Postingan Dengan Tag "wheelset" - Mau Gowes

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 9 dari 12 post

Impresi Elite Wheelset ENT-DISC 50mm Setelah 1000KM

Beberapa saat yang lalu salah satu partner MGWS Mr WSNJY merakit road bike, dan unutk part wheelsetnya mengguakan produk dari Elite Wheels, serinya Elite ENT 50mm untuk Disc Brake dengan Hub RD07. Wheelset terbaru merupakan produk baru yang di beli langsung dari official store Elite Wheels di Ali Express, berikut adalah impresi setelah 1000KM penggunaan. Desain Yang Simple dan Sleek Corak utama dari Elite ent ini adalah hitam matte penuh tanpa corak macam-macam, tentunya dengan decal dari Elite wheel seri 2.0 alias terbaru untuk 2020. Rimsnya sangat cocok dan elegan di padukan dengan vittoria corsa gumwall dan frame delihea rest yang serba hitam. Spesifikasi Untuk opsi discbrake lebar rim 50mm berat total sepasang adalah +- 1656±30g, dan berikut adalah spesifikasi lengkapnya :  UCI Certified Support clincher dan tubeless Hub untuk rotor center lock, support untuk Shimano 10-11 speed / XDR 11-12 speed Axle: F-qr*100 &12*100mm.R-qr*135&12*142mm Freebody: 6 pawls Holes: Front 24.rear 24 Spokes: Pillar 1423 Dan dilengkapi dengan valvle untuk ban tubeless beserta spokes/ruji cadangannya. Tetap Nyaman Untuk Climbing Berkat ringan dan stiffness dari carbon, wheelset ini tetap enak digunakan nanjak. Terbukti dari pengetesan di Bukit Turgo dengan ketinggal sekitar 1000mdpl, watt yang dihasil untuk bisa membawa sepeda kepuncak lebih rendah daripada wheelset dengan harga sejenis terutama yang non carbon. Kondisi Setelah 1000Km UCI Certified memang adalah pantokan yang benar untuk mengetahui kualitas dari suatu part sepeda, dan Elite ent ini sudah UCI Certified. Dari pengalaman gowes WSNJY menjelaskan sering masuk lubang dengan highspeed / kecepatan tinggi dan langsung gas saja karena merasa wheelset baik - baik saja. Benar saja, sejak awal pembelian hingga review ini dibuat WSNJY sama sekali belum pernah setel ulang ruji, karena memang belum di butuhkan. So far dengan harga kurang lebih Rp 5 jutaan, Elite ent ini tidak mengecewakan dan rekomended, tapi untuk dapat harga aslinya kamu perlu beli di Ali Express, dan untuk free ongkirnya harus memilih agen yang pengirimannya bisa 2-3 bulan. - yussan -


