fork depan di ganti dengan gravel shock yang memiliki traveling lebih pendek serta lebih ringan. Produk tersebut dari Strummer yakni Strummer GVL32, bisa cek di link berikut .  Direpaint dengan warna putih agar senada dengan warna frame, selain itu ada tambahan teks "Gravel Is King". Banyak Part Dari Strummer Terpasang Stem diganti dengan internal route stem dari Strummer, yakni seri Strummer ST-ICR-0, full internal mirip Stem FSA ACR tapi dengan harga jauh lebih murah. Untuk wheelset dari Strummer juga, yakni seri Strummer Tempo 30, wheelset alloy ringan dan support untuk gravel, dengan lebar dalam 22mm, bisa untuk ban gravel yang besar sekalipun. Link Selengkapnya: Sumber Post: https://www.facebook.com/groups/260107147993705/posts/1716398289031243/  Strummer : https://strummerbikes.com/  Polygon Tambora G4: https://www.polygonbikes.com/id/tambora-g4/ 

polygon
polygon tambora
gravel
bikecheck
strummer
gravel fork
carbon fork

3 bulan yang laluyussan 468 views

Opsi Sepeda Hybrid dari 3 Brand Sepeda Lokal

Hybrid bike bisa dibilang sepeda-sepeda yang menggabungkan fitur-fitur yang ada di sepeda MTB dan Road Bike, rata-rata menggunakan handlebar flat dan menggunakan rasio yang enak digunakan di jalan raya untuk commuter. Berikut adalah opsi 3 sepeda hybrid dari masing-masing 3 brand sepeda Indonesia. Polygon Path 4 Sumber polygonbikes.com Merupakan varian tertinggi dari Polygon Path ketika postingan ini dibuat. Berikut spesifikasi yang bisa kamu dapatkan dari Polygon Path 4. Spesifikasi Polygon Path 4 Frame: Aluminium 700C AL6 Triple‑butted Fork: Carbon rigid Drivetrain: Shimano Tiagra 10‑speed Crankset: Prowheel 48 T Shifters / Spidder: Shimano Tiagra ST‑4700 brifter 2×10-speed  Rear Derailleur: Shimano Tiagra RD‑4700 Cassette: Shimano Tiagra CS‑HG500 11–34 T, 10-speed Chain: KMC X10 10-speed Brakes: Tektro hydraulic disc (MT200 series) with 160 mm rotors Handlebar & Stem: Polygon Expert alloy, 680 mm bar width (Flat); 121 mm drop × 74 mm reach (Drop bar) Wheelset: Alloy double-wall rims (30 mm inner width), 24H; hubs: 12×100 mm F / 12×142 mm R Tires: Vee Tire Co Speedster 700×35 C, DCC compound, tubeless ready Saddle & Seatpost: Selle Royal Ease / Entity Sport 27.2 × 350 mm Weight & Price: Sekitar US$ 849; berat tipikal ±10.5–11 kg Ulasan Polygon Path 4 Merupakan opsi termahal dari 3 list di artikel ini. Banyak kelebihan yang didapatkan dari varian Polygon Path 4. Fork sudah carbon, lebih ringan dan lebih meredam getaran.  Groupset 10 speed dari Shimano Tiagra memberikan opsi lebih banyak untuk ganti-ganti rasio gigi di jalanan. Banyak opsi untuk mounting fender hingga rack di frame Polygon Path 4 ini, cocok sekali untuk commuter hingga touring. Kami menemukan di Tokopedia, Polygon Path 4 ini dijual dengan harga Rp 8.500.000,- di Tokopedia Rodalink Official. United Felipe 1.0 Dari United Bike, ada United Felipe 1.0, ada United Felipe, hadir dengan frame full alumunium hingga forknya, membuat sepeda ini ringan, ringan di keurutan kedua dari 3 sepeda di list ini.  Nilai plus lainnya adalah United Felipe hadir dengan headset full internal routing, sehingga kamu bisa mengconvert menjadi clean look dengan beli part-part yang mendukung, contohnya FSA ACR handlebar dan stemnya. Spesifikasi United Felipe 1.0 Frame: Aluminium Alloy Hydroformed 700c (Hybrid-Fitness) Fork: Aluminium Alloy rigid Handlebar: Aluminium alloy flatbar, diameter 31.8 mm, lebar 700 mm Saddle: Comfort saddle dengan clamp Rem depan & belakang: Hydraulic disc brake, rotor 160 mm Shifters: Shimano Deore 1×9 speed Rear derailleur: Shimano Deore 9-speed Cassette: 11–36T Crankset: FC single 38T, panjang crank 170 mm Bottom bracket: Cartridge square Wheelset: Rims alloy double-wall 700c Tires: Ban solid Tannus 700 × 40C (airless) Harga: Rp 3.900.000 (di situs resmi) Aksesori tambahan: Tidak disebutkan, kemungkinan ada eyelets untuk fender/rack Ulasan United Felipe 1.0 United Felipe 1.0 adalah sepeda hybrid urban fitness yang dirancang untuk penggunaan harian, commuting, dan olahraga ringan di jalur perkotaan. Mengusung frame aluminium ringan, fork rigid, serta ban solid Tannus airless berukuran 700x40C, sepeda ini menawarkan pengalaman bersepeda yang praktis dan minim perawatan. United Felipe 1.0 adalah sepeda hybrid yang efisien, ringan, dan bebas ribet, ideal untuk penggunaan harian atau rekreasi di area urban. Cocok untuk kamu yang ingin sepeda simpel tanpa takut bocor ban, namun tetap ingin komponen berkualitas seperti rem hidrolik dan groupset Deore. Kami menemukan di Tokopedia, Polygon Path 4 ini dijual dengan harga Rp 4.000.000,-. Element Jasper Dari Element Bike, ada Element Jasper, harga ekonomis desain menarik bisa membuat kamu tertarik untuk memiliki sepeda ini. Spesifikasi Element Jasper Frame: Baja (steel), ukuran 700C, internal cable routing Fork: Baja (steel) rigid  Shifter: 3×8 speed (shifter thumb) Front Derailleur: 3-speed Rear Derailleur: Shimano Tourney 8-speed Crankset: PVC 170 mm, 42/34/24T Bottom Bracket: Square taper cartridge Cassette: 13–28T, 8-speed Chain: 8-speed Brakes: Depan & belakang: Mechanical disc brake, rotor 160 mm  Handlebar: Steel flat bar, lebar 670 mm Stem: Alloy, panjang 75 mm  Saddle: Element component Seatpost: Steel, 290 × 28.6 mm  Hub: 36H QR QR (quick release) Rims: Alloy double-wall Tires: 700 × 38C (dapat hingga 40C)  Spokes: 36-duri Kickstand: Center stand (standar samping)  Berat: ±14.82 kg Dimensi kemasan: 136 × 21 × 76 cm Warna tersedia: Hitam Gold dan Putih Garansi: Pabrik: 5 tahun frame Service: Gratis seumur hidup Ulasan Element Jasper Element Jasper adalah sepeda hybrid urban dengan roda 700C yang dirancang untuk pengguna pemula hingga menengah yang ingin bersepeda santai, commuting ke kantor, atau sekadar rekreasi akhir pekan. Dengan desain bergaya modern dan spesifikasi fungsional, Jasper menjadi pilihan menarik di kelas harga terjangkau. Element Jasper 700C adalah pilihan sepeda hybrid ekonomis yang pas untuk pemula, gowes santai, atau kebutuhan harian di jalanan kota. Walau belum dilengkapi komponen premium, Jasper sudah cukup mumpuni untuk digunakan sebagai sepeda fungsional harian dengan tampilan stylish dan fitur yang ramah pengguna. Di Tokopedia kami menemukan Element Jasper rata-rata dijual harga Rp 2.100.000

polygon bike
united bike
element bike
hybrid bike
polygon path x5
element jasper
united felipe

6 bulan yang laluyussan 950 views

Polygon Rilis Roadbike Helios A Terbaru Full SRAM RED AXS Terbaru Harga 125 Juta Rupiah

Setelah berseliweran di jagat internet seputar sepeda baru Polygon, akhirnya rilis juga, Polygin Helios A terbaru, varian terbarunya full SRAM RED AXS terbaru dengan wheelset Zipp, tembus sampai Rp 125.000.000,- .  Ada 3 varian yang dirilis Polygon, yakni: Polygon Helios A0 AXS Polygon Helios A9 Di2 Powermeter Polygon Helios A8 Di2 Powermeter Mari kita cek apa saja spesifikasi dan detailnya. New Helios A Frame Sebelum bahas sepeda terbaru Polygon Helios ini, mari kita bahas frame terbaru dari Helios A ini terlebih dahulu. Frame Lebih Ringan Berat merupakan kriteria yang menentukan dalam menentukan kualitas sepeda roadbike kelas atas. Menghemat beberapa gram pada frame sambil mempertahankan kekakuan dan kualitasnya merupakan tantangan nyata. Teknisi dari Polygin telah mengambil tantangan ini dengan mendesain ulang konstruksi karbon ACX pada frame dan forknya untuk mencapai hasil yang fantastis, menghemat hampir 300 gram pada frame. Frame tersebut memiliki berat 850 gram dalam ukuran versi mentahnya sedang. Power Transfer Lebih Superior Polygon telah memperkuat bottom braket untuk pemindahan power secara instan dan mengadopsi sistem ulir T47 untuk lebih stiff, kayuhan halus, dan tanpa derit—sementara di bagian depan, headtube yang diperpendek dan diperkuat, mempertajam tikungan untuk keunggulan yang menentukan di setiap sprint. Downtube Lebih Aero Downtube, sebagai inti aerodinamis sepeda, kini dilengkapi dengan dua posisi pemasangan tempat botol—rendah untuk botol besar, tinggi untuk botol kecil—untuk mengurangi hambatan di berbagai pengaturan. Dipasangkan dengan fork yang baru didesain ulang dan lebih ramping, Helios A kini mampu menembus udara dengan lebih efisien dari sebelumnya. Polygon Helios A 0 AXS Hadir dengan new frame Helios dan groupset full SRAM RED AXS ETAP 2025, dan wheelset dari Zipp anak perusahaan dari SRAM. Tersedia 1 pilihan warna , black and yellow gold, hari dengan harga Rp 125.000.000,-. Spesifikasi Helios A 0 AXS Frameset: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Fork: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Frame Color: SUNSET RUSH Decal Color: HOLOGRAPHIC SILVER Groupset: SRAM RED AXS E1 2x12 Speed with Power Meter Wheelset: ZIPP 303 SW TUBELESS DISC Tires: GOODYEAR VECTOR R SW 700x30C Polygon Helios A9 DI2 Power Meter Hadir dengan opsi groupset top of line terbaru dari Shimano, Shimano Dura Ace, dibandrol dengan harga Rp 95.000.000, hadir degan 2 opsi warna, berikut spesifikasinya. Spesifikasi Helios A9 DI2 Power Meter Frameset: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Fork: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Frame Color:  Candy Velvet Ember Groupset: Shimano Dura-Ace Di2 ST-R9270, 2x12 with Power Meter Wheelset: LINC BETA CARBON DISC (45mm) W/ TUBELESS TAPE INSTALLED Tires: PIRELLI PZERO ROAD TLR 700x28C Polygon Helios A8 DI2 Power Meter Hadir dengan opsi harga lebih murah dari Helios A9, menggunakan groupset Ultegra Di2 terbaru, dibandrop harga Rp 74.000.000,-., berikut spesifikasinya: Spesifikasi Helios A8 DI2 Power Meter Frameset: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Fork: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Frame Color:  Chrome Rocket Midnight Pine Groupset: SHIMANO ULTEGRA Di2 ST-R8170, 2x12 with power meter Wheelset: LINC BETA CARBON DISC (45mm) W/ TUBELESS TAPE INSTALLED Tires: PIRELLI PZERO ROAD TLR 700x28C Untuk varian Polygoin Helios A8 DI2 ini juga ada varian tanpa power meter, dan harga yang di bandrol juga lebih murah, menjadi Rp 64.000.000,-. Polygon Helios A7 DI2 Hadir dengan groupset Shimano 105 DI2 terbaru, harga yang dibandrol Rp 49.000.000,-. Spesifikasi Polygon Helios A7 DI2 Frameset: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Fork: ACX PERFORMANCE UCI APPROVED Frame Color: Black phantom Cosmic plum Groupset: SHIMANO 105 Di2 ST-R7170, 2x12 SPEED Wheelset: LINC BETA CARBON DISC (45mm) W/ TUBELESS TAPE INSTALLED Tires: PIRELLI PZERO ROAD TLR 700x28C Tersedia Frame Only Helios A Polygon juga memberikan opsi untuk kita bisa membeli frame only, dibandrol dengan harga Rp 36.000.000. Opsi warna dari frame only ini adalah, semua varian warna dari Polygon Helios A generask terbaru. Selengkapnya: https://www.polygonbikes.com/id/heliosa-id/ 

polygon
polygon bikes
helios
polygon helios
polygon helios a0
sram
sram red axs

7 bulan yang laluyussan 1.39K views

Polygon Tambora AE GX dan AE GRX E-Bike Gravel dari Polygon

Kejutan datang dari Polygon Bikes yang menghadirkan e-bike terbaru mereka, yang mengusung nuansa gravel bike, yakni Tambora AE GX, mari kita cek lebih dalam. Spesifikasi Kedua seri dari Tambora AE GX dan AE GRX ini menggunakan komposisi frame yang sama, yakni: frame: ACX CARBON e-GRAVEL fork: CARBON RIGID Whelset: NOVATEC G24 DISC (28mm) W/ TUBELESS TAPE INSTALLED Tires: SCHWALBE G-ONE 700C-40 622X40 ALLROUND TIRE TLE ADDIX Motor: BOSCH PERFORMANCE LINE SPRINT BDU3184 Sensor: BOSCH RIM MAGNET  Battery: BOSCH COMPACTTUBE 400 FIXED MOUNT HORIZONTAL Tambora AE GX Shifter: SRAM RIVAL ETAP AXS 12-SPEED BRIFTER Crankset: FSA CK-220-IS MEGATOOTH A 44T Cassette: SRAM XG 1275 GX EAGLE 12-SPEED 10-52T XD DRIVER Rear Derailleur: SRAM GX EAGLE AXS 12-SPEED  Brake Lever: SRAM RIVAL AXS Brake Calipers: SRAM RIVAL HYDRAULIC Rotor: SRAM PACELINE CENTERLOCK 160MM Tambora AE GRX Shifter: SHIMANO GRX BR-RX820 12-SPEED BRIFTER Crankset: FSA CK-220-IS MEGATOOTH SH 44T Cassette: SHIMANO CS-M8100 XT 12-SPEED 10-51T MICROSPLINE Rear Derailleur: SHIMANO GRX RD-RX822 12-SPEED Brake Lever: SHIMANO GRX ST-RX820 Brake Caliper: SHIMANO GRX HYDRAULIC Rotor: SHIMANO RT-CL800 CENTERLOCK 160MM Sekilas Seputar Tambora AE Ini adalah e-bike pertama dari Polygon yang menggunakan frame carbon dan dengan geometry yang mirip sekali dengan frame dari Polygon Tambora yang memiliki darah gravel / all road bike, hanya saja yang membedakannya adalah downtube yang jauh lebih besar, karena disanalah perangkat-perangkat e-bikenya bersarang. Untuk part-part lain selain part motor e-bike sama persis dengan part sepeda biasa. Motor dari Polygon Tambora AE GX/GRX 3-4 Jam Charging Kapasitas batery yang digunakan adalah 400 wh, dan membutuhkan waktu 304 jam untuk charge dari 0 hingga bisa full digunakan. Jarak Maksimum Tambora AE Jarak yang bisa di cover oleh Tambora AE assist cover adalah kurang lebih 78 - 119 km ketika bateray dalam kondisi full. Tapi ini semua tergantu dari beberapa faktor, seperti kondisi jalan, load bike dan kondisi battery. Apa itu Assist Cover Teknologi dari BOSCH e-bike system, membuat kamu untuk memeda sehingga berasa ringan tapi menghasilkan speed tinggi. Disamping itu BOSCH juga memiliki walk assist, untuk membantu kamu ketika menghadapi tanjakan tinggi dan kamu tidak kuat gowes lagi, untuk menuntun sepeda. Maksimum Speed Dengan setup BOCSC e-bike system power assist, kamu bisa melaju hingga 45 kpj. Tapi tenang, kamu masih bisa melaju lebih dari 45 kpj tapi tanpa bantuan dari motor e-bikes system, misal di turunan, atau di flat dan kamu menggunakan rasio gear rendah.

polygon
polygon bikes
polygon tambora
polygon tambora ae gx
e-bike
e gravel bike
gravel bike

setahun yang laluataa 1.28K views

Setup FSA ACR di Polygon Strattos S8

Berikut adalah step-step kami mengganti system cockpit bawaan dari Polygon Strattos S8 ke FSA ACR, tujuan utama tentu agar lebih cleanlook, dan karena FSA ACR sudah sangat popular, seharusnya setupnya gampang dan terjamin aman. Yang Perlu Di Beli Oke sebelum menampilkan list yang di beli, saya jelaskan dulu setup yang digunakan, Yakni bukan yang handlebar intergrated, melainkan stem dan handlebar masih terpisah, dan FSA ACR juga ada beberapa part untuk itu. STEM FSA ACR 100mm +/-6Deg Stem yang kami gunakan adalah FSA ACR dengan 100mm dan kemiringan +/-6deg.  Headset  Gambar diatas adalah headset expander, compression ring dan headset cover bawaan dari Polygon Strattos S8. 3 bagian dari headset inilah yang akan kita ganti dengan part-part dari FSA.  FSA ACR Headset Expander FSA ACR Headset Cover Untuk headset cover ini pastikan menyesuaikan dengan jeanis bearing yang kamu gunakan, namun adakalanya, beberapa brand sepeda menyediakan headset cover sendiri dengan desain yang sangat berbeda.  Untungnya dari Polygon Strattos S8 dan keluarganya bisa menggunakan standar FSA headset cover untuk bearing 52mm. FSA ACR Compression Ring Compression Ring untuk FSA ACR ini sangat berbeda dengan bawaan Polygon Strattos, bentunya C , dan akan menjadi jalur untuk semua kabel, kecuali kabel rem depan, karena kabel rem depan akan lewat bagian dalam headset expander. Ref: gravelcyclist.com Itulah alasan juga kenapa perlu mengganti headset expander bawaan dengan headset khusus dari FSA ACR, karena untuk jalur kabel rem depan yang akan tembus ke dalam fork. Handlebar Kocevlo Light Internal Untuk handlebar ini syaratnya adalah support internal routing, tandanya ada lubang di bagian tengah belakang, dan pastikan support 4 kabel, 2 rem 2 shifter, untuk selanjutnya lubang ini berhungan dengan lubang kabel di sisi stem. Opsi saya adalah handlebar dari Kocevlo diatas, goalnya cari handlebar carbon internal, tapi yang dari FSA harganya 4 jutaan rupiah keatas, akhirnya nemu brand Tiongkok yang cukup terkenal ini. Perlu Mengganti Kabel Rem dan Shifter Belakang Karena setup sebelumnya saya buat kabelnya cukup pendek, ternyata kabel belakang perlu beli baru karena kureng panjang, sedangkan untuk kabel depan bisa menggunakan kabel bekas belakang. Finish Hasil Akhir Akhirnya setup sukses dan aman, ada sedikit isu di headset covernya yang ternyata terlalu tinggi, sehingga membuat handlebar sulit berbelok / keras. Solusinya cukup di amplas saja sisi bawah headset cover, pastikan amplasnya tidak kebanyakan tapi pas hingga handlebar kembali normal untuk berbelok. Untuk kabel yang masuk stem dan frame, saya extra beberapa cm, tujuannya agar handlebar gampang dilepas dengan tujuan untuk masuk bike box yang ukurannya kecil.

polygon strattos s8
strattos s8
fsa acr
acr
brand sepeda lokal

2 tahun yang laluyussan 1.5K views