Postingan Dengan Tag "gravel bike"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 5 dari 5 post

Opsi Frame Gravel Bike dari Tsunami Bicycle

Tsunami Bicycle terkenal dengan produk framenya yang cassic, terbuat dari steel / chromoly, dan harga yang terjangkau. Dari postignan instagramnya di @tsunamibikes kebanyakan sepeda yang di posting adalah fixed gear, namun jangan salah Tsunami Bikes hadir dengan seri frame Tsunami Seaboardnya, tersedia gravel bike juga, berikut opsinya. Tsunami Seaboard CX 1 Untuk saat ini frame Tsunami Seaboard CX01 menjadi pakling classic dari kategori gravel bike untuk line produk Tsunami. Desain tube yang kecil baik di toptube dan downtube, dan hero colornya adalah finishing Ti polish yang mengkilap.  Frame ini cocok untuk kamu yang ingin tampilan classic yang benar-benar full. Tidakakan cocok untuk beberapa caliper rem hydrolic dari grx atau lainnya yang menggunakan flat mount, karena frame ini hanya support post mount, namun bisa di akali dengan memasang kaliper. Berat frame total plus fork 2.150g + 850g dan support sampai 40mm tire. Hadir dengan harga USD 439 alias Rp 6,863,852. Spesifikasi Tsunami Seaboard CX01: Frame: Material: heat-treated, triple-butted SEABOARD chromoly steel tubing – tig welded ultra-light forged and machined straight headtube Headset included. 135mm axle spacing. Welded stainless-steel derailleur hanger 27.2mm seat tube with alloy seat collar Front derailleur clamp size: 28.6mm (max torque setting: 2.5nm) Bottom bracket: 68mm – english threaded Accommodate 1x or 2x chainrings Crankset min/max ring size – single: 36 to 50t / double: 46/31t to 53/39t External brake cable routing Bottle mounts: 2 Fork: Chromely steel lugged disc road fork included. 1-1/8´´ straight steerer with integrated 45-degree crown race 100mm axle spacing Steerer length: 300mm Axle-crown: 371mm Rake/offset: 46mm Tire compatibility: Wheel and tire compatibility: 700 x 40c tire clearance (depending on tire/rim manufacturer) Frame max spacing: 43mm Fork max spacing: 43mm Brake compatibility: Post-mount brakes front and rear: 160/180mm ( Adaptors need separately) Details: Frame weight: 2,150g (size 50 – w/o thru-axle) Fork weight: 850g (uncut steerer – w/o thru-axle) Link Produk https://tsunamibicycle.com/product/2019-ck01-touring-frameset/  Tsunami Seaboard GR02 Seri GR02 ini bisa dibilang seri paling populer di pasaran, dan mudah di temukan di marketplace Indonesia, meski kebanyakan hanya tersedia satu warna gold. Salah satu alasan populer karena bahannya alloy yang tetap kuat tapi lebih ringan dari chromoly, serta desainnya yang lebih unik, karena sebagia besar frame moderen saat ini menggunakan desain dropped seat stay. Disamping itu forknya juga sudah full carbon, selain ringan juga lebih enak meredam getaran. Hadir dengan material alloy dan frame full carbon, berat total sepeda ini adalah 2.1kg, yap masih berat tapi masih untuk sepeda gravel yang memang lebih banyak di tanah dan bukan untuk speed di jalan raya. dan sudah flat mount untuk kaliper disc brakenya, sehingga mudah untuk memasang groupset moderen di frame ini. Berikut spesifikasi lengkap dari Tsunami Seaboard GR02. Spesifikasi Tsunami Seaboard GR02 Frame: Material:  6061 aluminum alloy (All cable inner routing ). Ultra-light forged and machined tappered headtub Headset included (integrated 41.8MM/52MM ) 142mm spacing (12mm alloy thru-axle included Replaceable stainless-steel derailleur hanger 27.2mm seat tube with integrated seat collar Front derailleur clamp size: 28.6mm (max torque setting: 2.5nm) Bottom bracket: 68mm – english threaded Accommodate 1x or 2x chainrings Crankset min/max ring size – single: 36 to 50t / double: 46/31t to 53/39t Internal brake cable routing bottle mounts: 3 Fork: GR02 carbon fiber disc gravel fork included 1-1/8´´ tapered steerer with integrated 45-degree crown race 100mm spacing (12mm alloy thru-axle