12 hari yang laluyussan

Impresi Superteam 50mm Rim Brakes Hub Poweray R13 Setelah 1000km

Superteam memberikan opsi harga yang cukup terjangkau untuk Wheelset dengan bahan fiber carbon dan sudah sudah tersertifikasi UCI. Pembeli juga dengan mudah untuk mengcustomisasi pilihan warna decal, hub, lebar rims dan spesifikasi lain. Berikut adalah impresis superteam 50mm Rim Brakes dengan Hub Poweray R13 setelah 1000km oleh salah satu penulis MGWS, Yussan. Telah di Coba Di Frame Chromoly hingga Carbon Decal yang kimi pilih untuk wheelst ini adalah warna hitam glossy, karena menurut kami warna ini lebih kalem dan tidak mencolok. Dipasang di frame kecil dari bahan chromoly hingga di frame carbon sama-sama membuatnya semakin keren. Hal pertama yang dirasakan ketika menggunakan wheelset ini tentu bobotnya yang berkurang drastis, karena berat total +-1.4kg, berat totla di support adalah 140kg. Spesifikasi Materail: Full Carbon Fiber-Toray T700 Suit For Bike: For Shimano Road Bike(If your bike for Campagnolo also have Campagnolo Cassette) Wheels ERD: 544cm Spokes Tension/Front Wheel&Rear Wheel not-Driver Side: 100-130kgf Spoke Tension/Rear Wheels Driver Side: 150-180kgf Spoke type: aero alloy Quality Control: All pass EN14781(SGS) Standard Test Warranty: 2 Years Rider Weight Limit: 130kgs Freehub: Poweray R13 Max Tire Widh: 28mm Braking Power Rim Brakes carbon tidak semuanya memiliki peforma pengerima yang sama, untuk mendapatkan peforma pengeriman yang baik biasanya pada bagian brake line menggunakan seperti carbon lebih tebal atau menggunakan bahan lainnya. Dikombinasikan dengan brake shoes dari Swisss Stop https://maugowes.com/blog/Swiss-Stop-Rekomendasi-Untuk-Brake-Pad-Carbon-Rim-Brake-6074bc5f99f33b5ace6df3a9 , kami mendapatkan peforma yang diharapkan, namun ketika hujan, kami dapat belum sebaik dengan brake line berbahan alloy. Riding Peformance Sebelumnya penulis telah menggunakan Novatec Jetfly dan mendapatkan kelebihan, namin di Superteam 50mm Rim Brakes Carbon ini kami mendapatkan lebih. Kami merasakan akselerasi lebih baik ketika menggunakan wheelset ini, tiap kayuhan berasa power yang tertransfer ke putaran roda lebih effisien. Memang kelebihan dari bahan carbon adalah lebih stiff daripada bahan alloy, sehingga transfer power memang lebih efektif dan efisien, ditambah bobotnya yang lebih ringan. Meski lebih stiff namun wheelset karbon juga membuat lebih mudah untuk meredam getaran, kami akan merasakan sensasi sepeda lebih empuk dengan menggunakan wheelset carbon dan tanpa mengurangi peforma. Untuk peforma ketika menajak hanya sedikit perbedaan dengan rim cabon dengan profil rendah, bahkan kami merasakan lebih stiff dengan rim lebar ini. Kekurangan Ketika cuaca luar tidak berangin wheelset ini sangat menyenangkan untuk digunakan, namun hal tersebut sangat berbeda ketika kami mendapatkan angin samping, atau bahkan ketika sedang asyik gowes dipinggir tiba-tiba disalip/dilewati bus atau kendaraan besar lainnya, kami merasakan sensai seolah-olah sepeda bisa berbelok sendiri. Thanks - Yussan.


21 hari yang laluyussan

Daftar dan Harga Wheelset Alloy Dengan BrakeLine Hitam

Wheelset alloy menjadi solusi wheelset ringan tapi dengan harga bersaing, banyak sekali wheelset alloy di pasaran yang beratnya bahkan dibawah 1.5kg untuk sepasang, di opsi tersebut, kadang pembeli juga mencari wheelset alloy dengan brakeline hitam, seperti wheelset carbon. Karena alloy tentu hitam disini adalah hasil cat dan akan kembali ke warna asli (silver) setelah penggunaan dalam jangka waktu tertentu. Shamal Mille Produsen : Campagnolo Berat : 1426 gr Harga : Rp 21.000.000,- Dari produsen Itali, Campagnolo menghadirkan wheelset Campagnolo Shamal Mile, hadir dengan berart total sepasang 1426gr, dan lebar profiling 26mm depan dan 30mm belakang. Hadir dengan USB (Ultra Smooth Bearings), menjaga putaran tetap silent dan smoth dan less maintenance. Paling mencolok dari wheelset ini adalah spokesnya, 16 didepan dan 21 dibelakang, peletakan yang menarik di bagian belakang membuat beda dengan wheelset-wheelset lainnya. Wheelset ini support untuk groupset Shimano, Campagnolo dan SRAM. Fullcrum Zero Nite Produsen : Fullcrum Wheel Berat : 1495 gr Harga : Rp 19.000.000,- Hadir dengan USB (Ultra Smooth Bearings), menjaga putaran tetap silent dan smoth dan less maintenance. Dengan lebar profiling 27mm depan dan 30mm belakang, dan jumlah spokes 16 depan, 21 belakang. Wheelset ini support untuk groupset Shimano, Campagnolo dan SRAM. Rujixu Black Series Produsen : Rujixu Wheel Berat : 1900 gr Harga : Rp 2.300.000,- Jika dana terbatas, dan ringan bukan jadi opsi utama, produsen dari China Rujixu ini bisa menjadi opsi kalian.  Dengan lebar rim 40mm di depan dan belakang memberikan penampakan yang berbeda untuk sepeda kalian. Memang cukup berat, karena berat wheelset ini sepasang hampir 2kg, tapi untuk penampilan seperti tak apa. Wheelset ini hanya support untuk groupset Shimano, jika kamu pengguna SRAM atau Campagnolo, cukup ganti saja housing sprocketnya. Sumber Gambar : https://www.wiggle.co.uk/campagnolo-shamal-mille-alloy-clincher-wheelset https://www.fulcrumwheels.com/en/wheels/road-bike-wheels/racing-zero-nite


5 bulan yang laluyussan

Panduan Mengganti Freehub Sepeda

Mengganti freehub tentu memiliki banyak tujuan, bisa unutk replace dengan spek yang sama bisa karena rusak dan sebagainya, atau untuk opsi upgrade mengganti freehub dengan spesifikasi yang lebih baik. Tapi tentu tidak asal beli freehub dan memasangkan ke wheelset. Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengganti freehub. Jumlah Holes Sama Agar freehub bisa terhubung dengan sempurna dengan spokes dan rimnya maka jumlah holes di freehub seharusnya sama dengan jumlah holes di rims. Jumlah holes penting agar wheelset kamu benar-benar kuat dan bisa dipakai. Karena jika ada satu lubang tak terpakai, maka bisa berbahaya ketika dipakai, dan resiko bermasalah di jalanan akan semakin besar. Ukuran Lubang Spokes Tidak semua wheelset memiliki ukuran spokes yang sama, ada yang kecil ada yang bulat dan lain-lain. Contoh jelasnya kita cek pada wheelset CORIMA “S” 47MM CARBON CLINCHER diatas, makin dikit lubang untuk spokes, maka lebar spokesnya semakin besar, karena agar semakin kuat dengan jumlah spokes yang sedikit. Jika kamu salah untuk membeli freehub dengan lebar lubang yang tidak cocok, ya tidak bisa dipakai, spokes lama tidak bisa terhubung ke freehub, jika kamu ganti spokes dengan ukuran sama untuk freehub, spokes tersebut tidak bisa masuk ke rimsnya. Cara Aman Beli Freehub Disamping beli freehub dengan merek dan spek yang sama dari sebelumnya dan 2 poin penting diatas, cara aman untuk beli freehub adalah bertanya ke toko, apakah freehub alternative untuk wheelset kamu sekarang, sebutkan merek dan serinya. Nah jika penjual, tidak memiliki jawabannya, silahkan kembali ke 2 point diatas. Sumber Gambar : https://www.ambmag.com.au/feature/how-to-service-a-dt-swiss-freehub-444530 https://bikerumor.com/2020/04/30/2020-dt-swiss-240-hubs-set-new-benchmark-for-lighter-stronger-road-mtb-wheels-with-ratchet-exp-internals/ https://capovelo.com/corima-s-47mm-carbon-clincher-wheelset-review/


8 bulan yang laluyussan

Wheelset Alloy Rim Brake dan Brake Line Hitam Murah dari Rujixu

Alasan utama wheelset rim brake alloy brakelinenya tidak di cat karena bagian ini akan sering bergesekan dengan rem, yang mana tentu akan menghilangkan warna catnya. Namun dipasaran ada beberapa wheelset alloy tapi dengan finishing brake line warna hitam, yang terkenal adalah Mile Shammal Mile, tapi harganya belasan juta rupiah ketika postingan ini dibuat. Berikut adalah produk dari Rujixu yang memiliki konsep yang sama. Spesifikasi Seri dari Rujixu ini adalah Rujixu Black Series 40, dan berikut adalah spesifikasi lengkapnya. Berat : total 1.9kg sepasang Bonus : 2 spokes + 1 pasang qr warna hitam bahan alloy spokes : depan 18 lubang, belakang 21 lubang rims profile 40mm Penampakan Depan dan Belakang Bagian Depan Bagian Belakang Freehub Ultralight aluminum carbon fiber shaft 4 sealed straight shot bearings (Front 18 after 21 holes). 8-9-10-11 speed support. Ada beberapa pilihan finishing untuk hubnya, antara lain gold, solver, black, red ketika postingan ini dibuat. Yang menjadi nilai plus adalah spokes yang sudah pipih dan aero.


8 bulan yang laluyussan

Hookless Rims di Sepeda

Sebelum beli ban baru, cek dulu rimsnya, hookless rims atau bukan, karena saat ini ada rims dengan tipe hookless rims yang tentu tidak semua ban sepeda akan support rims jenis ini. Hookless rims adalah sebuah teknologi di rim sepeda, tepatnya berapa berada di bagian sisi dalam rim, hook/pengait digunakan agar ban sepeda bisa menyatu dengan rims. Sekilas Disaat kebanyakan velg sepeda yang menggunakan hook untuk mengunci ban, mari kita melihat berbagai macam teknologi road didunia lain, seperti pada sepeda motor ataupun mobil yang biasa dipakai sehari. Jika kamu mampir ke toko ban motor / mobil, coba perhatikan rims/velgnya, tidak ada hook sama sekali, smooth, itu hookless rims, kenapa seperti itu akan kita bahas di artikel ini. Hookless Rims Sangat Cocok untuk Ban Tubeless Jadi, mari kita bicara tentang hookless. Jika Anda seorang pengendara sepeda gunung yang serius, Anda menjalankan pengaturan tubeless, dan jika Anda menjalankan roda Enve Seri M atau rangkaian roda karbon atau alloy lainnya, rims Anda kemungkinan besar dilengkapi hookless. Pada tahun 2014, Enve meluncurkan Seri M pertama dan seluruh lini roda menampilkan desain tanpa kait, dan sementara merek lain memiliki hookless, peluncuran Seri M mempercepat penerapannya. Alasan untuk hookless ada dua: Performa tubeless yang lebih baik Konstruksi rims yang lebih kuat Beberapa masakah yang sering dialami pengguna tubeless tire adalah sendawa, dimana angin keluar lewat celah antara rim dan ban, seperti pada gambar dibawah ini. Untuk mengatasi masalah ini dan menghilangkan satu variabel masalah, Enve beralih ke desain tanpa kait/hookless pada Seri M untuk memastikan bahwa diameter rims bead seat konsisten dan lebih akurat. Tanpa kait memungkinkan Enve menggunakan perkakas keras mesin untuk membuat diameter hook-beads yang lebih presisi, sedangkan perkakas hook-beads (cetakan) Enve lembut sehingga benar-benar bisa dilepas dari rims dengan mudah.  Dalam waktu singkat lima tahun sejak peluncuran Seri M pertama, teknologi tubeless telah berkembang pesat dan sebagian besar masalah telah ditangani antara antarmuka ban dan rims dalam hal retensi udara dan ban. Namun, di sisi jalan dan kerikil, industri ini masih berkembang untuk menyelesaikan banyak masalah yang sama yang melanda tubeless di sisi sepeda gunung selama bertahun-tahun. Masalah nomor satu adalah retensi ban. Kenapa Hookless Untuk Road / Gravel Dari cerita diatas, kita langsung masalah hurping/sendawa sering dialami oleh sepeda di jalur offroad, terus kenapa ada produk rims dengan hookless?. Inilah 2 jawaban utamanya : Peningkatan efisiensi melalui tahanan gelinding yang lebih rendah (dengan asumsi ban berperforma tinggi) Mengurangi risiko terjepit flat dan sealant mengurangi kemungkinan ban kempes akibat bocor Aerodimanik  Durabillity, karena memungkinkan produsen membuat rims lebih kuat tanpa ada sisi yang dibengkokkan untuk membuat pengait ban. Kesimpulan Singkatnya, hookless adalah untuk pengendara yang ingin menikmati keunggulan kinerja teknologi roda dan ban jalan, kerikil, dan sepeda gunung modern. Meskipun masih banyak kemajuan yang harus dibuat dalam hal produsen ban dan pelek yang bekerja sama untuk memastikan ban aman digunakan dengan pelek tipe hookless, banyak pabrikan ban membuat ban luar biasa yang telah terbukti andal dan aman saat dipasangkan dengan desain Hookless / tanpa kait dari Enve. ditampilkan pada model wheelset Enve SES, Seri G, dan Seri M. References : https://www.enve.com/en/journal/behind-the-product-the-hookless-bead-how-it-works-and-who-theyre-for/


10 bulan yang laluyussan

Impresi CSC Wheelset Dengan Hub Powerway R13 Ceramic Setelah 1000km

Berawal dari keinginan penulis untuk mencari sebuah wheelset carbon rim brakes, yang mana saat itu tertuju ke brand Superteam. Di tengah-tengah pencarian penulis berjumpa dengan brand lain yang bermain diharga yang sama, yakni CSC singkatan dari Carbon Speed Cycle, nah inilah impresi setelah penggunaan kurang lebih 1000km. Packaging Untuk packaging tidak berbeda jauh dengan produk harga sejenis, yakno box karton besar yang langsung muat 2 wheelset tanpa ban luar. Tapi cukup disayangkan tidak ada peredam getaran dari baha sterefoam disini, tapi sudah cukup aman dengan peredam getaran dari karton. Yang istimewa adalah sticker wheelset terpisah dan harus dipasang sendiri, sangat cocok untuk teman-teman yang suka polosan, kelengkapan lain meliputi buku manual, brakepad khusus dan qr. No UCI Certified Untuk spek yang sama dengan Superteam tidka bisa dibilang memiliki harga yang sama sih, untuk CSC ini lebih miring dengan spek yang sama. Superteam lebih memiliki keunggulan karena sudah tersertifikasi UCI sedangkan produk yang sama beli ini belum. Test Specs  Untuk produk yang saya test ini memiliki sepesifikasi sebagai berikut, lebar rims 38mm dan untuk rim brake. Total berat sepasang tanpa ban didapat +- 1.5kg, cukuplah untuk wheelset carbon harga segini.  Tes akselerasi, stiffnessnya dapat, konversi power dari pedal ke putaran roda lebih berasa dan lebih ringan akselerasinya. Tes pengereman, jika diraba dengan tangan bagian brake lanenya cukup licin sih, saya baca dari deskripsi untuk brake lanenya terbuat dari basalt, yang mana lebih aman di kondisi hujan dan lebih tahan panas. Suara khas dari carbon rim brake ketika pengereman saya dapatkan disini seperti suara jet ketika mengerem, cukup pakem untuk speed dibawah 40kpj, tapi ketika diatas itu gunakan teknik pengereman yang lain seperti mendorong pinggul ke belakang untuk mendapatkan hasil pengereman lebih maksimal. Dari sisi frehub cukup spesial disini, saya memilih frehub dari Poweray R13 ceramic. Besar sekali perbedaan yang saya dapat di freehub ini dibanding dari yang saya pakai sebelumnya, yaknik Novatec Jetfly. Saya coba putar dengan power sedikit, putaran roda belakang cukup lancar tanpa effort dari awal unbox hingga sampai titik test ini. Kesimpulan Dari pengetesan dan hasil diatas, penulis cukup puas dengan wheelset ini. Namun ada beberapa hal yang belum ditest penulis, yakni ketika descent atau menuruni bukit ketika hujan dan kondisi ketika memasuki lubang saat kecepatan tinggi, semoga yang saat ini tidak pernah terjadi. Jika kamu ingin tanya hal lainnya seputar wheelset ini, yuk sampaikan di komentar. Sumber Gambar : - https://tokopedia.com  - yussan


setahun yang laluyussan

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Wheelset

Apakah kamu ada rencana untuk beli wheelset, ok silahkan, tapi sebelum beli ada beberapa hal yang kamu perhatikan nih, daripada sudah menggelontorkan beberapa rupiah, tapi eh salah beli dan tak bisa di pasang di sepeda. Disc Brake atau Rim Brake Hal ini sangat penting, jenis rem apakah yang ada disepeda kamu, rim brake ataukah disc brake. Hal paling jelas membeakan antara rim brakes dan disc brake adalah, pada rim brake tersedia brake line di sisi paling luar rim, jika wheelset alloy maka berwarna silver, jika carbon bisa warna hitam atau bahan alloy pula, dan dibagian brakeline ini tidak ada stiker sama sekali agar pengereman bisa lancar. Jika sepeda kamu menggunakan disc brake, ada 2 opsi lagi yakni 6 bolt atau center lock, 2 hal itu adalah cara rotor disc brake terkunci di wheelset. Untuk mengetahuinya gampang banget, lihat saja di rotor sepeda kamu, jika ada 6 baut mengelilingi rotor maka kamu perlu mencari wheelset disc brake six bolts, jika tidak maka kamu mencari wheelset disc brake center lock. Quick Release atau Thru Axle Quick release (QR) atau thru axle (TA) sendiri adalah jenis poros yang menjadi penghubung antara wheelset dan frame sepeda kamu. QR memiliki diameter lebih kecil dari TA dan darinamanya sendiri memungkinkan wheelset mudah dilepas pasang dengan cepat. TA memiliki cara kerja sepertoi baut, yang mana untuk poros ini akan terkunci dengan frame, sehingga untuk melepaskan memerlukan alat khusus, biasanya allen key. Tidak semua TA memiliki ukuran yang sama, ukuran TA sendiri bisa dicek dari panjang dan diameternya. Bahan Wheelset Banyak sekali variasi wheelset dengan amcam bahan, saat ini yang sering ditemui adalah alloy atau fiber carbon, tapi alloy sendiri banyak jenisnya, fiber carbon sendiri juga banyak jenisnya pula, yang mana dari kedua bahan ini memiliki kesamaan, makin mahal maka makin ringan dan makin bagus pula kualitasnya. Lebar dan Tinggi Rims Rims adalah bagian wheelset yang membentuk lingkaran, makin tinggi rim maka kemampuannya untuk memecah angin akan semakin baik, tapi tentu saja makin banyak bahan yang digunakan makin berat pula bobotnya. Jika kamu ingin mencari wheelset dengan rim tinggi, lebih baik langsung carbon saja, karena jika alloy pasti akan sangat berat sekali. Disamping itu, jika kamu membeli rim yang tinggi semisal 50mm (high profile) maka kamu perlu menyampaikan tinggi rim kamu tersebut ke pemiliki toko jika ingin membeli inner tube, karena hal tersebut akan berpengaruh juga untuk tinggi valve. Lebar rims sendiri lebih berpengaruh ke ban, akan cocok, jika lebar rims adalah lebar yang sama dengan lebar ban yang digunakan, tapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan ban yang lebih lebar. Semisal lebar rims adalah 25mm, tapi menggunakan ban luar 28mm, dan itu tidak masalah tergantung dari rimsnya berapa min dan max lebar ban yang disupport. Kesimpulan Nah kurang lebih seperti itulah, poin-poin yang perlu kamu pertimbangkan sebelum beli wheelset, disamping siapin budget dan brand favorit ya. image sources : https://www.rei.com/learn/expert-advice/bike-storage.html


setahun yang laluyussan

Rekomendasi Wheelset Road Bike Alloy Dibawah 6 juta Rupiah Januari 2020

Biasanya hal pertama yang diupgrade setelah membeli sepeda ada wheelsetnya, karena inginmencari yang lebih ringan, loncer, stiff pokoknya alasan apapun untuk menaikan peforma. Pilihan terbaik jatuh ke wheelset dengan bahan fiiber carbon, tapi kita tahu, harganya waw sekali. Solusinya jatuh dengan pada wheelset alloy, tidak sembarang alloy, berikut Mau Gowes merekomendasikan beberapa wheelset alloy ringan dibawah 10 juta rupiah. Novatec Jetfly source : road.cc Novatec terkenal dengan produk wheelsetnya yang murah tapi memiliki peforma tinggi. Novatec jetfly ini memiliki berat 1435g sepasang dengan profiling 32mm. Stiff banget enak untuk sprint dan climbing. Yang menjadi nilai plus adalah sudah support tubeless, dan tersedia tubeless valve dari boxnya. Harga keika postingan ini dibuat adalah Rp 5.000.000. Berikut spesifikasi lengkapnya : type: road racing/training rim type depth: clincher alloy 32mm etrto erd: 622-17 572.1mm rim finishing: black micro peen weight: f:630g r:825g spokes no.: 20/24 j-hook spokes type: stainless double butted spokes front: l:10 x 277 r:10 x 277 spokes rear: l:8 x 268 r:16 x 284 lacing: f:radial r:radial/3x nipple type: black/2 red 14mm dsn alloy eyelets/valve hole: no ø6.2mm hubs: xa561sb, xf562sb hub finishing: black ano. polished axle f/r: al 9x108x100, al 10x140x130 convertible to tubeless: tubeless ready cassette shim/sram/camp: shim. 11 unique 3in1 material of cass.body/compatibility: alloy abg [d2] rim vendor/rim model: rwa32c rim weight: 465g bearing size: f:#689x2 r:#6802x1, #6902x3 hub weight: f:65g r:235g quick release: qr249 parts: 4 spare spokes and nipples Campagnolo Scirocco C17 Sumber : bike24.com Merupakan brand asal Italia yang terkenal dengan part sepedanya yang memiliki nilai seni tinggi, bahkan karya tersebut bisa kita lihat dari wheelsetnya yang harganya cukup murah sekitar 5 jutaan rupiah, mirip dengan Novatec Jetfly diatas. Yang bikin beda adalah desain dari spoke untuk wheelset bagian belakang, beda daripada yang lain. Untuk berat totalnya adalah sekitar 1,916g , waw hampir 2 KG. Untuk spesifikasi lengkapnya adalah sebagai berikut : Type clincher Profile height: 35 mm Width section: 22 mm Rim material: Aluminum Graphic colours: Bright Label Number of spokes:16 spoke with radial configuration on the front, 21 spokes with double spoke lacing pattern on the sprocket set at the rear Exclusive MEGA-G3 spoke lacing pattern Stainless steel aero spokes Novatec Sprint Source : Road.cc Brand yang sama dengan Novatec Jetfly, seri ini lebih mahal 1 juta rupiah, harganya sekitar 6 juta rupiah. Perbedaan besarnya ada di bobotnya yang lebih ringan, sekitar 1355gr dan bisa lebih ringan lagi jika menggunakan qr dari titanium. Disamping itu profiling juga lebih kecil, kemungkinan akan sangat ringan sekali jika digunakan untuk menanjak. Berikut adalah spesifikasi lengkapnya : category: clincher type: road racing/training rim type depth: clincher alloy 32mm etrto erd: 622-17 572.1mm rim finishing: black micro peen weight: f:630g r:825g spokes no.: 20/24 j-hook spokes type: stainless double butted spokes front: l:10 x 277 r:10 x 277 spokes rear: l:8 x 268 r:16 x 284 lacing: f:radial r:radial/3x nipple type: black/2 red 14mm dsn alloy eyelets/valve hole: no ø6.2mm hubs: xa561sb, xf562sb hub finishing: black ano. polished axle f/r: al 9x108x100, al 10x140x130 convertible to tubeless: tubeless ready cassette shim/sram/camp: shim. 11 unique 3in1 material of cass.body/compatibility: alloy abg [d2] rim vendor/rim model: rwa32c rim weight: 465g bearing size: f:#689x2 r:#6802x1, #6902x3 hub weight: f:65g r:235g quick release: qr249 parts: 4 spare spokes and nipples Mavic Aksium Sumber : road.cc Mavic sangat terkenal di dunia persepedaan, juga mengeluarkan wheelset versi murahnya bberbahan alloy, yaknik Mavic Aksium. Dengan harga Rp 3 jutaan kamu bisa mendapatkan sepasang wheelset yang memiliki berat 1880g . Berikut adalah speksifikasi lengkapnya : Size: 700c Material: S600 Aluminium Hole Count: 20 Axle: QR Bearings: Sealed Cartridge bearings Weight (without tyre): Pair: 1880g. Front: 865g. Rear: 1015g Max Weight Supported (including bike): 120kg Untuk saat ini kami baru memiliki 4 daftar saja yang bisa melengkapi judul diatas, jik ada rekomendasi sampai di kolom komentar ya, terimakasih.


2 tahun yang laluyussan

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean