Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 9 dari total 22 post
Industri sepeda road bike kembali diramaikan oleh kehadiran generasi terbaru dari melalui lini terbaru mereka, yaitu dan . Kehadiran dua model ini langsung menarik perhatian para cyclist karena menawarkan kombinasi desain modern, teknologi terbaru, kenyamanan endurance, dan spesifikasi tinggi dengan harga yang jauh lebih kompetitif dibanding banyak brand global lainnya. Polygon memang dikenal sebagai salah satu brand asal Indonesia yang mampu bersaing di pasar internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Polygon terus meningkatkan kualitas frame, teknologi, hingga positioning produknya agar bisa bersaing dengan brand-brand besar Eropa maupun Amerika. Melalui seri Strattos terbaru ini, Polygon tampaknya ingin menunjukkan bahwa sepeda road bike premium tidak selalu harus memiliki harga yang terlalu mahal. Varian Strattos 7 dan 8 2026 Strattos 6 (Just Updated 4th May 2026) Frame: ALX Alloy Frame, Internal Cable Routing Fork: Full Carbon Fork Shifter: Shimano Tiagra ST-4720, 2x10-Speed Crank Set: Shimano Tiagra FC-4700, 50/34T Cassette: Shimano Tiagra HG500, 11-34T Rear Derailleur: Shimano Tiagra RD-4700 Front Derailleur: Shimano Tiagra FD-4700 Wheel Set: Alloy Double Wall Disc Tire: 700x28C Road Tire Brake Lever: Shimano Tiagra Hydraulic Brake Caliper: Shimano Hydraulic Disc Brake Rotor: 160mm Center Lock Strattos 7 Frame: ACX ALL-ROUND, ICR READY Fork: ACX ALL-ROUND Shifter: SHIMANO 105 R7120, 2x12-Speed Crank Set: SHIMANO 105 R7100, 50/34T Cassette: SHIMANO 105 R7101, 11-34T Rear Derailleur: SHIMANO 105 R7100 Wheel Set: POLYGON RD6 DISC Tire: SCHWALBE ONE ADDIX TLE 700x30C Brake Lever: SHIMANO 105 R7120 Brake Caliper: SHIMANO 105 Hydraulic Disc Rotor: SHIMANO RT54 160mm Center Lock Strattos 7 Di2 Frame: ACX ALL-ROUND, ICR READY Fork: ACX ALL-ROUND Shifter: SHIMANO 105 Di2 R7170, 2x12-Speed Crank Set: SHIMANO 105 R7100, 50/34T Cassette: SHIMANO 105 R7101, 11-34T Rear Derailleur: SHIMANO 105 Di2 R7150 Wheel Set: POLYGON RD6 DISC Tire: SCHWALBE ONE ADDIX TLE 700x30C Brake Lever: SHIMANO 105 R7170 Brake Caliper: SHIMANO 105 Hydraulic Disc Rotor: SHIMANO RT54 160mm Center Lock Strattos 8 Di2 Frame: ACX ALL-ROUND, ICR READY Fork: ACX ALL-ROUND Shifter: SHIMANO ULTEGRA Di2 R8170, 2x12-Speed Crank Set: SHIMANO ULTEGRA R8100, 50/34T Cassette: SHIMANO ULTEGRA R8101, 11-34T Rear Derailleur: SHIMANO ULTEGRA Di2 R8150 Direct Attach Wheel Set: POLYGON RD6 DISC Tire: SCHWALBE ONE ADDIX TLE 700x30C Brake Lever: SHIMANO ULTEGRA R8170 Brake Caliper: SHIMANO ULTEGRA Hydraulic Disc Rotor: SHIMANO ULTEGRA CL800 160mm Center Lock Desain Baru yang Lebih Modern dan Elegan Source: https://www.polygonbikes.com/id/strattos-id/ Salah satu perubahan paling mencolok dari generasi terbaru Strattos adalah desain frame yang jauh lebih modern. Polygon mengusung konsep endurance road bike dengan tampilan clean dan aerodinamis. Internal cable routing membuat keseluruhan tampilan sepeda terlihat lebih rapi dan premium. Frame carbon terbaru yang digunakan juga memiliki bentuk tubing yang lebih agresif dibanding generasi sebelumnya. Meski mengusung kategori endurance, tampilan Strattos 7 dan 8 tetap terlihat sporty dan siap diajak ngebut di jalanan. Selain estetika, desain baru ini juga membantu meningkatkan aerodinamika dan efisiensi saat berkendara. Hal ini menjadi nilai tambah besar bagi cyclist yang ingin menggunakan sepeda untuk long ride, gran fondo , hingga event kompetitif. Geometry Endurance yang Nyaman untuk Long Ride Source: https://www.polygonbikes.com/id/strattos-id/ Polygon memahami bahwa banyak pengguna road bike modern tidak hanya mencari kecepatan, tetapi juga kenyamanan. Karena itu, seri Strattos terbaru menggunakan geometry endurance yang dirancang agar posisi berkendara lebih nyaman dalam perjalanan jauh. Dengan stack yang lebih tinggi dan posisi riding yang tidak terlalu agresif, rider dapat mengurangi tekanan pada punggung dan leher ketika melakukan perjalanan berjam-jam. Ini membuat Strattos sangat cocok untuk: Long ride Touring ringan Endurance event Harian premium Gran Fondo Rider pemula yang ingin naik kelas ke road bike carbon Menariknya, meskipun nyaman, handling sepeda ini tetap responsif dan terasa cepat saat dipacu di tanjakan maupun sprint pendek. Tire Clearance Lebih Lebar Tren road bike modern saat ini mulai mengarah pada penggunaan ban lebih lebar untuk meningkatkan kenyamanan dan grip. Polygon mengikuti tren tersebut dengan menghadirkan tire clearance hingga sekitar 34mm pada Strattos terbaru. Keunggulan ban lebih lebar: Lebih nyaman di jalan kasar Grip lebih baik saat cornering Stabilitas meningkat Cocok untuk berbagai kondisi jalan di Indonesia Fitur ini membuat Strattos tidak hanya cocok digunakan di aspal mulus, tetapi juga tetap nyaman di jalanan perkotaan yang tidak selalu sempurna. Perbedaan Dengan Polygon Strattos C yang Rilis beberapa Bulan sebelumnya Secara arti Polygon Strattos C = Comfort & Endurance. Sepeda ini dirancang untuk rider yang mengutamakan: Kenyamanan Stabilitas Long ride santai Riding harian premium Efisiensi tenaga Geometry-nya dibuat lebih santai dibanding Strattos 7 dan 8. Sementara itu untuk Polygon Stratos 7 dan 8 punya karakter lebih sporty dan agresif. Walaupun masih masuk kategori endurance road bike, handling dan feel-nya lebih dekat ke performance bike. Cocok untuk: Rider speed Gran Fondo Competitive endurance Climbing Fast group ride Jadi jika Strattos C fokus ke comfort riding, maka Strattos 7 dan 8 lebih fokus pada kombinasi comfort + speed. Selengkapnya seputar Stattos 7 dan 8: https://www.polygonbikes.com/id/strattos-id/
10 hari yang lalu
298
Siapa bilang road bike harus selalu menggunakan drop bar? Polygon baru saja meluncurkan varian terbaru dari keluarga Strattos, yaitu Polygon Strattos F. Ini adalah upaya Polygon untuk menghadirkan performa geometri road bike yang teruji ke dalam platform flat handlebar. Bagi kamu yang sering beraktivitas di dalam kota namun tetap ingin merasakan kecepatan, inilah bedah teknisnya. Filosofi Desain: Performa Bertemu Kenyamanan Strattos selama ini dikenal sebagai platform balap yang lincah. Pada varian Strattos F, Polygon mengambil frame seri Strattos yang sudah aerodinamis dan responsif, lalu melakukan penyesuaian pada posisi berkendara. Flat Handlebar: Memberikan posisi tangan yang lebih lebar dan tegak. Hasilnya? Visibilitas yang jauh lebih baik saat menavigasi kemacetan atau traffic light. Agile Geometry: Berbeda dengan sepeda hybrid biasa yang cenderung "santai", Strattos F tetap mempertahankan sudut head tube yang agresif, sehingga akselerasinya tetap terasa seperti sepeda balap. Spesifikasi Teknis Strattos F3 dan F4 Dari sisi engineering, Polygon tetap mempertahankan standar tinggi pada seri ini: ALX Alloy Frame: Menggunakan material Alloy ringan yang diproses dengan hydroformed agar mendapatkan rasio stiffness-to-weight yang optimal. Internal Cable Routing: Tampilan terlihat sangat bersih dan sleek, mengurangi hambatan angin (walaupun tidak se-drastis drop bar, tetap memberikan estetika premium). Disc Brakes: Keamanan adalah kunci, terutama untuk penggunaan komuter. Rem cakram (hidrolik) memastikan daya henti yang konsisten di segala kondisi cuaca—sebuah peningkatan signifikan dibanding rim brake konvensional. Spesifikasi Strattos F3 Frame: ALX All-Round Alloy Fork: Lightweight Carbon Fork Groupset: Shimano Sora 2x9-Speed Shifters: Shimano Sora SL-R3000 Rapid Fire Crankset: Shimano Sora FC-R3000 50/34T Cassette: Sunrace CSM96.9AS 11-28T Brakes: Tektro R315 Rim Brakes Tires: 700x25C Performance Tires Handlebar: Polygon Sport Alloy, 680mm width Spesifikasi Strattos F4 Frame: ALX All-Round Alloy Fork: Lightweight Carbon Fork Groupset: Shimano Tiagra 2x10-Speed Shifters: Shimano Tiagra SL-4700 Rapid Fire Crankset: Shimano Tiagra FC-4700 50/34T Cassette: Shimano CS-HG500 12-28T Brakes: Tektro/Shimano (Varies by specific production batch) Tires: 700x28C Performance Tires (Note: The F4 accommodates slightly wider tires than the F3) Handlebar: Polygon Sport Alloy, 680mm width Mengapa "Strattos F" Layak Jadi Incaran? The Best of Both Worlds: Kamu mendapatkan kecepatan road bike untuk weekend ride, namun tetap nyaman untuk daily commuting ke kantor. Maintenance Friendly: Perawatan flat bar groupset biasanya lebih sederhana dan lebih murah dibanding sistem brifter terintegrasi pada drop bar. Customization: Sangat mudah untuk mengganti komponen seperti grip atau stem untuk menyesuaikan fit tubuh kamu. Kesimpulan Polygon Strattos F bukan sekadar "Strattos yang dipotong stangnya". Ini adalah sepeda yang didesain ulang untuk memberikan efisiensi pedaling maksimal bagi goweser urban yang tidak ingin berkompromi soal performa.
23 hari yang lalu
554
Ketika explore di Instagram kami akhirnya berkenalan dengan Gregory Otero dari Florida, AS. Dia memiliki Polygon Strattos S5 Disc, brand sepeda kebanggan Indonesia. Ada beberapa setup yang diubah agar cocok untuk gowes di daerah Florida. Sebelum memulai pembasan bikecheck ini, kami telah secara resmi izin ke Gregory Otero (kedepan akan kami sebut Gregotero) untuk posting cerita dan beberapa foto sepeda dan aktifitasnya dengan sepeda di MauGowes.com . Bagaimana Gregotero Mendapatkan Polygon Strattos S5 Disc di Florida, Amerika Serikat Sebelum kami tanya-tanya detail seputar spek sepedanya Gregotero, kami tanya dulu bagaiman dia bisa mendapatkan sepeda Polygon di Florida, Amerika Serikat. Polygon Strattos S5 D ini di Florida bisa dibeli di toko sepeda lokal bikesonline.com . Dan setelah kami cek websitenya, merek-merek sepeda yang dijual mirip di Roda Link, seperto Polygon dan Marin. Produk yang di ada di sana juga juga up to date engan produk dari Polygon Bikes yang terbaru. Karena bikesonline.com adalah official distributor Polygon untuk