Latihan Bersepeda dengan Metode Interval Training

yussan avatar
Yusuf Akhsan Hidayat
alias yussan sebagai Penulis
Latihan Bersepeda dengan Metode Interval Training

Sudah berapa lama kamu sepeda, dan apakah selama sepeda ada tujuan yang ingin kamu capai, seperti menurunkan berat badan, ingin lebih kuat gowesnya, tapi masih belum tercapai. Tenang saja tidak ada kesalahan yang terjadi, kemungkinan besar kamu belum menemukan metode latihan yang tepat. Mau Gowes mau berbagi salah satu metode latihan untuk gowes untuk mendapatkan hasil yang maksimal, yaitu "Cycling Interval Training".

Beberapa Persiapan (sifatnya opsional)

Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, berikut beberapa hal yang perlu kamu persiapkan, tapi perlu dipahami bahawa persiapan disini sifatnya opsional karena latihan masih bisa dilakukan tanpa peralatan ini. Berikut :

  • Cyclo comp dengan tambahan cadence sensor, speed sensor. Untuk memudahkan menghitung RPM / rotasi per menit dari cadence(kayuhan) dan speed untuk mengetahui seberapa cepat sepeda dari kayuhan yang kamu hasilkan.
  • Heart rate monitor. Untuk tahu kondisi detak jantung secara realtime, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena manusia memilih batas jantung, yang jika dilewati bisa berbahaya, mulai dari pusing, pingsan bahkan hingga kematian. Rumus umum untuk menghitung batasan denyut jantung adalah Denyut jantung maksimum adalah denyut jantung tertinggi dicapai selama latihan maksimal. Detak jantung maksimum Anda adalah 220 dikurangi usia Anda. Idealnya, angka denyut nadi Anda harus berada di antara 50-85 persen dari total detak jantung maksimum Anda. Denyut jantung selama kegiatan fisik yang moderat atau sedang adalah sekitar 50-69% dari detak jantung maksimum Anda, sedangkan denyut jantung selama aktivitas fisik berat dapat meningkatkan detak jantung hingga 70-85% dari denyut jantung maksimal. (sumber : https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/cara-hitung-detak-jantung/)

Memulai Latihan

Sebelum bersepeda lemaskan terlebih dahulu otot-otot dengan melakukan pemanasan agar tidak kaget ketika latihan.

Pemanasan dengan Sepeda

Mulailah bersepeda dengan cadence tinggi, usahakan diatas 80/90RPM lakukan sampai 10 menit. Selain membuat otot kaki lebih siap, juga menaikan heart ratemu sehingga siap untuk step yang lebih berat.

Mulai Interval

Selanjutnya kayuh sekuat-kuatnya sekitar 30 detik.

Kemudian kayuh dengan sesantai-santainya hingga 1 menit, jika kurang kamu bisa 1:30menit.

Ulangi kedua step diatas hingga 8 kali.

Pendingian

Setelah step interval selesai kamu bisa melakukan pendingan, dengan cara roling atau kayuhan santai. Pastikan jangan langsung berhenti setelah latihan keras, pastikan kamu menurunkan heart rate terlebih dahulu, agar tubuh tidak kaget. 

Catatan

Selesai latihan keras jangan biasakan untuk langsung stop dan duduk, turunkan terlebih dahulu heart rate kamu dengan kayuhan santai, atau cukup dengan jalan kaki. Karena jika kamu tiba-tiba stop dan istirahat ketika heart rate masih tinggi , membuat tubuh akan kaget, pusing-pusing, dan bisa menyebabkan hal buruk lainnya.

Latihan ini sebaiknya tidak dilakukan setiap hari , bisa 3 atau 2 hari sekali, dihari-hari lain, bisa kamu imbangi dengan gowes santai untuk menikmati udara pagi hari.

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean

LOADING...

sample text yuk