MauGowes - Mauu.....

MauGowes Logo
BlogVideosBikesTop CyclistsKamus SepedaApps

Featured:

Post Terbaru

maugowes apps
strava

Strava Image Downloader: Bikin Mudah Download Gambar dari Strava

Beberapa saat kemarin, MauGowes pernah membuat post cara download gambar dari aktifitas Strava alias download foto Strava, yang cukup teknikal. Kini MauGowes hadir dengan fitur baru "Strava Image Downloader", cukup paster URL aktifitas Strava, maka gambar siap di download. Cara Download Gambar Secara Manual Beberapa saat sebelumnya MauGowes membuat postingan berikut Cara Download Gambar dari Aktifitas Strava , yaitu metode download gambar dari aktifitas strava dengan cara manual dan cukup teknikal.  Goal dari fitur baru ini adalah , user tinggal ambil URL aktifitas Strava, paste di input text yang tersedia, klik tombol proses, maka gambar siap di download. Cara Menggunakan Strava Image Downloader Silahkan akses halaman MauGowes Apps di https://maugowes.com/apps , cari aplikasi "Strava Image Downloader", silahkan buka. Opsi lainnya bisa langsung buka URL ini ya untuk langsung ke downloadernya https://maugowes.com/apps/strava-image-downloader .  Disana kamu akan di hadapkan input text dan tombol download. Kemudian silahkan akses halaman aktifitas Strava yang ingin didownload gambar-gambarnya. Untuk sample dari saya adalah gambar diatas. Untuk Catatan: Strava Image Downloader dari MauGowes ini hanya bisa digunakan untuk aktifitas user Strava yang publik . Paste URLnya di tempat yang tersedia, klik "Process Download", dan tunggu MauGowes memprosesnya.  Jika sukses, maka kamu akan mendapatkan tampilan seperti dibawah. Sisanya tinggal klik download gambar sesuai dengan size yang diinginkan. Untuk catatan berikutnya, MauGowes belum bisa deteksi size gambar yang tersedia, sehingga menyiapkan semua opsi size untuk di download, ada kemungkinan sukses dan error/notfound. Selamat mencoba ya.

3 hari yang lalu

119 views

shimano
spd
CL-MT001: Setelah 30 Tahun Akhirnya Shimano Rilis Cleat SPD Baru

Yups sudah kurang lebih 30 tahun sejak Shimano merilis SPD cleat pertama mereka SM-SH51, dan sejak saat itu, Shimano hampir tidak pernah menyentuh desain fisik cleat untuk penggunaan MTB/Trail umum. Evolusi Cleat SPD Shimano  Sebelum lebih jauh dengan CL-MT001 mari kita cek terlebih dahulu evolusi dari cleat SPD shimano. Dominasi SM-SH51: Cleat standar SM-SH51 dirilis sekitar awal tahun 90-an (35 tahun yang lalu). Sejak saat itu, Shimano hampir tidak pernah menyentuh desain fisik cleat untuk penggunaan MTB/Trail umum. Evolusi Terakhir (SM-SH56): Pembaruan terakhir yang signifikan adalah seri SM-SH56 (multi-release) yang muncul sekitar tahun 2000-an awal (sekitar 25 tahun lalu). Hadirnya CL-MT001: Cleat baru ini bukan sekadar stok lama yang diberi nama baru, tapi benar-benar part number baru yang dirancang untuk tren Enduro dan Trail modern yang butuh keseimbangan antara kemudahan melepas kaki dan kenyamanan saat berjalan kaki. CL-MT001 Lebih Slim Lebih Nyaman Untuk Jalan Kaki Source shimano.com Secara umum Cleat SPD CL-MT001 sangat cocok jika ditujukan untuk pemula. Fitur seperti bisa dilepas dari berbagai sisi, memudahkan untuk melepas cleat ini ketika terpasang di pedal. Serta keunggulan utamanya adalah cleat ini lebih slim dari varian-varian sebelumnya, yang artinya ketinggian dengan outsole sepatu bisa sama bahkan di bawahnya, memudahkan untuk jalan kaki. Cleat CL-MT001 tentu memiliki semua kelebihan dari cleat SPD pendahulunya, dan kekurangan yang telah di perbaiki, dan masih sangat compatible dengan semua pedal SPD yang saat ini ada dipasaran. Selengkapnya: https://ride.shimano.com/products/cl-mt001 

4 hari yang lalu

105 views

vittoria
vittoria corsa red
Vittoria Corsa Pro Red: Kini Makin Menyala Dengan Warna Merah di Ban Sepeda Kamu

Vittoria baru saja merilis varian bari dari Vittoria Corsa Pro, yakni ban peformance untuk roadbike, yaitu Vittoria Corsa Pro Red, yups ada warna merah untuk menggantikan warna ori di tanwallnya. Vittoria Corsa PRO Red Vittoria sendiri klaim Vittoria Corsa PRO adalah "Ban tubeless ready jalan raya paling sukses yang pernah dibuat", dan kini hadir dalam varian Merah Spanyol. Masih dengan fitur yang sama dengan varian Vittoria Corsa PRO sebelumnya. Race formula, kombinasi Graphene dan Silica TPI Cotton Racing Bead Shield, extra layer untuk protection Anti puncture belt Dengan ciri khas alur Vittoria Corsa Pro yang bergaris-garis, dan keunggulannya adalah pisa di pasang bolak balik, depan dan belakang sama, alur seperti ini sangat mudah megalirkan udara air, dan bisa belok dengan kencang dengan lebih percaya diri. Ketika Vittoria Corsa PRO Red Dipasang Di Sepeda Source: vittoria.com Tentu kita penasaran gimana jadinya jika Vittoria Corsa PRO Red ini dipasang di sepeda. Gambar diatas adalah Cervelo S5 dari tim Grand Tour, dengen warna frame merah dan rims tebal 57, sangat epik di kombinasikan dengan Vittoria Corsa PRO Red ini. Di website resminya, ban baru ini di bandrol dengan harga Euro 95.95 atau dalam Rupiah kurang lebih Rp 1.950.000,- , kita tunggu saja hardir di Indonesia dan cek berapa harga resminya. Selengkapnya: https://int.vittoria.com/products/corsa-pro-red 

6 hari yang lalu

156 views

gravel bike
xc bike
Pinarello Grevil MX: Hasil Perkawinan antara Gravel dan XC

Pinarello baru saja meluncur sepeda terbaru mereka, dengan konsep yang sangat menarik yakni perpaduan gravel dan xc, dan sudah full internal router. Ini adalah Pinarello Grevil MX. The Best View dari 2 Alam Source pinarello.com Dengan kombinasi drop handlebar khas gravel dan geometry frame xc, ini adalah sepeda yang menggambarkan sepeda untuk 2 alam.  Bukannya hanya itu ada beberapa main feature dari Pinarello Grevil MX ini yang patut di perhatikan untuk kamu yang ingin kencang di jalanan gravel. Bottom Bracket Area Yang Unik Source pinarello.com Frame ini memberikan kekakuan ekstrem pada segitiga belakang dan bottom bracket, berkat bearing dan pivot point yang berukuran besar untuk segitiga belakang. Hal ini membuat power kamu tertransfer dengan baik kesepeda ini untuk menghasilkan kecepatan yang maksimal. Frame Asimetris Source pinarello.com Segitiga belakang menggunakan desain asimetris yang dipatenkan dengan sisi kiri yang diperkuat, memungkinkan sepeda untuk menyeimbangkan gaya yang lebih tinggi yang diterapkan pada sisi berlawanan dari sistem penggerak (drivetrain). Ini menghasilkan transfer energi yang lebih seimbang, peningkatan kecepatan, dan traksi. Asimetri juga telah dimaksimalkan di area lain dari rangka, dengan rantai dan seatstay jok mendorong konsep ini ke tingkat berikutnya untuk menahan akselerasi kuat yang dihasilkan dalam balapan lintas alam tim elit. TiCR Source pinarello.com Sistem pengaturan kabel internal tercanggih di seluruh industri sepeda (TiCR). Sistem ini memungkinkan pemasangan groupset wireless untuk menyembunyikan kabel sepenuhnya di dalam frameset dan handlebar terintegrasi untuk meningkatkan performa aerodinamis dan perlindungan kabel. Selengkapnya silahkan cek di https://pinarello.com/global/en/bikes/gravel/competition/grevil-mx#bikes_anchor 

10 hari yang lalu

120 views

udh
sram
SRAM UDH (Universal Derailleur Hanger): Satu RD Hanger Bisa Untuk Semua Frame dan Semua Jenis RD

Teknologi sepeda terus berkembang pesat, terutama di bagian drivetrain yang sering jadi pusat perhatian. Salah satu inovasi yang lagi ramai dibicarakan adalah SRAM UDH (Universal Derailleur Hanger). Kalau kamu sering gowes di jalanan antah berantah, mungkin pernah mengalami masalah hanger derailleur bengkok atau rusak setelah jatuh. Nah, UDH hadir untuk menyelesaikan itu semua. Dalam artikel panjang ini, kita akan bahas secara mendalam mulai dari awal mula UDH, frame dan groupset yang support, sampai kompatibilitas dengan merek seperti Shimano dan Campagnolo. Yuk, simak biar kamu bisa upgrade sepeda dengan lebih smart! Apa itu SRAM UDH dan Mengapa Penting? Image credit SRAM.com Sebelum masuk ke detail, mari kita pahami dulu apa itu UDH. Singkatnya, UDH adalah standar hanger derailleur belakang yang dirancang oleh SRAM untuk menyatukan berbagai desain hanger yang sebelumnya beragam dan proprietory (khusus per frame). Hanger ini berfungsi sebagai "pengorbanan" yang melindungi derailleur dan frame saat ada benturan. Yang unik, UDH bisa berputar ke belakang saat terkena impact besar, sehingga derailleur terhindar dari kerusakan parah. Di Indonesia, di mana jalanan sering campur antara aspal mulus dan gravel kasar, UDH ini bisa jadi game-changer. Bayangkan, gak perlu lagi cari hanger khusus yang langka dan mahal di toko sepeda lokal. Cukup beli UDH standar yang tersedia di mana-mana, harga sekitar Rp 500.000–1 juta, dan pasang langsung. Plus, UDH membuka jalan buat teknologi Full Mount, di mana derailleur dipasang langsung ke frame tanpa hanger, bikin shifting lebih presisi dan kuat. Berikut adalah diagram sederhana UDH agar lebih gampang visualisasinya: Image credit nsmb.com Awal Mula SRAM UDH: Dari Masalah Hanger Ribuan Jenis ke Solusi Universal Cerita UDH dimulai dari masalah klasik di dunia cycling. Sejak dulu, hanger derailleur adalah bagian yang mudah rusak—dia seperti "bodyguard" yang sengaja dirancang lemah agar rusak duluan daripada derailleur atau frame. Tapi, masalahnya: ada ribuan jenis hanger di pasaran! Setiap brand frame punya desain sendiri, bikin susah cari pengganti. Pernah coba beli hanger online? Bisa-bisa salah ukuran atau model, apalagi kalau frame kamu langka. SRAM melihat peluang ini dan memperkenalkan UDH pada tahun 2019, awalnya untuk sepeda gunung (MTB). Tujuannya sederhana: standarisasi hanger agar mudah diganti, murah, dan kompatibel lintas brand. Ide ini seperti "Trojan horse" yang ramah—SRAM kasih lisensi terbuka ke semua produsen frame, sehingga adopsi cepat banget. Hanya dalam beberapa tahun, ratusan model MTB sudah pakai UDH. Tahun 2021, SRAM dapat paten untuk desain direct mount derailleur, yang ternyata jadi fondasi buat UDH berkembang. Kemudian pada 2023, lahir teknologi Full Mount, di mana derailleur seperti Eagle Transmission atau RED XPLR AXS bisa dipasang langsung ke frame via interface UDH. Ini bikin koneksi lebih kuat, shifting lancar bahkan di bawah beban berat, dan hilangkan risiko hanger patah. Awalnya fokus MTB, tapi di 2024–2026, UDH mulai merambah roadbike dan gravel. Brand seperti Trek, Giant, dan Canyon ikut adopsi, karena UDH backward compatible, artinya bisa pakai derailleur lama dengan hanger UDH. Di Indonesia, ini bagus banget buat rider yang suka mix-match komponen, tanpa takut incompatibility. Cara Kerja SRAM UDH: Lebih dari Sekadar Hanger Biasa Image credit rearmechhanger.com UDH bukan hanger sembarangan. Desainnya punya diameter lebih besar untuk kestabilan, dan bisa berotasi mundur saat terbentur batu atau ranting. Ini lindungi derailleur dari damage, terutama di rute off-road. Buat roadbike, manfaatnya di shifting yang lebih akurat dan tahan lama. Untuk Full Mount, hanger dilepas, dan derailleur "clamp" langsung ke frame. Hasilnya? Koneksi super kuat, kurangi variasi antar frame, dan shifting mulus meski di tanjakan curam. Tapi ingat, Full Mount hanya work di frame yang desainnya support UDH. Frame yang Support SRAM UDH di 2026 Credit by purpledshub.com Di 2026, hampir semua frame modern MTB support UDH, dan road/gravel mulai ikut. SRAM punya tool "Bike Finder" buat cek kompatibilitas—cukup masukin model, langsung tahu. Beberapa contoh frame populer: MTB: Trek Fuel EX, Scott Scale RC, Canyon Neuron, Specialized (banyak model), Giant, Yeti SB135, Starling Cycles. Road/Gravel: Trek Checkpoint SL/ALR, Madone Gen 8, Giant Revolt, State Bicycle Co Ti All Road, Fairlight (dengan modular dropout), Moots, OPEN Cycle UP/UPPER, Van Rysel RCR. Lainnya: Banyak custom framebuilder seperti Paragon Machine Works tawarin UDH option. Di Indonesia, frame seperti Polygon atau lokal custom bisa di-upgrade kalau desainnya allow. Kalau beli frame baru, pastiin UDH-compatible biar future-proof. Groupset yang Support SRAM UDH UDH adalah "jalan masuk" buat groupset SRAM terbaru. Groupset yang fully support (terutama Full Mount): SRAM Eagle Transmission (MTB, groupset lengkap dari crank sampai cassette). SRAM RED XPLR AXS (gravel/road, 13-speed, cassette 10-46t). SRAM Force XPLR AXS dan Rival XPLR AXS (versi gravel, wider crank untuk MTB/road mix). SRAM Apex (entry-level, bisa 1x atau 2x). Groupset lama SRAM juga compatible via hanger UDH, tapi buat Full Mount, harus frame UDH. Apakah Shimano Support SRAM UDH? Ya, Shimano compatible dengan UDH! Kamu bisa pasang derailleur Shimano (seperti GRX atau Shadow-style) di frame UDH menggunakan hanger standar. Buat Shimano Direct Mount (yang tanpa B-Link), ada adapter khusus dari Wheels Manufacturing yang bikin compatible tanpa perlu link tambahan. Shimano belum punya groupset khusus UDH seperti SRAM, tapi frame UDH bisa pakai groupset Shimano full tanpa masalah. Ini bagus buat rider Indonesia yang suka campur Shimano dengan frame modern. Catatan: Kalau pakai Full Mount SRAM, gak bisa ganti ke Shimano langsung—harus pakai hanger. Apakah Campagnolo Support SRAM UDH? Sama seperti Shimano, Campagnolo juga support UDH untuk derailleur standar (non-Full Mount). Brand seperti OPEN Cycle bilang frame UDH mereka bisa pakai Campagnolo (misal Ekar) dengan hanger UDH. Buat Direct Mount Campagnolo, mungkin perlu adapter mirip Shimano, tapi secara umum compatible. Campagnolo belum adopsi Full Mount seperti SRAM, jadi lebih ke backward compatibility. Kalau kamu fans Campy, UDH gak jadi penghalang Keuntungan UDH dan Masa Depan di Dunia Cycling Keuntungan utama: Mudah ganti hanger, shifting lebih baik, tahan banting, dan future-proof buat upgrade groupset. Di 2026, UDH diprediksi jadi standar universal, bahkan di roadbike, banyak brand bilang "all new road bikes" akan pakai UDH. Kita tunggu saja pergerakan dunia sepeda kedepannya. Referensi: https://www.sram.com/en/sram/mountain/products/udh 

13 hari yang lalu

215 views

camp
uci approve
Camp SR3 Si: Gebrakan Roadbike Alloy UCI Approved yang "Legit", 8 Juta Saja Sudah Dapat

Pasar sepeda balap Indonesia kembali dikejutkan dengan kehadiran Camp SR3 SI. Di saat brand lain berlomba-lomba di segmen carbon, Camp justru menghadirkan sepeda berbahan Alloy yang sudah mengantongi sertifikasi UCI Approved dan menggunakan sistem Full Internal Cable Routing.Apa saja keunggulan dan kekurangannya? Mari kita bedah secara teknis. Membedah Arti Nama: SR3 dan SI Source Image Instagram @campbikeid Sepeda ini serinya dalah Camp SR3 SI, Nama dalam sebuah seri sepeda biasanya mewakili identitas teknisnya: SR3: Merupakan kode seri Road Performance dari Camp. Angka "3" biasanya menunjukkan tier atau level spesifikasi di dalam ekosistem Camp. SI: Berbeda dengan anggapan umum, kode SI pada seri SR3 kali ini bukanlah singkatan dari System Integration, melainkan Special Indonesia. Maknanya: Ini adalah batch produksi atau varian khusus yang dirancang dan dirilis hanya untuk pasar Indonesia. Yang artinya untuk sepeda-sepeda yang di eksport oleh Camp tidak akan ada embel-embel SInya. Camp nampaknya melihat potensi besar di komunitas balap kita, sehingga mereka memberikan spesifikasi dan penamaan khusus yang mungkin tidak ditemukan di negara lain. Sertifikasi UCI Approved: Siap Balap! Salah satu nilai jual utama dari Camp SR3 SI adalah adanya logo UCI Approved. Source Image Instagram @campbikeid Standar Dunia: Artinya, geometri dan desain frame ini sudah lolos uji standar Union Cycliste Internationale (UCI). Legalitas: Bagi kamu yang ingin terjun ke ajang balap resmi (nasional maupun internasional), sepeda ini sudah sah dan legal digunakan. Mendapatkan sertifikat UCI untuk frame berbahan alloy dengan harga terjangkau adalah pencapaian yang luar biasa dari Camp. Material Alloy 6061, Full Internal Cable & Sambungan Sangat Smooth Seperti Frame Carbon Meskipun berbahan aluminium, tampilannya sangat jauh dari kesan "sepeda murah": Alloy 6061: Menggunakan material aluminium seri 6061 yang terkenal kuat namun tetap ringan. Full Internal Routing: Walaupun arti "SI" adalah Special Indonesia, secara teknis sepeda ini tetap mengadopsi sistem integrasi kabel penuh. Tidak ada kabel yang melintang di luar, memberikan estetika yang sangat bersih dan aerodinamis mirip sepeda karbon kelas atas. Smooth Welding: Sambungan las yang sangat halus membuat banyak orang sering terkecoh dan mengira ini adalah frame karbon. Spesifikasi dan Harga Camp SR3 SI Seri: Camp SR3 SI (Special Indonesia) Frame: Alloy 6061 Lightweight - UCI Approved Fork: Carbon Kabel: Full Internal Cable Routing Groupset: Sensah Empire (Varian Lokal) Harga Estimasi: Rp 8.000.000 - Rp 9.000.000 Pilihan Warna Camp SR3 SI Hal seri lainnya adalah, Camp menyediakan banyak opsi warna untuk Camp SR3 SI ini, silahkan pilih antara : White Beige Yellow  Pink  Red Black Kesimpulan MauGowes Hadirnya Camp SR3 SI (Special Indonesia) membuktikan bahwa pabrikan besar mulai memberikan perhatian lebih kepada kebutuhan spesifik pasar Indonesia. Dengan harga di bawah 10 juta, kamu sudah mendapatkan frame UCI Approved dengan tampilan super rapi. Ini adalah pilihan paling "legit" bagi pemula yang serius ingin menekuni hobi road bike. Postingan seputar Camp SR3 SI ini bisa di Instagram Camp Indonesia https://www.instagram.com/p/DTehSRWCVjY/?hl=en 

14 hari yang lalu

206 views

safa brian
road bike descending
Menikmati Descending Dengan Sepeda Bersama Safa Brian

Safa Brian adalah cyclist dari United States yang membuat konten bersepeda, terutama di jalur-jalur descending yang teknikal. Beliau descending dengan speed tinggi menggunakan sepedanya, dan tentu descending dengan teknik agar aman sampai tujuan. Contoh Video Descending Safa Brian Gambar diatas diambil dari adegan video terpopuler Safa Brian ketika postingan ini dibuat, bisa cek di https://www.youtube.com/watch?v=ho_lrPU7dPU&t=255s . Model pengambilan gambar dari Safa Brian adalah video POV (Point of View), bisa terpasang di chestmoutn, headmount, atau dari videografer di belakangnya yang menggunakan motor. Kualitas video yang diambil Safa Brian tidak perlu di ragukan lagi, motion blur dan bahkan beberapa video tersedia hingga 2k. Rute yang biasa diambil videonya oleh Safa Brian adalah rute descending / turunan, beliau sepertinya memang focus untuk membuat Cycling POV untuk descending, lebih tepatnya technical descending, karena melaju dengan kecepatan tinggi. Tersedia pula telemetri di video, agar kita tahu, seberapa step kemiringan jalan, speed, power yang digunakan, rute, serta beragam data sepeda lainnya. Bukan Hanya Descending di Road, Tapi Juga Gravel dan MTB Safa Brian bukan hanya membuat video Cycling Descending dengan Road Bike, beliau juga upload aktifitas descending lainnya, mulai dari Gravel Bike hingga MTB, dari solo ride hingga group ride. Safa Brian Descending dengan Roadbike Safa Brian Descending with Road Bike Selain descending di rute-rute USA, Safa Brian juga melakukan touring ke beberapa negara lain, untuk merasakan sensasi descending di beberapa rute tanjakan terkenal di dunia. Safa Brian Descending on Gravel Bike Safa Brian with Gravel Bike Sebagai negara asal lahir Gravel Bike, tentu genre sepeda ini tidak dilewatkan Safa Brian, mulai dari rute yang benar-benar Gravel, alias jalanan country road di USA, hingga gravel yang teknika, single road ala route MTB. Safa Brian Downhill Safa Brian Downhill Hingga MTB, jenis sepeda yang digunakan Safa Brian, mulai dari cross countrym, hard trail hingga all mountain, gambar di atas adalah ketika Safa Brian sedang Downhill. Safa Brian Social Media  Jika tertarik dengan konten-konten Safa Brian diatas, kamu bisa cek beberapa social medianya , semua link jadi satu di Follooow https://follooow.com/influencers/safa-brian-62df263378419179983a1d9b 

3 tahun yang lalu

929 views

Video Pilihan

Sepeda terbaru

Polygon Strattos C9 AXS
Roadbike
Polygon Strattos C9 AXS

Rp 60.000.000

342 views

Polygon Strattos C8 Di2
Roadbike
Polygon Strattos C8 Di2

Rp 45.000.000

205 views

Polygon Strattos C7 Di2
Roadbike
Polygon Strattos C7 Di2

Rp 40.000.000

192 views

Element FRC 50 CRD
Roadbike
Element FRC 50 CRD

Rp 7.200.000

136 views

Polygon Tambora G8X 2023
Gravel
Polygon Tambora G8X 2023

Rp 41.000.000

2.22K views

Polygon Tambora G7 2023
Gravel
Polygon Tambora G7 2023

Rp 33.000.000

2.17K views

Top Cyclists

Luke Trace Velo
Luke Trace Velo

🇬🇧

Top Cyclist

Marika Nurmagita
Marika Nurmagita

🇮🇩

Top Cyclist

Manon Lloyd
Manon Lloyd

🇬🇧

Top Cyclist

Jeffrey Hoogland
Jeffrey Hoogland

🇳🇱

Top Cyclist

Jessica Jungwon Park
Jessica Jungwon Park

🇰🇷

Top Cyclist

Nadezhda Pavlova
Nadezhda Pavlova

🇪🇸

Top Cyclist

Jennifer Paras PT
Jennifer Paras PT

🇺🇸

Top Cyclist

Isabel King
Isabel King

🇺🇸

Top Cyclist

M Heego
M Heego

🇰🇷

Top Cyclist



MauGowes Logo

MauGowes - Adalah platform online yang dibuat untuk kamu para pecinta sepeda. Disini kamu bisa dapat konten menarik dan sekalian belanja pula.

© 2026 MauGowes - All Right Reserved

Powered by Y&A Studio

Socials

YoutubeTelegramInstagramTwitterFacebookTokopediaShopee