Postingan Dengan Tag "rim brake" - Mau Gowes

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 3 dari 3 post

Impresi Fulcrum Racing 5 Rim Brake Cocok Banget untuk yang suka Hub Senyap

Berawal dari penasaran penulis untuk mencari semua wheelset rim brake ringan tapi dibandrol dengan harga yang tidak mahal, saat itu menyediakan budget kurang lebih 6 jutaan rupiah, dan terpilih Fulcrum Racing 5 Rim brake ini, dengan total berat kurang lebih 1.6kg. Spesifikasi Sebelum bicara lebih jauh seputar freehub ini, kita baca dulu spesifikasinya : TYRE TYPE: Clincher TYRE SIZE: 28" ASTM CATEGORY: 1 WEIGHT: 1650 g RIM MATERIAL: Aluminum RIM MATERIAL DETAILS: Aluminum RIM HEIGHT CATEGORY: Low RIM HEIGHT Front: 24,5 mm and rear: 27,5 mm RIM WIDTH: 23 mm INNER RIM WIDTH (CHANNEL): ETRTO 17C TYRE WIDTH: From 25 mm to 50 mm BRAKING SYSTEM: Caliper BRAKING SURFACE/BRAKING OPTIONS: Aluminum braking surface, turned FRONT AXLE COMPATIBILITY: QR REAR AXLE COMPATIBILITY: QR FRONT WHEEL SPOKES: 18 (9 left - 9 right) REAR WHEEL SPOKES: 20 (10 left - 10 right) SPOKE MATERIAL: Stainless steel, double butted SPOKE PROFILE TECHNOLOGY: Aero, straight pull NIPPLES: Aluminum FRONT HUB: Aluminum, Aluminum flanges REAR HUB: Aluminum, Aluminum oversize flange BEARINGS: Sealed cartridge bearings OTHERS: Aluminum Axle WEIGHT LIMIT: 109 kg (Cyclist) FWB VERSION: HG11, Campy Kesan Pertama Hub Yang Senyap Ini adalah kesan pertama ketika mengetes putar wheelset fulcrum racing 5 bagian belakang, benar-benar senyap telinga harus mendekat ke freehub untuk mendengarkan suara tik-tikannya. Memang inilah cirikah dari freehub fulcrum racing, yang smooth dari segi putaran dan suaranya. Namun seiring penggunaan, semakin lama dipakai, maka suara yang di hasilkan akan keras juga. Di bagian akhir postingan Mau Gowes juga menyertakan POV bersepeda menggunakan wheelset ini, bisa didengarkan suaranya juga disana Cycling POV Tembusan Pakem Kalasan . Elegan Freehub and Aero Spokes Dengan harga yang cukup terjangkau, kita bisa mendapatkan desian freehub yang elegan dengan spoke aero yang menambah nilai keren dari wheelset ini. Berbeda jika kalian perhatikan pada wheelset bawaan sepeda, terutama di bagian freehub dengan ruji-ruji bersarang, kebanyakan hanya berupa lubang, dan mirip dengan freehub murah kebanyakan. Namun yang ini beda, desain freehub yang besar dan rapi serasa menggunakan freehub mahal. Feel Ringannya Berasa, Tapi Tidak Se stiff Dibanding Rim Carbon Superteam 50mm Untuk bisa merasakan ringannya, biasanya kami membawa wheelset ke pengunungan/bukit untuk merasakannya ketika tanjakan. Dan wheelset ringan ini memang memberikan perbedaan sangat berarti dibandingkan dengan wheelset alloy lain yang lebih berat. Namun sedikit kurang untuk dibandingan dengan ke stiffnessannya, apalagi dibandingkan dengan superteam wheelset 50mm yang pernah saya gunakan. Belum Tubeless Ready, No Problem Dengan harga segini memang sesuai ekspektasi sih, belum tubeless ready. Tapi tidak apa-apa, seperti pada postingain berikut Perbedaan Ban Tubular, Clincher dan Tubeless , kita tahu ban tubeless memiliki dinding yang lebih tebal karena tekanan angin langsung tersampaikan ke rim wheelset, nah dengan tubeless ready, ada kemungkinan wheelset ini akan sedikit lebih berat daripada yang bisa kita dapatkan sekarang. Refs : - https://youtu.be/mMcmLUiNBK8 - https://www.fulcrumwheels.com/en/wheels/road-bike-wheels/racing-5 - Yussan

sebulan yang laluyussan

Direct Mount vs Regular Mount Untuk Rim Brake Calipers

Di postingan beberapa saat lalu pernah kita bahas kaliper rimbrake berdasarkan cara kerjanya, ada dual pivot dan single pivot, kali ini ini kita akan bahas dari jenis mountingnya, apa perbedaannya dan apa saja kekurangan dan kelebihannya.  Regular Mount Rim Brake Calipers Ini adalah opsi frame dengan rim brakes yang paling banyak ditemukan saat ini. Dengan baut ditengah berjumlah satu, disiinilah kaliper nanti akan dipasang. Kita ambil contoh saja produk dari Ultegra, yakni Ultegra R8000 dibawah ini. Cukup dengan 1 bolt bisa terpsang dengan kencang di frameset, nah berikut kekurangan dan kelebihannya. Ciri khasnya mudah ditemukan, pastikan dibelakang kalipers, tersedia bolt/baut yang cukup panjang, yang mana baut ini lah yang akan digunakan untuk pemasangan ke frame sepeda. Kekurangan :  calipers bisa tidak simetris antara kanan dan kiri (namun penemuan ini jarang ditemui di shimano seri atas, seperti Ultegra / Dura Ace) Kelebihan : banyak frame support dan mudah ditemukan harga lebih murah dari direct mount calipers Direct Mount Rim Brake Calipers Memiliki cara kerja yang sama dengan rim brake versi regular mount, hanya saja berbeda cara pemasangan dan tumpuan pengungkitnya. Jika regular mount hanya satu baut ditengah, maka direct mount menggunakan 2 baut dan dipasang secara simetris antara kanan dan kiri.  Ultegra seri diatas juga menyediakan untuk rim brake calipers versi direct mount, yakni Ultegra R8010, sepertin inilah tampilannya. Jika dilihat sekilas, versi direct mount ini lebih sederhanan mekanismenya, hal yang paling membedakan adalah baut yang berjumlah 2 dan panjangnya sama. Dengan 2 baut ini, sekaligus menjadi titip tumpu untuk gerakan putar dari kaliper, tentu dengan berbagai kekurangan kelebihannya, sebagai berikut :  Kekurangan : Tidak banyak frame support Harga lebih mahal dari regular mount Kelebihan : Mekanisme lebih sederhana, menyumbang ringan dari pada versi regular mount lebih kuat dan jarang terjadi miring ketika digunakan/dipasang Ref :  https://maugowes.com/blog/Lebih-Mengenal-Symetrical-Dual-Pivot-Rim-Brakes-5f282420ff736f2c526bb13f

6 bulan yang laluyussan

Lebih Mengenal Symetrical Dual Pivot Rim Brakes

Apakah roadbike kamu masih menggunakan rim brakes dan berencana untuk upgrade ke disc brake, sebelum banyak pengeluaran, mari cek dulu, apakah rim brakes kamu symetrical atau asymetrical dual pivot rim brake. Jika sudah symetrical dual pivot rim brakes, sepertinya postingan ini tidak banyak membantu :) . Jika dilihat sekilas memang sama, tapi antara asymetrical dan symetrical dual pivot rim brakes memiliki cara kerja yang berbeda, dan tentu peforma yang berbeda pula. Asymetrical Dual Pivot Rim Brakes Untuk contoh yang digunakan pada postingan ini adalah caliper dari Shimano Tiagra, sudah menggunakan dual pivot, ditandai ada 2 lengan yang bergerak ketika tuas rem di tekan. Disini hanya ada poros yang berada ditengah sehingga ada perbedaan panjang antara tuas kanan dan kiri, sehingga ketika di dempetkan seperti di gambar maka tidak bertemua di titik tengah yang sama.  Hal ini menghasilkan tekanan yang diberikan ke rims wheelset berbeda antara sisi kiri dan kanan. Symetrical Dual Pivot Rim Brakes Dalam postingan ini menggunakan Shimano Ultegra, dengan cara kerja yang sama, yakni ketika tuas rem di tarik, maka kedua tuas akan mencengkeram rims wheelset, tapo dengan adanya 2 poros putar dengan posisi yang sama, maka antara tuas kanan dan kiri akan bertemua di titik yang sama. Hal ini menghasilkan tekanan yang diberikan ke rims wheelset lebih seimbang dan lebih kuat. Kesimpulan Jika kamu masih menggunakan asymetricalcal dual pivot rim brakes, upgrade ke symetrical dual pivot rim brake adalah hal yang patut dilakukan, karena tentu dengan titik temu yang sama, maka akan menghasilkan hasil pengereman yang lebih handal daripada yang asymetrical. Disamping itu harga beli sepasang caliper lebih murah daripada beli sepaket, frameset, wheelset dan seperangkat disc brake. Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=AXkSiAWQMsw - SickBiker Youtube

setahun yang laluyussan

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean