Postingan Dengan Tag "sepeda" - Mau Gowes

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 9 dari 26 post

Lebih Dalam Seputar Threadless Integrated Headset Sepeda

Jika bicara headset sepeda, banyak sekali jenis, sama seperti bicara bottom bracket, ada threaded dan threadless headset, bahkan untuk masing-masing threaded dan threadless headset masih banyak jenis-jenisnya. Disini kita akan bicara seputar threadless integrated headset di sepeda yang paling banyak ditemukan di sepeda saat ini, agar tidak salah beli dan bisa bingkar pasang sepeda. Komponen Threadless Integrated Headset Sepeda Integrated headset adalah jenis headset sepeda yang paling sederhana untuk pemasangan dan pelepasannya bahkan cukup dengan tangan biasa tanpa alat-alat khusus.  Berikut beberapa komponennya : Bearings Ada 2 Bearing, masing-masing untuk atas dan bawah,ada yang berdiameter sama dan ada pula yang sisi bawah memiliki diameter lebih besar untuk tappered fork. Bentuk bearing juga berbeda ada bagian yang meruncing dan landai, untuk bagian yang meruncing mengerah ke bagian headtube sepeda. Compression Ring Compression ring ini akan menekan bearing ke sisi headtube, tujuannya agar handlebar sepeda bisa berputar dengan lancar karena part sepeda seperti fork tidak bergesekan langsung dengan bearing. Compression ring sendiri juga banyak jenisnya, tergantung dari ketebalan ring, tapi dari bentuk masih sama seperti pada gambar di bawah, menyesuaikan dengan jenis sepeda. Biasanya jika compression ring terlalu tipis dan kamu ingin membuat sedikit lebih tinggi, bisa menambah spacer compression ring, agar bisa tambah tinggi beberapa mm. Crown Race Cara kerjanya mirip dengan compression ring diatas, hanya saja part ini akan menghubungkan bearing dengan sisi fork sebelah bawah. Tidak semua fork memerlukan crown race ini, karena ada beberapa fork yang sudah integrated dengan crown race, sehingga bisa lansung memasang bearing dibagian paling bawah. Top Cover Top cover untuk menutup compression ring dan agar tak langsung berhubungan dengan spacer atau stem. Top cover ini juga ada banyak macamnya terutama dari sisi ketinggiannya. Headset Star Nut / Compression Plug Komponen yang satu ini adalah komponen yang paling penting untuk headset jenis ini, karena jika salah pemasangan bisa membuat bagian depan sepeda menjadi oblak. Cara kerjanya adalah part ini sebagai jangkar membantu agar sisi atas headset bisa terkompresi dengan maksimal ke headtube sepeda melalui baut di top cap. Untuk gambar diatas adalah compression plug yang dipasang khusus untuk fork carbon, ketika dikencangkan bagian silver yang bergerigi akan mengembang, sehingga bisa menempel dengan erat di bagian dalam steerer tubenya.  Sedang untuk fork yang berbahan alloy atau besi, menggunakan compression plug berbeda, atau biasa dibilang star nut.  Cara kerjanya sama untuk mencengkeram sisi dalam steerer tube, hanya saja cara pemasangannya dengan cara di palu / di ketuk. Top Cap Top Cap adalah bagian yang digunakan untuk menutup bagian atas stem, dan baut dari top cap inilah yang langsung terhubung dengan compression plug. Jika pemasangan salah atau kurang kencang, maka akan sering kejadian oblak bagian depan sepeda, terutama ketika melakukan pengereman di sisi depan. Yaps thats all, sederhana sekali ya, untuk spacer tidak kami masukan ke part diatas karena sifatnya opsional dan kita bisa langsung pasang stem diatas top cover tanpa spacer. Image sources : https://us.bsdforever.com https://www.workscomponents.co.uk https://aliexpress.com