pasaran United States. Saat itu dia membeli sepeda ini dengan harga USD 1.299 , jika di Rupiahkan 21.843.680, waw jauh sekali perbedaan harganya. Menggunakan Setup Chainring 1x Yang paling terlihat disaini adalah Gregotero dengan setup 1x chainring. dan Cassete/Sprocket masih menggunakan bawaan dari Polygon Strattos S5 D, yaitu 11-30t 11 speed dari Shimano 105 R7000 Mechanical. Nah disini Gegotero tidak langsung menggunakan setup chainring 1x, tapi dia sempat beberapa saat gowes menggunakan setup 2x bawaan pabrik, Shimano 105 R7000, namun setelah beberapa saat penggunakan akhirnya memutuskan menggunakan setup 1x dengan chainring 5t, fd pun dilepas. Keunggulan dari setup ini adalah lebih ringan daripada menggunakan setup 2x. FD dilepas, Chainring ke dia dilepas, dan inner shifter juga bisa di lepas. Memilih Setup ini Karena Jalanan Florida Banyak Flat Kami juga sempat menanyakan, "Untuk setingan seperti itu, bagaimana nanti ketika bertemu tanjakan ekstrim?". Gregotero menjawah "Mengganti setup chainring ke 1x sangat cocok untuk Florida, Florida sangatlah flat, dan banyak cyclist disini yang memiliki pace yang cepat.". Yes, dan itulah penjelasannya, 1x chainring ditujukn untuk mendapatkan speed yang kencang terutama di jalur flat. Untuk mencapai hal tersebut Gregtero mengganti wheelsetnya dengan Elite Wheels ent 50 dengan tebal rims 50mm dan dikombonasikan Pirellu P Zero untuk mendpatkan grip dan speed maksimal. Untuk kamu yang suka membangin kecepatan di rute flat, setup ini mungkin membuat kami tertarik, 1x chainring dan deep wheel. Semua gambar dari postingain ini kami dapatkan dan dari kiriman langsung dari Gregorytero, kamu bisa cek akun sosial medianya di : Instagram: https://www.instagram.com/gregotero/ Tiktok: https://www.tiktok.com/@gregoryotero8 Disana kamu bisa melihat aksi-aksi Gregorytero dengan sepeda-sepedanya, salah satunya Polygon Strattos S5D ini dan dibalik jalan raya, ketika dia merapikan atau sekedar dandan-dandan.
3 bulan yang lalu
1.49K
Polygon Strada adalah sepeda MTB XC dari Polygon, di keluar terbaru memakai frame dari Alloy, namun mundur di keluaran 2004, terbuat dari stell, dari pemilik sepeda "Bale Lettuce Hydroponics", restorasi Strada 2004 dan memoles hingga full chrome. MauGowes telah mendapatkan izin pemilik sepeda untuk memposting sepeda ini di bikecheck MauGowes. Polygon Strada 2004 Generasi Pertama Sumber Facebook FJB Berikut adalah penampakan dari Polygon Strada generasi pertama yang turun pada tahun 2024. Dari warna dasarnya sudah terlihat warna chrome yang menjadi bekal untuk di poles agar makin mengkilap, tinggal menghilangkan stripingnya. Hasil Polesan Full Chrome Polygon Strada 2024 Berikut adalah hasil polesan pemilik sepeda "Bale Lettuce Hydroponics", menjadi sepeda ini full chrome mengkilap dan makin terlihat classic. Ada beberapa ubahan yang dilakukan pemilik sepeda, salah satunya ada di pengkabelan, warna dibuat gray agar lebih terlihat monochrome. Pemilik sepeda mengganti crankset ke Strummer 40t single chainring dengan warna chrome juga agar makin seragam dengan frame. Rotor juga diganti lebih besar agar memberikan peforma pengereman lebih baik juga agar terlihat lebih kekar. Dan Berikut adalah tampilan lengkap setelah Strada 2004 ini dipoles menjadi full chrome.
6 bulan yang lalu
1.02K
Beberapa bulan kemarin Polygon merilis varian roadbike terbaru mereka, keluar baru yakni Polygon Strattos C, C untuk comfort, Roadbike all-road yang hadir untuk kamu yang suka berpetualang, ingin tetap nyaman dan kencang. MauGowes telah posting impresi awal hadirnya Polygon Strattos C ini, bisa cek di postingan berikut. Bisa Ditemukan di MauGowes Bikes Kini kamu bisa menemukan 3 sepeda terbaru Polygon tersebut di MauGowes Bikes. Ada Polygon Strattos C7 Di2, Polygon Strattos C8 Di2 dan Polygon Strattos C9 AXS. Cek di sini. Komparasi Dengan Sepeda Lain Di MGWS Bikes juga ada fitur komparasi, untuk memudahkan kamu kompare sepeda, lintas kategori dan merek, mudah tinggal klik-klik. Semua spek dan gambar akan di tampilkan side to side, sesuai dengan spesifikasi. Untuk perbandingan Strattos C7 Di2, Strattos C8 Di2 dan Strattos C9 bisa kamu cek di link berikut ini,
5 bulan yang lalu
507
Polygon kembali menggebrak pasar road bike Indonesia dengan meluncurkan seri terbaru mereka: Polygon Strattos C. Jika seri Strattos S dikenal sebagai all-rounder yang kompetitif dan seri Helios adalah mesin balap murni, maka Strattos C hadir untuk mengisi celah yang sangat dinantikan oleh para pecinta jarak jauh: Endurance Carbon Performance. Bagi Goweser yang mencari keseimbangan antara kecepatan karbon dan kenyamanan untuk gowes berjam-jam, Strattos C adalah jawaban yang sudah lama ditunggu. Apa Makna "C" pada Strattos Terbaru? Dalam klan Strattos yang baru, huruf "C" melambangkan Comfort (Kenyamanan) dan Carbon. Berbeda dengan saudaranya yang berorientasi pada kompetisi agresif, Strattos C dirancang untuk meredam getaran jalanan dengan lebih baik tanpa mengorbankan transfer tenaga yang efisien. Ini adalah sepeda yang dibuat untuk Century Ride, Gran Fondo, atau sekadar gowes akhir pekan yang menempuh jarak ratusan kilometer dengan rasa pegal yang lebih minimal. Sumber polygonbike.co.id Salah satu yang terlihat adalah stack/headtube yang lebih tinggi, hal ini untuk menunjang posisi yang lebih rileks daripada seri Strattos S. Disamping itu, desain seatstay yang tidak pure segitiga memberikan sensai redaman yang lebih baik, namun tetap stiff untuk peforma. Fitur Unggulan Polygon Strattos C Source polygonbikes.co.id 1. Frame ACX Carbon yang Tersertifikasi UCI Meskipun fokus pada kenyamanan, Polygon tidak main-main soal kualitas. Strattos C dibangun di atas frame ACX Carbon yang ringan dan kaku. Yang paling membanggakan, frameset ini sudah UCI Approved, artinya sepeda ini memiliki standar internasional yang diakui untuk digunakan dalam balapan resmi dunia. 2. Geometri Endurance yang 'Ramah Punggung' Salah satu perbedaan paling mencolok adalah geometrinya. Strattos C memiliki stack yang sedikit lebih tinggi dan reach yang lebih pendek dibandingkan seri R. Hal ini membuat posisi duduk pengendara lebih tegak, mengurangi tekanan pada punggung bawah dan leher, sehingga Anda bisa gowes lebih lama dengan posisi yang tetap aerodinamis namun nyaman. 3. Desain Clean Look & Integrated Cockpit Mengikuti tren sepeda modern (seperti modifikasi clean look yang sedang ramai), Strattos C hadir dengan sistem Internal Cable Routing. Kabel-kabel masuk melalui headset, memberikan tampilan yang sangat bersih dan rapi. Desain ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan keuntungan aerodinamis karena berkurangnya hambatan angin dari kabel yang berseliweran. 4. Vibration Dampening yang Luar Biasa Berkat penggunaan material karbon dan desain seatstay yang dioptimalkan, Strattos C memiliki kemampuan alami untuk menyerap getaran mikro dari permukaan aspal yang tidak rata. Hasilnya? Guncangan tidak langsung tersalurkan ke tubuh pengendara, membuat otot tidak cepat lelah. Kenapa Anda Harus Melirik Strattos C? Jika Anda adalah tipe pesepeda yang: Gemar menempuh jarak jauh (Long Distance Cycling). Ingin merasakan sensasi sepeda karbon yang ringan namun tidak ingin posisi merunduk yang terlalu ekstrem. Menghargai estetika sepeda yang rapi dan minimalis. Membutuhkan sepeda yang serbaguna: kencang untuk sprint tipis-tipis, namun stabil untuk touring. Maka Strattos C adalah pilihan yang sulit untuk dikalahkan di kelas harganya. Polygon berhasil membuktikan bahwa sepeda karbon berperforma tinggi tidak harus selalu menyiksa tubuh. Polygon Strattos C7, C8 dan C9 Saat peluncurannya, Polygon menghadirkan dua varian utama untuk seri Strattos C, yaitu Strattos C7, Strattos C8 dan Strattos C9. Ketiganya menggunakan basis frame karbon yang sama namun dibedakan oleh kasta groupset dan komponen pendukungnya. Berikut adalah rincian spesifikasi untuk kedua seri tersebut: 1. Polygon Strattos C7 (The Di2 Entry) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah varian paling terjangkau untuk merasakan teknologi perpindahan gigi elektronik (Di2) dari Shimano. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano 105 Di2 R7170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano 105 Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity XL3 Disc (Alloy), Tubeless Ready. Tires: Performance Road Tires, 700x28C (Clearance up to 32C). Cockpit: Entity Expert Alloy (Handlebar & Stem). Saddle: Entity Flux. Fokus: Memberikan kenyamanan shifting elektronik dengan harga yang kompetitif, namun masih menggunakan roda aluminium untuk menekan harga. 2. Polygon Strattos C8 (The Peformance Balance) Source: polygonbikes.co.id Varian ini adalah "Sweet Spot" bagi banyak rider karena sudah mendapatkan groupset kelas balap dan wheelset karbon. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Ultegra Di2 R8170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Ultegra Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (WR5 Disc), Tubeless Ready. Tires: Schwalbe One TLE / Setara, 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy (Integrated System). Saddle: Entity Flux. Fokus: Keseimbangan antara berat yang ringan, akselerasi roda karbon, dan kecepatan perpindahan gigi Ultegra Di2. 3. Polygon Strattos C9 (The Flagship) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah kasta tertinggi dari seri C saat ini, ditujukan bagi mereka yang menginginkan teknologi perpindahan gigi elektronik yang cepat dan presisi serta bobot yang lebih ringan. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Dura-Ace Di2 R9270 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Dura-Ace Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (Premium Grade), Tubeless Ready. Tires: Premium Road Tires (Schwalbe Pro One atau setara), 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy / Integrated Carbon (Tergantung region/batch produksi). Saddle: Entity Flux dengan carbon rail. Fokus: Performa tanpa kompromi, bobot paling ringan di kelasnya, dan gengsi tertinggi sebagai model flagship. Kesimpulan Kehadiran Polygon Strattos C mempertegas posisi Polygon sebagai produsen yang mendengarkan kebutuhan komunitas. Dengan kombinasi frame karbon kelas atas, desain yang sangat bersih, dan geometri yang memanusiakan pengendara, Strattos C siap menjadi raja baru di jalur endurance Indonesia. Siapkan rute terjauh Anda, karena dengan Strattos C, batasnya bukan lagi rasa lelah, melainkan sejauh mana mata Anda ingin memandang jalanan.
5 bulan yang lalu
936
DIMS Bike adalah bengkel sepeda di Yogyakarta, yang banyak membuat karya untuk konversi sepeda yang routing cablenya masih di luar menjadi full internal, alias clean look. Karya terbaru saat ini adalah Polygon Path 4, sepeda urban Polygon yang menggunakan flatbar dan cable luar, di konversi menjadi full cable dalam dan di tambah dropbar, mari kita lihat lebih dekat. MauGowes telah mendapatkan izin untuk menggunakan gambar dan memposting di maugowes.com dari DIMS Bike. Versi Original Polygon Path 4 Sumber polygonbikes.com Ini adalah versi asli dari Polygon Path 4, dengan handlebar flat dan caliper menggunakan postmount, serta masih single chainring. Jika kita lihat, cable routing dari Polygon Path ini ada disisi samping dari downtube, lalu lanjut ke chainstay untuk rd dan caliper belakang, untuk caliper depan routing melalui fork. Hasil Konversi Polygon Path ke Clean Look dari Dims Bike Sumber instagram @dimsbike.yk Dan berikut adalah hasil dari tangan Dims Bike, ada beberapa part yang diganti untuk mendukung desain clean look. Seperti : Groupset menggunakan Shimano Tiagra 4700, yang otomatis caliper diganti flat mount, sehingga lebih rapi Saddle, untuk saddle kami belum mengetahui merek dan seri yang digunakan. Integrated handlerbar dari Tooseek membuat tampilan clean looknya lebih garang dan lebih enak untuk perjalanan jau Sumber instagram @dimsbike.yk Salah satu yang menjadi kunci dari suksesnya project konversi ke clean look ini adalah part ini. Part headset yang memungkinkan menggunakan bearing besar di headset bagian atas, biasanya ukuran 52mm untuk diameter, sehingga memungkinkan cable bisa masuk semua kedalam headset dan headtube, dan kemungkinan dilanjutkan ke frame hingga di titik akhir dari cable. Karena tidak ada cable yang masuk di lubang routing, maka PR berikutnya adalah menutup lubang tersebut. Dims Bike juga ada solusi untuk itu, lihat saja gambar diatas. Penutup cable routingnya terbuat dari karet dan cukup rapi. Jika minat konversi sepeda kamu ke clean look, kontak saja Dims Bike di Instagram @dimsbike.yk, pastikan sepeda kamu support terlebih dahulu sebelum kirim-kirim.
5 bulan yang lalu
754
Polygon Tambora G4, adalah varian gravel bike dari bahan alloy milik Polygon. Bike check kali ini ada beberapa bagian yang ingin kami jelaskan lebih dekat. Dimana pemilik sepeda menggantikan fork carbon dengan fork gravel dengan shock dari Strummer yang telah di repaint menjadi putih, dan hasilnya sangat keren sekali. Bikecheck Polygon Tambora G4 Milik Diko Fayumi Sepeda ini milik Diko Fayumi yang telah di posting di Group Facebook GX-ID. Fork depan di ganti dengan gravel shock yang memiliki traveling lebih pendek serta lebih ringan. Produk tersebut dari Strummer yakni Strummer GVL32, bisa cek di link berikut . Direpaint dengan warna putih agar senada dengan warna frame, selain itu ada tambahan teks "Gravel Is King". Banyak Part Dari Strummer Terpasang Stem diganti dengan internal route stem dari Strummer, yakni seri Strummer ST-ICR-0, full internal mirip Stem FSA ACR tapi dengan harga jauh lebih murah. Untuk wheelset dari Strummer juga, yakni seri Strummer Tempo 30, wheelset alloy ringan dan support untuk gravel, dengan lebar dalam 22mm, bisa untuk ban gravel yang besar sekalipun. Link Selengkapnya: Sumber Post: https://www.facebook.com/groups/260107147993705/posts/1716398289031243/ Strummer : https://strummerbikes.com/ Polygon Tambora G4: https://www.polygonbikes.com/id/tambora-g4/
7 bulan yang lalu
1.13K
Hybrid bike bisa dibilang sepeda-sepeda yang menggabungkan fitur-fitur yang ada di sepeda MTB dan Road Bike, rata-rata menggunakan handlebar flat dan menggunakan rasio yang enak digunakan di jalan raya untuk commuter. Berikut adalah opsi 3 sepeda hybrid dari masing-masing 3 brand sepeda Indonesia. Polygon Path 4 Sumber polygonbikes.com Merupakan varian tertinggi dari Polygon Path ketika postingan ini dibuat. Berikut spesifikasi yang bisa kamu dapatkan dari Polygon Path 4. Spesifikasi Polygon Path 4 Frame: Aluminium 700C AL6 Triple‑butted Fork: Carbon rigid Drivetrain: Shimano Tiagra 10‑speed Crankset: Prowheel 48 T Shifters / Spidder: Shimano Tiagra ST‑4700 brifter 2×10-speed Rear Derailleur: Shimano Tiagra RD‑4700 Cassette: Shimano Tiagra CS‑HG500 11–34 T, 10-speed Chain: KMC X10 10-speed Brakes: Tektro hydraulic disc (MT200 series) with 160 mm rotors Handlebar & Stem: Polygon Expert alloy, 680 mm bar width (Flat); 121 mm drop × 74 mm reach (Drop bar) Wheelset: Alloy double-wall rims (30 mm inner width), 24H; hubs: 12×100 mm F / 12×142 mm R Tires: Vee Tire Co Speedster 700×35 C, DCC compound, tubeless ready Saddle & Seatpost: Selle Royal Ease / Entity Sport 27.2 × 350 mm Weight & Price: Sekitar US$ 849; berat tipikal ±10.5–11 kg Ulasan Polygon Path 4 Merupakan opsi termahal dari 3 list di artikel ini. Banyak kelebihan yang didapatkan dari varian Polygon Path 4. Fork sudah carbon, lebih ringan dan lebih meredam getaran. Groupset 10 speed dari Shimano Tiagra memberikan opsi lebih banyak untuk ganti-ganti rasio gigi di jalanan. Banyak opsi untuk mounting fender hingga rack di frame Polygon Path 4 ini, cocok sekali untuk commuter hingga touring. Kami menemukan di Tokopedia, Polygon Path 4 ini dijual dengan harga Rp 8.500.000,- di Tokopedia Rodalink Official. United Felipe 1.0 Dari United Bike, ada United Felipe 1.0, ada United Felipe, hadir dengan frame full alumunium hingga forknya, membuat sepeda ini ringan, ringan di keurutan kedua dari 3 sepeda di list ini. Nilai plus lainnya adalah United Felipe hadir dengan headset full internal routing, sehingga kamu bisa mengconvert menjadi clean look dengan beli part-part yang mendukung, contohnya FSA ACR handlebar dan stemnya. Spesifikasi United Felipe 1.0 Frame: Aluminium Alloy Hydroformed 700c (Hybrid-Fitness) Fork: Aluminium Alloy rigid Handlebar: Aluminium alloy flatbar, diameter 31.8 mm, lebar 700 mm Saddle: Comfort saddle dengan clamp Rem depan & belakang: Hydraulic disc brake, rotor 160 mm Shifters: Shimano Deore 1×9 speed Rear derailleur: Shimano Deore 9-speed Cassette: 11–36T Crankset: FC single 38T, panjang crank 170 mm Bottom bracket: Cartridge square Wheelset: Rims alloy double-wall 700c Tires: Ban solid Tannus 700 × 40C (airless) Harga: Rp 3.900.000 (di situs resmi) Aksesori tambahan: Tidak disebutkan, kemungkinan ada eyelets untuk fender/rack Ulasan United Felipe 1.0 United Felipe 1.0 adalah sepeda hybrid urban fitness yang dirancang untuk penggunaan harian, commuting, dan olahraga ringan di jalur perkotaan. Mengusung frame aluminium ringan, fork rigid, serta ban solid Tannus airless berukuran 700x40C, sepeda ini menawarkan pengalaman bersepeda yang praktis dan minim perawatan. United Felipe 1.0 adalah sepeda hybrid yang efisien, ringan, dan bebas ribet, ideal untuk penggunaan harian atau rekreasi di area urban. Cocok untuk kamu yang ingin sepeda simpel tanpa takut bocor ban, namun tetap ingin komponen berkualitas seperti rem hidrolik dan groupset Deore. Kami menemukan di Tokopedia, Polygon Path 4 ini dijual dengan harga Rp 4.000.000,-. Element Jasper Dari Element Bike, ada Element Jasper, harga ekonomis desain menarik bisa membuat kamu tertarik untuk memiliki sepeda ini. Spesifikasi Element Jasper Frame: Baja (steel), ukuran 700C, internal cable routing Fork: Baja (steel) rigid Shifter: 3×8 speed (shifter thumb) Front Derailleur: 3-speed Rear Derailleur: Shimano Tourney 8-speed Crankset: PVC 170 mm, 42/34/24T Bottom Bracket: Square taper cartridge Cassette: 13–28T, 8-speed Chain: 8-speed Brakes: Depan & belakang: Mechanical disc brake, rotor 160 mm Handlebar: Steel flat bar, lebar 670 mm Stem: Alloy, panjang 75 mm Saddle: Element component Seatpost: Steel, 290 × 28.6 mm Hub: 36H QR QR (quick release) Rims: Alloy double-wall Tires: 700 × 38C (dapat hingga 40C) Spokes: 36-duri Kickstand: Center stand (standar samping) Berat: ±14.82 kg Dimensi kemasan: 136 × 21 × 76 cm Warna tersedia: Hitam Gold dan Putih Garansi: Pabrik: 5 tahun frame Service: Gratis seumur hidup Ulasan Element Jasper Element Jasper adalah sepeda hybrid urban dengan roda 700C yang dirancang untuk pengguna pemula hingga menengah yang ingin bersepeda santai, commuting ke kantor, atau sekadar rekreasi akhir pekan. Dengan desain bergaya modern dan spesifikasi fungsional, Jasper menjadi pilihan menarik di kelas harga terjangkau. Element Jasper 700C adalah pilihan sepeda hybrid ekonomis yang pas untuk pemula, gowes santai, atau kebutuhan harian di jalanan kota. Walau belum dilengkapi komponen premium, Jasper sudah cukup mumpuni untuk digunakan sebagai sepeda fungsional harian dengan tampilan stylish dan fitur yang ramah pengguna. Di Tokopedia kami menemukan Element Jasper rata-rata dijual harga Rp 2.100.000
10 bulan yang lalu
1.85K