included) steerer length: 300mm axle-crown: 371mm rake/offset: 46mm Tire compatibility: wheel and tire compatibility: Up to 700 x 50c tire clearance (depending on tire/rim manufacturer) Brake compatibility: flat-mount brakes  Front : 160mm  / 180mm max ( adaptors with caliper separately) flat-mount brakes  Rear : 140mm without adaptor  / 160mm /180mm max ( Need adaptor separately) frame flat-mount bracket height: 10mm Details : frame weight: 1644g (size 50 – w/o thru-axle) fork weight: 507g (uncut steerer – w/o thru-axle) Link sumber https://tsunamibicycle.com/product/gr02-gravel-frameset-alu-alloy-disc-brake-deep-grey/  Tsunami Seaboard CX05 Dengan konsep sama seperti kakaknya Tsunami Seaboard CX01, yakni dengan bahan dari chromoly. Untuk CX05 ini menggunakan bahan chromoly yang sama dengan desain classic tubing kecil, tapi dengan fork yang sudah full carbon. Dan terlihat juga masih menggunakan caliper postmount, sepertinya jika ingin pasang GRX disini, kamu perlu beli adapter postmount to flatmount. Berat totalnya adalah 2300gram, bisa lebih ringan setelah steerer tube kamu potong. Berikut spesifikasi lengkapnya. Spesifikasi Lengkap Tsunami Seaboard CX05 Frame: material: heat-treated, triple-butted SEABOARD steel tubing – tig welded ultra-light forged Φ44mm downtube and machined straight headtube Headset included (41.8MM/51MM ) 142mm spacing (12mm alloy thru-axle included) Replaceable stainless-steel derailleur hanger 27.2mm seat tube with integrated seat collar front derailleur clamp size: 28.6mm (max torque setting: 2.5nm) bottom bracket: 68mm – english threaded Accommodate 1x or 2x chainrings Crankset min/max ring size – single: 36 to 50t / double: 46/31t to 53/39t Internal brake and shifter cable routing bottle mounts: 2 Fork: CX05 carbon disc gravel fork included 1-1/8´´ straight steerer with integrated 45-degree crown race 100mm spacing (12mm alloy thru-axle included) steerer length: 300mm axle-crown: 371mm rake/offset: 46mm Tire compatibility: wheel and tire compatibility: 700 x 43c tire clearance (depending on tire/rim manufacturer) Brake compatibility: Post-mount brakes front and rear: 140mm (160mm max – adaptors available separately) Details: frame weight: 2020g (size 50 – w/o thru-axle) fork weight: 377g (uncut steerer – w/o thru-axle) Link sumber https://tsunamibicycle.com/product/ck05-tig-frameset-steel-gravel-bike-disc-break/  Tsuname Seaboard CX07 Tsunami Seaboard CX-07 hadir dengan desain dan geometri mirip dengan Tsunami CX-05 hanya saja untuk mounting caliper brakenya sudah support flat mount, sehingga cocok sekali untuk yang kamu yang ingin menggunakan Shimano GRX full atau opsi caliper modern lain yang sudah flat mount. Berikut Spesifikasi Lengkap dari Tsunami Seboard CX07 Frame: material: heat-treated, triple-butted SEABOARD steel tubing – tig welded ultra-light forged Φ50mm downtube and machined straight headtube Extenal Headset included (41.8MM/51MM ) 142mm spacing (12mm alloy thru-axle included) Replaceable stainless-steel derailleur hanger 27.2mm seat tube with integrated seat collar front derailleur clamp size: 28.6mm (max torque setting: 2.5nm) bottom bracket: 68mm – english threaded Accommodate 1x or 2x chainrings Crankset min/max ring size – single: 36 to 50t / double: 46/31t to 53/39t Internal brake and shifter cable routing bottle mounts: 2 Fork: CX07 carbon disc gravel fork included 1-1/8´´ straight steerer with integrated 45-degree crown race 100mm spacing (12mm alloy thru-axle included) steerer length: 300mm axle-crown: 371mm rake/offset: 46mm Tire compatibility: wheel and tire compatibility: 700 x 43c tire clearance (depending on tire/rim manufacturer) Brake compatibility: flat-mount brakes front and rear: 140mm (160mm max – adaptors available separately) frame flat-mount bracket height: 10mm Details: frame weight: 2020g (size 50 – w/o thru-axle) fork weight:477g (uncut steerer – w/o thru-axle)

sebulan yang laluyussan . 166 views

Varian dari Shimano GRX Groupset Untuk Gravel dan Cyclocross Bike

Secara umum hingga awal tahun 2023 ini, Shimano memiliki 3 varian groupset yang di bagi berdasarkan jumlah speed sprocketnya, yakni mekanikal 10 dan 11 speed dan Di2 11 speed. Dan ketiganya bisa dikombinasikan akan menggunakan opsi 1x atau 2x dan crankset yang bisa saling tukar. Shimano GRX 10 Speed Mechanical 10 Speed GRX ini memiliki level yang sama dengan Shimano Tiagra yang sama-sama 10 speed, dan memungkinkan kamu untuk berbagi part dengan Shimano Tiagra, mulai dari fd, rd dan chain. Namun disarankan RD tetap menggunakan GRX karena ada sistem locking dari rd armnya. Untuk crankset kamu juga bisa bertukar dengan yang 11 speed, baik itu untuk yang single chainring ataupun double. Hanya saja kami cek dari web resmi Shimano GRX, tidak menyediakan opsi untuk 1 x 10 speed, tapi tidak masalah, tidak usah pasang aja untuk fdnya. Source: https://bike.shimano.com/en-EU/product/component/grx-10-speed.html Shimano GRX 11 Speed Mechanical Hingga postingan ini dibuat, opsi 11 speed adalah yang paling tinggi dari GRX saat ini. Berbeda dengan varian groupset MTBnya yang sudah ada 12 speed. Beberapa part yang bisa bertukar dengan seri 10 speed antara lain crankset, fd, hingga caliper rem. Shimano menyediakan opsi 1x untuk kami yang tidak ingin memasang FD, cocok untuk menambah clarance sekaligus mengurangi beban. Disamping itu di bagian brake lever kita lihat ada tambahan brake lever yang bukan di hood, mirip punya MTB. Tentu brake lever jenis ini tidak terbatas di 11 speed saja, kamu bisa pakai juga di versi 10 speed. Shimano GRX 11 Speed Di2 Adalah varian tertinggi GRX saat ini ketika postingan ini dibuat. 11 Speed Di2. Setup Di2 bisa membantu membuat shifting lebih presisi, lebih ringan dan membuat sepeda lebih clean meskipun bukan yang full internal routing. Beberapa part yang bisa bertukar dengan seri 11tentunya selain rd, fd dan brifternya. Nah karena ada kesamaan beberapa parts dengan GRX 11 Speed yang mechanical, jadi disini kami pasang untuk part Di2nya saja ya.

23 hari yang laluyussan . 81 views

Inspirasi Repaint Mosso 730 GVL Agar Terlihat Keren dan Beda

Saat postingan ini dibuat, MOSSO memiliki 2 varian frame gravel bike, yakni MOSSO 730 GVL dan MOSSO 790 GVl, dari desain dan gemotri keduanya memang terlihat mirip, hanya beda berat dan sedikit geometri yang berubah. Disamping itu dari warna kedua seri ini memiliki warna utama yang sama yakni hitam, dengan sedikit corak warna untuk membedakan. Opsi lain agar frame gravel MOSSO lebih terlihat berbeda unik dan keren repaint, berikut ada beberapa hasil repaint dari teman - teman pemilik MOSSO 730 GVL, semoga menginspirasi. Metalic Orange Sumber Facebook Raden Prabowo Yoga Pratama. Warna orange metalic terlihat ceria dan opsi warna ini warna yang jarang di temui di gravel bike. Source: https://www.facebook.com/groups/260107147993705/posts/880941002576980/  Metalic Green + Black Fork Sumber Facebook - Putera Anugrah. Opsi warna dari Putera Anugrah adalah warna dualtone metalic green dengan matte black fork. Warna hijau yang dipilih adalah warna hijau muda. Warna metalik membuat sambungan las terlihat rapi di foto atas, entah karena efek cahaya, atau pemilik sempat merapikan las-lasan sebelum repaint. Source: https://www.facebook.com/groups/260107147993705/posts/584994442171639/ . Metalic Green Army With White and Yellow Small Decals Sumber Facebook - Zaid Bin Haritsah  Opsi warna berikut metalic green army yang cukup dark sehingga dari arah pencahayaan yang berbeda bisa seolah-olah metalic black. Di padukan dengan beberapa decal text dengan warna putih dan yellow. Source https://www.facebook.com/groups/mossoriders/posts/8136753703066181.   Metalic Gray Sumber Instagram @febihariadi . Opsi warna yang satu ini bisa dibilang jarang di temukan saat ini, yaitu metalic gray, dan warna ini terlihat cocok sekali di padukan dengan tire dengan yellow gumwall. Source https://www.instagram.com/p/CX21cgGh7Gd/ . Metalic White Sumber Instagram @faridyanyoga . Opsi warna yang aman menurut kamu, adalah metalic white, cocok dipadukan dengan yellow gum wall tire juga. Namun kamu harus sering membersihkan frame dengan warna ini tiap dipakai. Full metalic white ada banyak varian, salah satunya white pearl, ketika terkena cahaya akan terlihat gemerlap sparkling. Source https://www.instagram.com/p/CgqHjK6pyqQ/ . Metalic Silver With Black Fork Sumber Instagram @lotlotthegravelbike Opsi warna berikut adalah warna yang sering kita temui di sepeda dengan frame titanium, kombinasi warna metalic silver dan metalic black di forknya. Namun kami merasa warna ini membuat sambungan lasnya semakin terlihat, karena grame ini dari alloy biasanya sambungannya tidak terlalu kecil, berbeda dengan frame titanium yang sambungan lasnya lebih kecil dan rapi. Source: https://www.instagram.com/p/Cj-WpShpDYw/  Metalic Gray with Metalic Purple Fork Sumber Instagram @muhammadbayusetiadi . Opsi berikut datang dengan warna metalic gray, mirip dengan yang kiami tampilkan sebelumnya. Hanya saja di padukan dengan warna purple di bagian fork, dan tulisan MOSSO purple di downtube. Sepertinya pemilik sepeda ini favoritnya warna purple. Warna purple di fork bukanlah singletone, tapi bercorak, sepertinya kamu bisa mencoba corak dan kombinasi warna lain, pasti akan beda dengan sepeda lain. Source https://www.instagram.com/p/ClIoQrhp20f/  Metalic Gray + Purple and Some Colours Sumber Instagram @itsbill_ed . Warna terakhir di postingan ini, cukup ramai, ada kombinasi warna metalic gray dan purple untuk warna utama, dan decal warna kuning, dan putih, bahkan jika di perhatikan part-part kecil seperti baut, hingga spacer menggunakan warna purple. Source: https://www.instagram.com/p/ChGbxmpPtU7/  Tentu ini hanya sebagian kecil dari hasil repaint para pemilik MOSSO 730 GVL, jika kamu pemilik MOSSO 730 GVL dan di repaint, yuk bagikan di kolom komentar, semonggo menginspirasi pengguna lainnya.

2 bulan yang laluyussan . 292 views

MOSSO 790 GVL Opsi Gravel Frame 1.4kg Harga Dibawah 5 Juta Rupiah

Apakah kamu berencana merakit gravel bike, dan budget yang disiapkan tidak banyak. Dengan harga dibawah 5 juta rupiah kami menemukan frame dari Mosso Mosso 790 GVL dengan berat sekitar 1.4kg bisa jadi opsi untuk kamu ,berikut selengkapnya. Pengembangan dari seri Mosso 730 GVL Jika dilihat sekilas memang tidak terlihat perbedaan antara MOSSO 790 GVL dan 730 GVL, tapi berkat striping MOSSO 790 GVL yang lebih minimalis, kami lebih suka saja melihatnya, lebih terkesan premium dan elegan. Yang menjadi pembeda adalah beratnya MOSSO 790 GVL bisa sampai 1.4 untuk framenya lebih ringan sekitar 100gram dari MOSSON 730 GVL, Mosso sendiri juga mengklaim seri 790 GVL ini lebih stiff dari 730 GVL sehingga transfer power bisa lebih maksimal. Spesifikasi dan Size Chart MOSSO 790 GVL Dilansir dari web offisial Mosso http://www.mosso.com.tw/products.php?func=p_detail&p_id=287&pc_parent=2 berikut sepesifikasi dan size chart yang dimiliki oleh frame ini.  Frame alloy dengan semi internal routing cable, dan menggunakn bottom bracket pressfit 86. Bottom bracket pressfit ini juga sangat membantu memberikan stifness lebih disisi bawah, agar transfer power lebih optimal. Berikut adalah size chart yang dimiliki sepeda ini, silahkan sesuai kan dengan fitting sepeda kamu, size mana yang paling sesuai. Fitur Frame MOSSO 790 GVL Disini kita bicara lubang-lubang yang disediakan untuk kita menambah aksesoris. Mulai dari lubang di spakbor kemudian pemasangan panier ada di bagian bawah samping fork, dan sisi atas samping seatstay. Hanya saja di pagian top tube tidak ada lubang-lubang disediakan. Penampakan Fullbike MOSSO 790 GVL Kami agak kesulitan mencari fullbike MOSSO 790 GVL di internet, tapi di Youtube kami menemukan 1 video menarik dari Harley Anngakesuma. Bilang menampilkan penampakan sepeda gravelnya MOSSO 790 GVL yang sudah fullbike dan dipasang beberapa aksesoris bag, dan testing drive di jalanan umum. Videonya bisa di cek disini https://www.youtube.com/watch?v=u2E2pWiiX_k .

2 bulan yang laluyussan . 343 views

Polygon Rilis Sepeda Gravel Baru Polygon Path X

Beberapa saat kemarin ketika cek polygonbikes.com, terlihat postingan yang cukup menarik, yakni hadirnya line sepeda gravel baru dari Polygon, hanya saja tidak masuk line Polygon Bend, melainkan Polygon Path, dan inilah Polygon Path X. Harga & Spesifikasi Sebelum membahas seputar framenya, kami bahas terlebih dahulu seputar 2 varian yang dirilis Polygon, yakni Polygon Path X4 dan Polygon Path X5 Yang membedakan antara keduanya adalah warna dari Path X4 adalah cream dengan corak hitam dia forknya, sedangkan Path X5 hadir dengan warna Hijau metalik gelap dengan corak hitam di forknya. Polygon Path X4 harga resmin ketika rilis adalah Rp 12.000.000, hadir dengan Shimano Tiagra 2x11 speed, dan mechanical disc brake dengan caliper dari Tektro MD-C550. Untuk Polygon Path X5 harga resmi ketika rilis adalah Rp 17.000.000, hadir dengan Shimano 105 R7020 dengan disc yang sudah full hidrolis. Frame and Parts Jika dilihat sekilas, frame ini mirip dengan Bend R2 atau Bend R5 yang rilis 2020/2021 lalu. Namun jika kita cek lebih dalam ada banyak perbedaannya. Flared Dropbar Ready Credit Instagram @polygonbikesid Hadir dengan flared drop bar sejak dari pabrik, opsi ini cocok untuk posisi yang narrow dengan berpegangan di sisi hood atau top, dan drop yang lebih lebar untuk menjaga kestabilitasan ketika melibas jalanan tidak rata di offroad. Gravel Ready Tires Support hingga 42mm untuk lebar ban, dengan wheelbase yang lebih panjang membuat sepeda ini lebih stabil. Fender/Carrier/Bottle Mount Ready Credit Instagram @polygonbikesid Sebagai sepeda untuk berpetualang, hadirnya fitur ini sangat penting, untuk menjaga agar suplay dan perbekalan kita tetap terjaga dengan memasang bag, pannier, hingga extra bottle cage di tempat yang telah di sediakan. Untuk membandingkan secara head-to-head spek Polygon Bend X4 dan Bend X5 bisa melalui link berikut ini https://maugowes.com/bikes/compare/6311d4a2387bc24f159ddb9c?ids=6311d4a2387bc24f159ddb9c%2C6311d4ed387bc24f159ddb9d

5 bulan yang laluyussan . 918 views

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean