Postingan Dengan Tag "butyl tube"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 1 dari 1 post

Opsi Upgrade Inner Tube Untuk Ban Clincher

Ban Clicher untuk roadbike, saat ini masih banyak penggemar, mulai karena harganya yang lebih murah, mudah untuk perbaiki ketika ada bocor di jalan cukup ganti inner tube. Berikut salah satu opsi upgrade untuk ban clicher, dengan mengganti inner tube, berikut beberapa opsi yang bisa kamu pilih. Butyl Rubber Credit by alibaba.com Butyl rubber adalah opsi inner tube yang paling banyak di temukan untuk sepeda-sepeda yang masih menggunakan ban clicher. Bahkan penulis pernah menggunakan inner tube Kenda, tapi lupa serinya, dengan harga Rp 25.000, bisa tahan sampai lebih 10000km, kebetulan main aman di aspal mulus, jadi belum pernah kena puncture. Opsi inner tube ini memiliki bobot paling berat, untuk sample produk kenda diatas 199gr. Butyl sendiri bisa dibilang memiliki rolling resistance paling tinggi dari pada jenis lainnya. Makin rendah rolling resistance berarti kualitas inner tube makin bagus, rolling resistance tinggi artinya, dengan speed yang sama, butyl innertube memerlukan power paling tinggi, dari jenis-jenis inner tube lain. Latex Tube Credit by vittoria.com Inner tube dengan bobot ringan dan harga cukup murah adalah latex, namun latex ini dikalangan pesepeda memiliki komentar yang buruk di mata pengguna sepeda, yaitu mudah pecah, tapi mungkin karena yang mereka gunakan adalah merek yang kurang terkenal. Kebanyakan latex memiliki warna khas yakni pink dengan finishing matte color, khas warna karet. Ukuran dari inner tube ini, sedikit lebih kecil dari pada butyl, dan tentu lebih ringan, untuk sample produk diatas Vittoria Competition Inner Tube Latex, beratnya 75gram , dan harga yang ditawarkan sekitar Rp 200.000,-. Untuk rolling resistance berada di antara inner tube Butyl dan TPU. TPU (Thermoplastic Polyurethane) Credit by Pirelli.com Opsi terakhir adalah TPU (Thermoplastic Polyurethane), opsi paling ringan, rolling resistance paling rendah, ukuran paling minimalis, dan diinfokan juga bahan TPU lebih lama menahan angin di dalam ban agar tidak cepat kempis Sample produk yang tampilkan di atas dari Pirelli, untuk varian Pirelli Pzero Smartube, beratnya hanya 35g dan ukurannya ringkas. Cocok untuk kamu yang ingin simpan weight dari Butyl sekaligus mengurangi rolling resistance.  Hanya harga yang ditawarkan lebih mahal dari inner tube biasa, untuk Pirelli Pzero Smartube rata-rata Rp 550.000,- di marketplace Indonesia, namun sepadan dengan hasil yang didapat.