5 hari yang laluyussan

Frame Delihea Rest Disc Carbon Murah Mirip Tarmac SL6

Kamu berencana untuk mencari frame carbon, tapi dana terbatas, sedangkan untuk frame carbon dengan brand populer harga paling murahnya mendekati 10 juta rupiah. Banyak sih opsi frame carbon lebih murah, biasanya tanpa merek atau bisa saja merek yang baru dikenal, tapi tentu tidak mau ambil resiko.  Brand Delihea ini adalah salah satu opsi untuk frame carbon murah, ringan tapu desain tidak murahan, berikut adalah frame Delihea Rest yang jika dilihat sekilas, geometrinya mirip dengan Specialized Tarmac SL6. Harga Resmi beli di Delihea Official Store Ali Express ketika postingan ini dibuat adalah Rp 5.7jutaan untuk varian rim brake dan Rp 6.5 jutaan untuk varian disc brake. Details Untuk size yang tersedia di Delihea Rest 2021 ini ada ukuran : 44, 49, 52, 54, 56 dan 58. Untuk perbandingan, gambar diatas adalah delihea rest untuk size 49. Berat total dari frame ini sekitar 945g (frame) + 320g (fork) + 180g (seatpost) = +-1.4kg. Dengan material full carbon T800 SK sudah cukup untuk membuat kamu semakin yakin bahwa frame ini aman meski belum ada UCI certifiednya. Dropped seatstaynya sangat mirip dengan Specialized Tarmac SL6, dan bahkan hampir semua bagian-bagian framenya. Maksimal tire yang disupport adalah 28mm, yups mantab seperti kebanyakan frame-frame keluaran terbaru. Dari review-review di aliexpress, pernah melihat ad ayang merakit size 52 disc brake dengan groupset Ultegra Di2, bobot totalnya 7.67kg. Finishing catnya memuaskan kok cukup tebal dan finishingnya bagus terlihat mengkilap. Saran kami setelah beli di lakukan coating terlebih dahulu, karena ada pengalaman teman, setelah beberapa lama pemakaian ada bagian cat yang lecet karena gesekan kabel (rem / shifter), sarannya bisa menambahkan frame protector atau jenis pelindung lainnya. Jika dilihat bebeapa varian Delihea Rest, memiliki finishing yang sama dengan sepeda-sepeda dari Chapter2, tapi lebih ke keluaran 2020 sih, untuk keluaran 2021 warna kebanykan lebih polos dengan logo Delihea di framenya. Size Chart Sumber : Delihea Official Store Ali Express : https://delihea.aliexpress.com/store/3001063?spm=a2g0o.productlist.1000002.3.3a6140ffEXAQkJ


7 bulan yang laluyussan

Bertambah Lagi Artis Yang Mulai Menekuni Roadbike

Aktifitas bersepeda memang menyenangkan, karena disamping untuk olahraga juga ada hiburan bisa melihat dan menikmati suasana sekitar sehingga tidak membosankan, beberapa orang memilih roadbike karena cepat dan cocok untuk digunakan jarak jauh. Berikut 6 artis yang mulai menekuni dunia roadbike dan mulai posting sepeda di Instagram [email protected] @wulanguritno @lunamaya @pevpearce @sigiwimala @kelly_tandiono Dian Sastrowardoyo Tidak hanya Roadbike yang dimiliki Dian Sastro tetapi juga jenis folding bike merek brompton. Disamping bersepeda Dian Sastro juga sering mengikuti event runing di berbagai tempat bahkan hingga luar negeri. Terlihat brand Cervelo S3 dengan warna pink di postingan sepeda diatas. sumber : https://www.instagram.com/p/CE1g3cyhw-i/ Wulan Guritno Terlihat di foto atas warna sepedanya terlihat orange putih, tapi warna sebenarnya adalah merah putih. Wulan Guritno menggunkan sepeda brand local Camp, bisa di temukan juga di https://maugowes.com/bikes?brand=5ed101376753b8ab11147bc4.  Camp dengan warna hitam putih, yups local pride. Sumber : https://www.instagram.com/p/CEwLbjKgFJY/ Luna Maya Terlihat Cervelo S3 Hitam dengan striping pink, sepertinya banyak artis yang suka warna pink. Dari postingan sepedanya, banyak juga yang dilakukan di Bali, asal Luna Maya, jadi suasana berbeda bisa dilihat di postingan sepeda Luna Maya ini. https://www.instagram.com/p/CD9LQXAHlnX/ Pevita Pearce Brand Colnago adalah brand sepeda asal Italia yang menjadi pilihan Pevita Pearce, dengan warna utama pink. Karena penulis tidak terlalu paham seri Colnago mungkin teman-teman bisa membantu di comment untuk menjelaskan seri sepeda ini. Sumber : https://www.instagram.com/p/B9vIPKzJwPL/ Sigi Wimala Sigi Wimala sering juga bersepeda dan posting di Instagram bersama Luna Maya. Brand yang dipilih adalah Specialized Sworks Tarmac SL5 , tapi dari postingan Instagramnya, beliau sedang menunggu SL7 2020 yang baru keluar beberapa saat lalu, waw. Sumber : https://www.instagram.com/p/CEguD8jJohu/ Kelly Tandiono  Sepeda yang dipilih Kelly Tandiono memiliki geometry aero, yang mana akan wus ketika di jalur flat. Brand yang dipilih adalah BMC Timemachine, yang saya suka dari seri ini adalah integrated bottle cage, yang mana bottlecage/tempat botolnya menyatu dengan frame Sumber : https://www.instagram.com/p/CETrJwYngAX/


setahun yang laluyussan

Solusi Lampu Belakang untuk Seatpost Aero

Berawal dari isu yang saya temukan untuk memasang lampu belakang pasca ganti frame sepeda. Sebelumnya saya menggunakan cateye x2 kinetic untuk lampu belakang, ternyata tatakannya tidak bisa dipasang di seatpost aero yang runcing, dan artikel berikut berisi cerita saya untuk mengatasi hal tersebut. Lampu Lama Cateye X2 Kinetic Rear Lamp Gambar diatas adalah penampakan lampu yang telah menemani saya hampir 2 tahun dengan frame sepeda lama, yang seatpostnya model tabung seperti gambar. Sebelumnya saya ingin jelaskan alasan kenapa saya suka lampu itu, bentuknya yang panjang membuat area yang berseinar tentu lebih luas, dan semakin mudah pula untuk dilihat dari pengguna jalan lainnya. Disamping itu adanya fitur sensor acelometer, yang membuat lampu otomatis terang ketika kita mengurangi kecepatan (seperti lampu rem pada motor). Untuk lebih jauh seputar lampu belakang tersebut bisa cek video Mau Gowes berikut https://www.youtube.com/watch?v=vHYJIAQqfS4 . Oke kembali kasus, ternyata tatakan bawaannya tidak bisa digunakan di seatpost aero, tapi CatEye memiliki solusi untuk ini, yakni dengan menyediakan semacam adapter, dengan tampilan seperti di gambar bawah. Sempat terpikir masalah ini akhirnya terpecahkan, tapi ternyata toko Indonesia tidak menyediakan produk ini, termasuk di Rodalink Id dimana saya membeli lampu belakang ini. Solusinya dengan beli di Rodalink Sg / Singapura atau import dari luar, yang mana itu pasti lama.  Akhirnya saya putuskan untuk cari-cari di Tokopedia, lampu belakang sepeda khusus seatpost Aero. Solusi, Lampu Nempel di Saddle Awalnya nemu sih lampu khusus seatpost aero, tapi setelah pencarian lebih lama, nemu solusi lain, yakni lampu yang menempel di sadle, kenapa sadle ? , karena sistem pengunciannya menggunakan baut dan thread. Ketemulah Rockbross Q5. Waktu itu beli dari link berikut https://www.tokopedia.com/silverbikesilverride/smart-brake-light-lampu-rem-rockbross-q5-for-rb-mtb-brompton-lengkap . Ada 2 sistem mounting yang disediakan lampu ini, pertama di seatpost dengan karet dan kedua di sadle dengan mounting dari bahan metal dan mur. Sayapun memilih pasang ini di sadle, ternyata sepeda tetap terlihat clean meskipun ada lampunya di belakang.  Sepeda ini juga dilengkapi braking sensor, yang mana lampu akan terang ketika sepeda berkurang kecepatannya, harga yang ditawarkan adalah 200ribuan rupiah.  Ada beberapa mode nyala yang didukung lampu ini, pertama mode kedip biasa, mode breath, mode kedip cepat, dan mode terus menyala.  Selain sensor untuk deteksi pengereman, ada sensor dilampu ini juga untuk auto turn off lampu, jadi ketika kamu menyalakan lampu, kemudian sepeda diparkir, otomatis lampu mati setelah beberapa menit, dan akan kembali menyala ketika lampu mulai kembali bergerak, keren yak. Sumber Gambar : https://www.cateye.com/intl/products/parts/5447040/


setahun yang laluyussan

Rolling Resistance Pada Ban Sepeda

Ketika membeli ban sepeda baru, ada kalanya beberapa mengklaim bahwa produknya lebih ringan dan bahkan memiliki rolling resistance lebih kecil, makin kecil rolling resistancenya biasanya harga ban tersebut lebih mahal dan lebih direkomendasikan. Sekilas Tentang Rolling Resistance Permukaan tanah yang lembek dan licin akan menyerap tenaga dan kecepatan dari sepeda, hal itupun berlaku untuk aspal, meskipun lebih keras tapi ada hambatan pada kecepatan sepeda, makin licin dan kasar aspal maka hambatannya semakin besar pula. Kontak antara permukaan ban dan aspal menentukan seberapa besar energi yang terbuang ketika sepeda melaju. Nilai rolling resistance pada permukaan jalan keras lebih sedikit dengan jalanan yang lembek. Secara rumus, untuk menghitung Rolling resistance digunakan rumus: RR = CRR x W dengan RR = Rolling Resistance, CRR = Coefficient RR (Koefisien RR), dan W = berat. Koefisien RR adalah konefisien rolling resistance yang tentu berbeda-beda tergantung dari permukaan jalanan, semisal koefisien jalanan dengan permukaan besi tentu berbeda dengan koefisien jalanan permukaan beton / aspal. Oke, pengertian gampangnya disini saya menggunakan ban A dan ban B untuk perbandingan keduanya sama-sama untuk jalanan aspal, dalam kasus ini diketahui ban A RR = 2 dan ban B RR = 4. Saat ini sepeda sedang melaju pada speed 35Kpj dan kedua ban tersebut bisa melaju dengan normal di kecepatan ini, nah yang bikin pembeda adalah, meskipun speednya sama tapi power pesepeda yang menggunakan ban A lebih kecil daripada yang menggunakan ban B, speed sama tapi effort lebih kecil. Faktor Lain Dari penjelasan antara ban A dan ban B diatas hanya terjadi jika kedua ban memiliki kondisi yang sama, semisal tekanan angin sama, usia ban sama , suhu ban sama lebar ban sama.  Bisa saja ban B lebih baik dari ban A, bisa dikarenakan faktor-faktor internal maupun eksternal, seperti : tekanan ban apakan sesuai rekomendasi umur ban, baru atau sudah lama lebar ban suhu luar Agar selalu mendapatkan peforma ban terbaiknya pastikan membaca panduan untuk menetukan tekanan angin yang paling sesuai untuk ban tersebut, serta sering dilakukan pengecekan untuk jaga-jaga hal yang tidak diinginkan di jalanan. Ref: https://ridefar.info/bike/cycling-speed/rolling-resistance/#:~:text=In%20general%2C%20rolling%20resistance%20with,what%20is%20the%20ideal%20pressure.


setahun yang laluyussan

Kacamata Photochromic Solusi 1 Lensa Untuk Kondisi Gelap dan Terang

Pabrikan kaca mata sepeda menyediakan berbagai macam spesifikasi untuk produk-produk mereka, jika kita fokus pada bagian lensa, ada kacamata yang bisa dengan mudah diganti lensanya, ada pula yang lensanya sudah terpatri di kacamata. Beberapa alasan pesepeda mengganti kacamatanya adalah untuk kondisi ketika gelap dan terang, karena jika bersepeda dimalam hari, masa pakai lensa gelap. Nah lensa photochromic ini adalah jawaban sebuah lensa yang bisa dipakai siang dan malam tanpa perlu di ganti. Auto Gelap dan Terang Penjelasan singkat seputar cara kerja kacama ini adalah, ketika terang (siang hari) maka lensanya otomatis gelap, dan ketika gelap (malam hari) lensa akan otomatis terang, teknologi yang diguakan adalah photochromic lens, menarik. Ada dua opsi sih untuk lensa jenis ini, opsi pertama mode default adalah bening, mode kedua adalah mode default adalah gelap, tinggal kamu pilih mau yang jenis apa. Keuntungan menggunakan kacamata photochromic atau adaptif seperti ini adalah, mata kamu tidak akan lebih terjaga, krena kada sinar uv yang sampai ke mata terkontrol dengan baik dari lensa ini, daripada menggunakan kacamata bening. Siapa Yang Cocok Menggunakan Kacamata Ini Bagi kamu yang tidak ingin ganti-ganti lensa, atau menyediakan lebih dari satu kacamata, kacamata jenis ini adalah pilih cocok, cukup satu untuk semua kondisi cahaya. Harganya juga mirip-mirip, dalam kasus diatas adalah produk dari Rockbross dengan seri 0135 Photochromic, sekitar Rp 200rb sekian bisa didapatkan, review juga bisa di cek di https://www.youtube.com/watch?v=nCG_Xo1YywQ&t=232s .  Terimakasih,  -yussan


setahun yang laluyussan

Cara Memulai Bersepeda Indoor di Zwift Menggunakan Smartphone

Untuk membantu pencegahan penyebaran COVID-19, solusi terbaik saat ini adalah dirumah aja, termasuk bersepeda. Agar kegiatan bersepeda dirumah tidak monoton, Zwift adalah solusinya, karena kamu bisa gowes secara virtual dengan seluruh warga dunia, tapi Zwift juga akan membaca sensor2 di sepeda kamu, meliputi, power, speed, cadence, hr dan sensor lainnya, sehingga effort gowesnya sama seperti dioutdoor. Pastikan Sudah Memiliki Turbo Trainer Turbo Trainer sendiri adalah alat yang memungkinkan kamu untuk gowes di Indoor, tidak perlu mahal-mahal bisa menggunakan turbo trainer biasa. Diluar kategori smart trainer atau trainer biasa, ada jenis lain trainner seperti fluid trainer, magnetic trainer atau bahkan roller trainer. Untuk perbedaan magnetic dan fluid trainer bisa dibaca di https://maugowes.com/blog/Perbedaan-Magnetic-dan-Fluid-Cycling-Trainer-5e7c9c247a446d364f597605 . Lengkapi Sepeda Kamu Dengan Berbagai Sensor Minimal ada 1 sensor yang wajib kamu miliki yakni speed sensor, agar zwift bisa membaca efort gowes kamu. Jika belum memiliki sensor untuk sepeda, wajib beli dulu, kamu bisa search di Toko Online favorit kamu untuk menemukannya. Download Zwift App  Nah setelah kedua kelengkapan diatas ada, saatnya download dan install Zwift appnya : Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.zwift.zwiftgame&hl=en iOS : https://apps.apple.com/us/app/zwift-ride-and-run/id1134655040 Langsung registrasi saja, dan tentukan username pilihanmu. Konfigurasi Zwift Tahapan ini cuma dilakukan sekali sih, kecuali kamu ganti sensor atau smartphone. Yaknik pairing sensor-sensor yang tersedia. Jika smartphone kamu support ANT+ di utamakan konek dengan itu saja, karena lebih hemat resource daripada bluetooth Jika sudah berwarna biru, maka sensor telah terbaca dan siap dipakai. Pilih "let's go" dan saatnya gowes. Silahkan sesuaikan kontur jalan dan rasio gear yang kamu pakai, silahkan gowes santai dulu untuk terbiasa dengan zwift. Stop dan Share ke Strava Untuk stop aktifitas Gowes di Zwift, kamu benar-benar wajib stop pedaling, jika avatar kamu telah stop maka secara otomatis tombol menu akan keluar di pojok kiri bawah, klik menu lalu pilih stop activity, dan klik sja share ke Strava.


setahun yang laluyussan

Panduan Mengganti Rantai Sepeda

Jika rantai kamu mulai tidak normal, atau entah sekedar ingin ganti rantai saja, tentu tujuan terakhir adalah membeli rantai baru, atau bahkan langsung membeli sepeda baru. Nah beli rantai tentu tidak asal, ada beberapa poin-poin yang perlu diperhatikan, sebagai berikut. Memastikan Apakah Perlu Ganti Yups sebelum mengganti rantai, kita pastikan dulu apakah memang rantai benar-benar harus diganti. Beberapa kasus yang wajib mengganti rantai seperti korosi, roller rantai susah berputar, link, inner plate, outer plate penyok atau bengkok.  Panjang Rantai Beberapa hal yang mempengaruhi panjang rantai adalah rasio gear/speed sepeda kamu. Disini kamu tidak perlu mengukur berapa panjang rantai yang kamu butuhkan, cukup dengan menyampaikan kepada penjual rasio gear/speed dari groupset kamu, misal 2x11, 3x12 dan lain sebagainya. Makin banyak speed untuk cassete/gear belakang, maka semakin tipis pula rantai yang digunakan.  Material Rantai Bahan yang populer saat ini tersedia dimana-mana adalah bahan alloy yang murah, kuat dan tahan karat. Tapi ada juga bahan lain seperti titanium atau kombinasi dari nya, tentu dengan harga yang lebih mahal pula namun lebih ringan dan lebih kuat. Tapi untuk rantai berbahan alloy bisa juga kamu dapatkan dengan berat lebih ringan, yakni dengan memilih rantai alloy yang outer platenya ada lubang / hollownya, sama seperti pada gambar diatas. Harga Budget yang sudah kamu tentukan akan sangat mempengaruhi jenis rantai apa yang kamu dapatkan. Tapi yang paling penting jangan gunakan patokan semakin mahal harga rantai maka harus dibeli, sesuai harga rantai yang kamu beli dengan kantong, karena kamu bisa menggunakannya untuk membeli tool lainnya yang berhubungan dengan rantai, seperti chain tool dan quick link. - yussan -


setahun yang laluyussan

Sepeda Lipat Kreuz dari Bandung

Sepeda lipat alias foilding bike menjadi sepeda populer akhir-akhir ini, bisa jadi karena bentuknya yang minimalis, apalagi bisa dilipat, sehingga bisa dimasukan ke mobil atau bahkan dibawa ke kendaraan umum seperti krl, bis dan sejenisnya. Mau Gowes nemu sepeda lipat lokal dari Bandung dengan brand Kreuz, Bentuknya keren seperti brompton dan harganya cukup terjangkau, mari kita pelajari lebih lanjut. Bahan Frameset Sumber Instagram @kreuz.pannier JIka dilihat sekilas, framenya mirip seperti Brompton, tapi dari @kreuz.pannier menjawab "mendekati", bahan utamanya adalah cromoly, untuk engselnya sendiri dibuat seperti produk Brompton. Sumber https://www.instagram.com/p/B6nRWpIH0L8/ . Geometri  Berikut adalah perbandingan geometri sepeda Kreuz ini dengan Brompton. Dari gambar diatas, bisa kita ketahui panjang wheelbase masih sama, engsel lipatan juga sama, satu hal yang cukup berbeda adalah bentu lekukan pada top tube Kreuz yang lebih landai dari Brompton.  Cara Preorder Harga framsetnya sendiri dari postingan @kreuz.pannier pada 1 januari 2020 sekitar Rp 2.5 juta, belum termasuk part lain, meliputi wheelset, handlebar, sadle dan lain sebagainya untuk detail berikutnya bisa hubunngi kontak dibawah ini. Selain request part juga bisa request warna apa saj ayang diinginkan. Karena produk ini bukan buatan pabrik besar, kamu saat ini hanya bisa melakukan preorder tersebih dahulu, melalui Whatsapp 085624717166 , untuk sebelumnya bisa cek produk-produk merek di Instagram @kreuz.pannier https://www.instagram.com/kreuz.pannier/ Sumber gambar : https://www.instagram.com/kreuz.pannier/


setahun yang laluyussan

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean