Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 9 dari total 67 post
Setelah puas menempuh puluhan kilometer atau gowes keliling kota seharian, tubuh rasanya sangat segar dan pikiran menjadi lebih rileks. Namun, coba perhatikan kondisi sepeda kesayangan kamu. Paparan debu jalanan, pasir, hingga sisa cipratan air hujan biasanya akan menempel erat pada area krusial sepeda. Jika dibiarkan mengering begitu saja, kotoran ini bisa memicu karat dan membuat kayuhan terasa berat pada sesi gowes berikutnya. Membersihkan sepeda tidak bisa dilakukan asal semprot dengan air bertekanan tinggi karena justru bisa merusak bantalan (bearing). Agar sepeda kamu tetap awet, simak cara tepat membersihkan komponen sepeda dengan aman berikut ini. 1. Bersihkan Kerak pada Sistem Penggerak (Drivetrain) Bagian pertama yang wajib dibersihkan adalah rantai, gear (kaset), dan pemindah gigi (derailleur). Campuran sisa pelumas lama dan debu jalanan biasanya akan membentuk kerak hitam yang tebal. Semprotkan cairan pembersih khusus minyak (degreaser) pada area ini, lalu gosok menggunakan sikat gigi bekas atau sikat khusus rantai hingga semua kerak rontok. Setelah bersih, bilas dengan air mengalir secara perlahan. 2. Lap Bagian Rangka dan Cek Komponen Rem Setelah bagian penggerak bersih, gunakan sabun khusus sepeda atau sabun bayi yang lembut untuk menyeka seluruh bagian rangka (frame). Gunakan spons halus agar cat sepeda tidak tergores. Sembari mengelap rangka, periksa juga kondisi kampas rem kamu. Pastikan tidak ada kerikil kecil yang terselip di sela-sela kampas rem karena bisa mengikis velg atau piringan cakram saat digunakan. 3. Keringkan Total dan Beri Pelumas Baru Langkah terakhir yang sangat krusial adalah mengeringkan seluruh badan sepeda menggunakan kain mikrofiber yang bersih. Pastikan tidak ada air yang menggenang di sela-sela baut. Setelah benar-benar kering, teteskan kembali pelumas rantai (chain lube) yang baru secara tipis dan merata sambil memutar pedal ke arah belakang agar pelumas meresap sempurna. Memiliki ruang yang cukup dan kondusif untuk melakukan ritual perawatan sepeda ini tentu menjadi impian setiap pesepeda. Sering berpindah tempat atau menghadapi keterbatasan area privat yang tidak terencana hanya akan membuat hobi gowesmu terasa tidak maksimal karena repotnya urusan logistik. Sebagai langkah cerdas untuk menjamin kestabilan hidup serta mengamankan ruang personal yang luas dan aman untuk merawat seluruh koleksi sepedamu selama satu tahun penuh, kamu bisa mengandalkan situs sewa apartemen tahunan tepercaya. Melalui komitmen jangka panjang ini, kamu bisa menata ruang harianmu dengan tenang tanpa perlu khawatir dengan fluktuasi biaya berkala. Untuk mempermudah proses pencarian lokasi hunian baru yang strategis dan dekat dengan rute gowes favoritmu, platform Jendela360 hadir sebagai solusi kurasi digital terbaik. Tanpa perlu membuang waktu akhir pekan berhargamu untuk survei dari satu lokasi ke lokasi lain, Jendela360 memungkinkan kamu memverifikasi kondisi luas ruangan secara transparan melalui fitur virtual tour 360 langsung dari gawai. Proses merencanakan ekosistem gaya hidup aktif jangka panjang kini jadi jauh lebih praktis, modern, dan efisien. Kesimpulan Membersihkan komponen sepeda setelah gowes seharian adalah bentuk investasi kecil agar performa sepeda tetap awet dan aman digunakan. Dengan menerapkan cara pembersihan yang benar serta memanfaatkan kemudahan teknologi digital untuk mengunci kenyamanan ruang privat jangka panjang, kamu bisa menyalurkan hobi bersepedamu dengan performa maksimal dan hati yang tenang setiap hari.
13 hari yang lalu
160
Sepeda listrik (E-Bike) dan sepeda gunung (MTB) modern memang menawarkan kenyamanan dan performa luar biasa saat dikendarai. Namun, tantangan muncul saat Anda harus menyimpannya. Dengan bobot yang bisa mencapai 20-25 kg serta dimensi yang bulky, sepeda ini sering kali memakan banyak ruang lantai di garasi. Sistem penyimpanan sepeda gantung di plafon (bike ceiling hoist) adalah solusi terbaik untuk menyiasati keterbatasan ruang. Namun, menarik tali secara manual untuk mengangkat beban 25 kg bukan hanya melelahkan, tetapi juga berisiko selip dan dapat mencederai tangan Anda. Untuk menyiasati hal ini, Anda bisa memodifikasi sistem katrol standar dengan menambahkan alat bantu mekanis sederhana agar proses menaik-turunkan sepeda menjadi sangat ringan. Kekurangan Sistem Katrol Tarik Manual Source: aliexpress Sistem bike lift standar yang dijual di pasaran biasanya menggunakan tali nilon. Masalah utamanya, tali jenis ini sering kali tidak kuat atau rawan mulur saat menahan beban berat dalam jangka waktu lama. Selain itu, menarik tali dengan tangan kosong membutuhkan tenaga ekstra yang cukup besar. Jika genggaman Anda terlepas karena licin atau kelelahan, sepeda bisa jatuh berdebam ke lantai dan berisiko merusak komponen mahal, seperti groupset atau bahkan frame sepeda Anda. Mengubah Tenaga Tangan dengan Sistem Engkol Source: megajaya.com Solusi yang lebih aman dan efisien adalah menggunakan sistem engkol (winch) yang dipasang di dinding garasi. Cara kerjanya cukup cerdas: sistem engkol ini akan menggulung kawat seling secara perlahan saat diputar, sehingga beban seberat apa pun bisa terangkat dengan tenaga yang sangat minim. Keunggulan utama sistem ini adalah fitur pengunci otomatisnya. Anda tidak perlu lagi khawatir sepeda merosot turun tiba-tiba karena mekanisme penguncinya akan menahan posisi kabel dengan mantap di titik mana pun. Material Tambahan dan Cara Memilihnya Untuk membangun sistem ini, Anda memerlukan komponen berkualitas agar investasi Anda tahan lama. Pastikan untuk menghindari perangkat keras "murahan" yang rawan patah atau berkarat. Berikut adalah daftar material yang Anda perlukan: Papan/Balok Kayu: Untuk penyangga katrol pada plafon. Pulley Block (Katrol): Gunakan minimal 2 buah dengan spesifikasi beban yang memadai. Pengait (Hook): Pastikan pengait sudah dilapisi karet agar tidak menggores frame atau stang sepeda. Kawat Seling: Gunakan kawat baja lentur yang memiliki daya tarik tinggi. Pastikan Anda memilih komponen berbahan logam anti-korosi agar tetap awet meski terkena perubahan suhu di garasi, kamu bisa menemukan semua tools dan perlengkapannya di Megajaya.co.id - Distributor Lifting Equipment . Langkah Pemasangan Singkat Source: Megajaya.co.id Jika material sudah siap, berikut adalah langkah instalasi dasarnya: Pasang Winch: Bor dan pasang posisi winch (penggulung) pada dinding garasi di ketinggian yang nyaman untuk memutar engkol, idealnya setinggi dada orang dewasa. Pasang Titik Katrol: Pasang dua titik katrol pada balok kayu di plafon, posisikan sejajar dengan titik tumpu sepeda, yaitu di area handlebar (stang) dan bawah sadel. Instalasi Kabel: Tarik kawat baja dari dinding (winch), lewati kedua katrol di atas plafon, lalu turunkan ke arah sepeda. Pasang pengait di ujung kabel untuk mengunci posisi sepeda saat digantung. Kesimpulan Modifikasi ruang penyimpanan menggunakan sistem engkol manual ini tidak hanya membuat garasi Anda jauh lebih rapi, tetapi juga memberikan keamanan ekstra, bahkan untuk unit sepeda yang paling berat sekalipun. Tips, tiap selesai diguakan pastikan membersihkan rajin membersihkan sepeda dari lumpur atau kotoran lain, agar tidak mengetori garasi.
16 hari yang lalu
3.55K
So hari ini kita akan bahass seputar helm sepeda nih, dan sepeda apa yang cocok untuk menggunakannya, seperti yang kita tahu ada banyak sekali jenis helm sepeda, dan jenis sepedanya, yuk kita bahas di sini. Time Trial Bike Helm Helm untuk time trial diciptakan untuk bisa menembus angin, dibuat panjang, lebih berat dari helm sepeda biasa, dan panjang, agar aerodinamis dan bisa memecah angin dengan gampang. Jika kita bisa bicara untuk sepeda triathlon yang punya desain yang agak mirip dengan TT bike, helm ini kurang cocok karena jarak sepeda Thriathlon bisa sampai 180 untuk ironman, memperlukan helm yang lebih banyak lubang untuk ventilasi dan lebih ringan. Track Bike Untuk helm track bike, sama-sama ditujukan untuk menghasilkan aero, tapi karena ada di dalam velodrome, sehingga angin yang di temukan tidak seliar ketika berada di luar, sehingga helm untuk track bike, tetap terlihat hampir tanpa lubang, namun lebih ringan dan tidak sepanjang helm untuk time trial bike. Road Bike Produsen helm sepeda berlomba-lomba menciptakan helm sepeda yang ringan, nyaman namun tetap kuat dan banyak teknologi keselamatan lainnya. Hal tersebut yang cocok untuk helm roadbike, lubang ventilasi dibuat banyak agar nyaman digunakan, terutama untuk jarak ratusan kilometer, CX / Cyclocross dan gravel bike juga cocok untuk menggunakan helm road bike ini, dan cocok juga menggunakan helm xc/cross country dibawah. XC / Cross Country Spesifikasi dibuat mirip dengan helm road bike, cocok untuk digunakan gowes dekat / jauh di alam bebas, contohnya event enduro yang bisa sampai 180 km. Ada tambahan visor kecil di bagian depan, ditujukan untuk mencegah mengenai ranting, dan bisa juga menghalau sinar matahari yang silau. Downhill Helm fullface sangatlah cocok untuk sepeda downhilll, melindungi kepala kita ketika turun dengan kecepatan sangat tinggi, agar aman dari batu-batu dan pohon keras ketika terjadi crash. Helm jenis ini juga dipakai atlit BMX.
sebulan yang lalu
278
Bagi pengguna road bike , gravel bike yang menggunakan dropbar, memasang aksesoris di area kemudi (cockpit) seringkali menjadi dilema. Kita ingin tetap aman dengan adanya bel, tapi di sisi lain kita tidak ingin tampilan sepeda jadi berantakan atau merusak aerodinamika. Rockbros baru saja merilis solusi jenius untuk masalah ini: Road Bike Handlebar Plug Bell. Sebuah bel yang bersembunyi di ujung drop bar kamu. Inovasi: Bel yang Menggantikan Bar-End Plug Source rockbrossport.co.uk Biasanya, ujung stang (drop bar) hanya ditutup dengan plastik biasa. Rockbros memanfaatkan ruang kosong tersebut untuk menempatkan mekanisme bel mekanik. Hasilnya? Bel ini benar-benar tidak terlihat dari depan, menjaga tampilan sepeda tetap sleek dan bersih. Untuk bisa menggunakan bel ini, posisi tanya haruslah di drop persis seperti gambar diatas. Hal ini menjadi nilai plus juga, ketika sedang sprint, kita bisa lebih aman karena ada bel yang siap dipakai. Mengapa Ini Penting untuk Keamanan? Keunggulan utama bel ini bukan cuma soal estetika, tapi posisi aksesnya: Aman Saat Sprint: Saat kamu sedang dalam posisi drop (memegang stang bawah) untuk sprint atau memacu kecepatan tinggi, tangan kamu berada tepat di sebelah bel ini. Kamu bisa membunyikannya cukup dengan jari kelingking atau jari manis tanpa harus melepas genggaman atau pindah posisi tangan ke bagian atas stang. Respon Cepat: Dalam situasi darurat di jalanan padat, sepersekian detik sangat berharga. Posisi bel yang ergonomis ini memungkinkan kamu memberi peringatan kepada pejalan kaki atau pengendara lain secara instan. Suara Nyaring: Meski ukurannya mungil, bel ini terbuat dari material copper alloy (tembaga) yang menghasilkan suara "ting" yang sangat jernih dan melengking, cukup kuat untuk menembus kebisingan jalan raya. Instalasi yang Mudah Source https://rockbrosbike.de/ Pemasangannya sangat simpel. Bel ini dirancang untuk masuk ke lubang stang standar (diameter dalam sekitar 18-20mm). Kamu hanya perlu memasukkannya dan mengencangkan baut hex yang akan membuat bagian dalamnya mengembang dan terkunci rapat. Kelebihan Rockbross Bar-End Bell Estetika Maksimal: Tidak ada klem tambahan di stang. Aerodinamis: Tidak menambah hambatan angin. Material Premium: Tahan karat dan awet. Kekurangan Rockbross Bar-End Bell Suaranya hanya satu nada (singel tone). Ukuran lebih besar dari bar-end handlebar asli Rockbross Bar End Bell di Marketplace Indonesia Kami melakukan pencarian di Tokopedia dan Shopee, dan surprisingly Rockbros Barend Bell ini sudah kami temukan, dengan harga rata-rata Rp 100.000,-, dan variasi yang tersedia lengkap, opsi warna Titanium atau hitam. Tokopedia: https://tk.tokopedia.com/ZSmgFDSBh/ Shopee: https://s.shopee.co.id/9fFjZrXOXI Kesimpulan Untuk goweser yang peduli dengan keamanan tapi tetap ingin sepedanya terlihat "pro", Rockbros Handlebar Plug Bell adalah aksesoris wajib. Harganya terjangkau, namun manfaat keselamatannya—terutama saat kamu sedang asyik ngebut—sangat besar.
4 bulan yang lalu
826
Bagi banyak goweser, sepeda lipat (seli) alias folding bike sering dianggap hanya untuk santai atau komuting jarak pendek. Namun, Birdy mematahkan stigma tersebut. Didesain oleh duet desainer Jerman, Riese & Müller, Birdy hadir dengan satu fitur utama yang jarang dimiliki seli lain: Full Suspension dalam paket yang sangat ringan. Mengapa Birdy Berbeda? Source: https://www.birdybicycle.com/ Rahasia utama Birdy terletak pada desain main frame yang kaku tanpa engsel di tengah. Tidak seperti Brompton atau seli konvensional yang membelah rangka jadi dua, Birdy melipat melalui titik pivot suspensi depan dan belakangnya. Keuntungannya? Rangka jadi jauh lebih kaku (stiff), minim bunyi beritit (creaking), dan transfer tenaga dari pedal ke roda jadi jauh lebih efisien. Teknologi Suspensi yang Ikonik Leading Link Front Suspension: Garpu depan Birdy menggunakan sistem leading link yang meredam getaran jalan dengan sangat halus tanpa membuat sepeda terasa "mentul-mentul" saat dipacu kencang. Elastomer Rear Suspension: Di bagian belakang, terdapat blok elastomer yang berfungsi menyerap shock dari lubang atau jalanan tidak rata. Hasilnya? Kamu bisa gowes lebih lama tanpa merasa cepat pegal. Varian Birdy yang Wajib Kamu Tahu di 2026 Untuk pembaca MauGowes, berikut adalah rangkuman model Birdy yang paling relevan: Birdy R20 (Racing): Menggunakan ban 20 inci dan groupset Shimano 105 (11-speed). Ini adalah seri terkencang untuk kamu yang hobi ngebut di aspal. Birdy Gravel: Dilengkapi ban yang lebih lebar dan bergerigi (18 inci) serta groupset 10-speed. Sangat cocok untuk kamu yang ingin gowes ke jalur makadam atau jalanan rusak di sekitar Indonesia. Birdy Rohloff: "The Holy Grail" dari Birdy. Menggunakan hub internal Rohloff 14-speed yang sangat low maintenance dan kuat. Birdy City: Varian standar yang paling pas untuk penggunaan harian di perkotaan dengan groupset 9-speed yang simpel. Birdy JK11 Series: Hasil kolaborasi dengan Joseph Kuosac, menggunakan wheelset karbon untuk bobot yang sangat ringan dan tampilan super mewah. Kesimpulan: Apakah Worth It? Dengan harga yang berkisar antara Rp25 juta hingga Rp60 juta-an (tergantung spesifikasi), Birdy memang investasi yang cukup besar. Namun, jika kamu mencari satu sepeda yang bisa dilipat masuk ke bagasi mobil tapi punya rasa berkendara sekelas road bike atau hardtail MTB, Birdy adalah jawabannya. Ref: https://www.birdybicycle.com/
5 bulan yang lalu
704
Pernah membayangkan gowes bareng rombongan tapi tetap bisa ngobrol tanpa harus teriak-teriak atau menoleh ke belakang? Lazer baru saja merilis solusi jenius bernama Lazer VeloVox. Bukan sebuah helm baru, VeloVox adalah sistem komunikasi audio open-ear yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan keseruan gowes bareng. Desain Open-Ear: Aman & Legal Source lazersport.com Berbeda dengan earbuds yang menyumbat telinga, VeloVox menggunakan desain open-ear yang menempel pada tali helm (helmet strap). Kamu tetap bisa mendengarkan musik atau instruksi teman tanpa kehilangan kesadaran akan suara sekitar, seperti klakson mobil atau suara ban goweser lain. Komunikasi Grup Hingga 30 Orang Fitur utamanya adalah Intercom. Dengan bantuan aplikasi Cardo Connect, kamu bisa terhubung dengan hingga 30 goweser lainnya dalam satu jaringan. Sangat cocok untuk: Koordinasi rute saat touring. Memberi peringatan lubang (pothole) di depan. Mengatur strategi saat sedang latihan interval bersama tim. Kontrol Lewat Brifter Shimano Di2 Source lazersport.com Ini fitur yang paling disukai tim MauGowes! Jika kamu menggunakan Shimano Di2 atau E-Bike Shimano STEPS, kamu bisa mengatur volume, mengganti lagu, hingga melakukan mute/unmute langsung melalui tombol di brifter. Tangan tetap di dropbar, mata tetap ke jalan. Berikut step penggunaan Lazer Velofox dan Shimano Di2 Nyalakan Shiomano Di2 system terlebih dahulu. Pairing dengan Lazer Velovox dengan press 2 tombol di sebelah kiri secara bersamaan, dan terkoneksi dengan cepat. Sisanya tinggal setup tombol dan fungsional yang ingin kamu gunakan, semuanya bisa menggunakan Aplikasi Shimano Di2. Panduan lengkapnya bisa cek di https://www.youtube.com/watch?v=i-cSJQ86AfA . Jika kamu tidak memilki Shimano Di2 tidak usah khawatir, Lazer Velovox masih bisa digunakan dengan lengkap, tentunya menggunakan tombol yang ada di di devicenya. Ringan dan Tahan Cuaca Satu unit VeloVox hanya berbobot 19 gram per sisi. Tidak akan terasa membebani helm kesayanganmu. Selain itu, sudah memiliki sertifikasi IP54, jadi tidak perlu panik kalau tiba-tiba gowes kehujanan atau berdebu. Spesifikasi Teknis Lazer Velovox Baterai: Tahan hingga 11 Jam (Cukup untuk gowes Gran Fondo). Koneksi: Bluetooth via Smartphone (Membutuhkan sinyal seluler). Jangkauan: Hingga 1 km (kondisi tanpa hambatan). Charging: USB-C (Sudah kekinian!). Kesimpulan Lazer VeloVox adalah game changer bagi komunitas yang suka gowes bareng namun tetap ingin terhubung secara digital tanpa mengorbankan keamanan. Dengan harga di kisaran €160 (sekitar Rp2,7 jutaan), ini adalah investasi menarik untuk meningkatkan pengalaman bersepeda kamu.
5 bulan yang lalu
1.02K
Pasar sepeda balap Indonesia kembali dikejutkan dengan kehadiran Camp SR3 SI. Di saat brand lain berlomba-lomba di segmen carbon, Camp justru menghadirkan sepeda berbahan Alloy yang sudah mengantongi sertifikasi UCI Approved dan menggunakan sistem Full Internal Cable Routing.Apa saja keunggulan dan kekurangannya? Mari kita bedah secara teknis. Membedah Arti Nama: SR3 dan SI Source Image Instagram @campbikeid Sepeda ini serinya dalah Camp SR3 SI, Nama dalam sebuah seri sepeda biasanya mewakili identitas teknisnya: SR3: Merupakan kode seri Road Performance dari Camp. Angka "3" biasanya menunjukkan tier atau level spesifikasi di dalam ekosistem Camp. SI: Berbeda dengan anggapan umum, kode SI pada seri SR3 kali ini bukanlah singkatan dari System Integration, melainkan Special Indonesia. Maknanya: Ini adalah batch produksi atau varian khusus yang dirancang dan dirilis hanya untuk pasar Indonesia. Yang artinya untuk sepeda-sepeda yang di eksport oleh Camp tidak akan ada embel-embel SInya. Camp nampaknya melihat potensi besar di komunitas balap kita, sehingga mereka memberikan spesifikasi dan penamaan khusus yang mungkin tidak ditemukan di negara lain. Sertifikasi UCI Approved: Siap Balap! Salah satu nilai jual utama dari Camp SR3 SI adalah adanya logo UCI Approved. Source Image Instagram @campbikeid Standar Dunia: Artinya, geometri dan desain frame ini sudah lolos uji standar Union Cycliste Internationale (UCI). Legalitas: Bagi kamu yang ingin terjun ke ajang balap resmi (nasional maupun internasional), sepeda ini sudah sah dan legal digunakan. Mendapatkan sertifikat UCI untuk frame berbahan alloy dengan harga terjangkau adalah pencapaian yang luar biasa dari Camp. Material Alloy 6061, Full Internal Cable & Sambungan Sangat Smooth Seperti Frame Carbon Meskipun berbahan aluminium, tampilannya sangat jauh dari kesan "sepeda murah": Alloy 6061: Menggunakan material aluminium seri 6061 yang terkenal kuat namun tetap ringan. Full Internal Routing: Walaupun arti "SI" adalah Special Indonesia, secara teknis sepeda ini tetap mengadopsi sistem integrasi kabel penuh. Tidak ada kabel yang melintang di luar, memberikan estetika yang sangat bersih dan aerodinamis mirip sepeda karbon kelas atas. Smooth Welding: Sambungan las yang sangat halus membuat banyak orang sering terkecoh dan mengira ini adalah frame karbon. Spesifikasi dan Harga Camp SR3 SI Seri: Camp SR3 SI (Special Indonesia) Frame: Alloy 6061 Lightweight - UCI Approved Fork: Carbon Kabel: Full Internal Cable Routing Groupset: Sensah Empire (Varian Lokal) Harga Estimasi: Rp 8.000.000 - Rp 9.000.000 Pilihan Warna Camp SR3 SI Hal seri lainnya adalah, Camp menyediakan banyak opsi warna untuk Camp SR3 SI ini, silahkan pilih antara : White Beige Yellow Pink Red Black Kesimpulan MauGowes Hadirnya Camp SR3 SI (Special Indonesia) membuktikan bahwa pabrikan besar mulai memberikan perhatian lebih kepada kebutuhan spesifik pasar Indonesia. Dengan harga di bawah 10 juta, kamu sudah mendapatkan frame UCI Approved dengan tampilan super rapi. Ini adalah pilihan paling "legit" bagi pemula yang serius ingin menekuni hobi road bike. Postingan seputar Camp SR3 SI ini bisa di Instagram Camp Indonesia https://www.instagram.com/p/DTehSRWCVjY/?hl=en
6 bulan yang lalu
2.87K
Polygon Strada adalah sepeda MTB XC dari Polygon, di keluar terbaru memakai frame dari Alloy, namun mundur di keluaran 2004, terbuat dari stell, dari pemilik sepeda "Bale Lettuce Hydroponics", restorasi Strada 2004 dan memoles hingga full chrome. MauGowes telah mendapatkan izin pemilik sepeda untuk memposting sepeda ini di bikecheck MauGowes. Polygon Strada 2004 Generasi Pertama Sumber Facebook FJB Berikut adalah penampakan dari Polygon Strada generasi pertama yang turun pada tahun 2024. Dari warna dasarnya sudah terlihat warna chrome yang menjadi bekal untuk di poles agar makin mengkilap, tinggal menghilangkan stripingnya. Hasil Polesan Full Chrome Polygon Strada 2024 Berikut adalah hasil polesan pemilik sepeda "Bale Lettuce Hydroponics", menjadi sepeda ini full chrome mengkilap dan makin terlihat classic. Ada beberapa ubahan yang dilakukan pemilik sepeda, salah satunya ada di pengkabelan, warna dibuat gray agar lebih terlihat monochrome. Pemilik sepeda mengganti crankset ke Strummer 40t single chainring dengan warna chrome juga agar makin seragam dengan frame. Rotor juga diganti lebih besar agar memberikan peforma pengereman lebih baik juga agar terlihat lebih kekar. Dan Berikut adalah tampilan lengkap setelah Strada 2004 ini dipoles menjadi full chrome.
8 bulan yang lalu
1.32K
Marika Nurmagita seorang cyclist yang sering memposting aktivitas sepedanya di Instagram, dan memiliki banyak follower, yang menarik adalah sepeda yang digunakan baik ketika gowes dalam kota (Jakarta) hingga mengikuti race atau event-event tempat lain menggunakan sepeda yang sama, dan beliau juga sering memecahkan KOM Strava hingga masuk podium loh dengan sepeda tersebut, jadi penasaran mari kita bahas spesifikasi sepeda yang dipakai Marika Nurmagita. Frame Cervelo R5 Disc All Black Credit by Instagram @marikxx Oh ya untuk disclamimer postigan ini dibuat Maret 2023, ada kemungkinan jika kamu baca di waktu-waktu kedepannya, sepeda yang digunakan Marika sudah berbeda dari postingan ini. Berikut adalah sepeda dari Marika, yakni dengan Frame dari Cervelo R5 Disc. Jika kita memutar history, terlihat Marika pertama kali post sepeda ini di Instagramnya pada 30 Maret 2019, yang mana hampir 4 tahun saat postingan ini dibuat, berikut postingannya. Credit by Instagram @marikxx Kamu bisa mengunjungi postingannya di link berikut https://www.instagram.com/p/BvnieZonM2i/ . Sebelumnya Marika juga menggunakan brand dari Cervelo juga, yakni Cervelo S3 Credit by Instagram @marikxx Yang mana sesungguh, Cervelo seri S lebih cocok untuk sprint, terlihat dari desainnya dengan tubing yang pipih dan besar-besar, dan seri R lebih ke climbing atau all round bike. Sepertinya pemilihan Cervelo R5 ini agar Marika lebih dinamis untuk gowes di berbagai jenis rute. Dan untuk frame yang digunakan Marika adalah Cervelo R5 disc 2019. Wheelset FFWD RYOT dan Ban Tubeless Terlihat sejak 22 Maret 2021 Marika memposting mendapatkan sponsor baru untuk wheelsetnya, yakni dari FFWD menggunakan FFWD RYOT dan masih terpakai hingga postnigan ini dibuat, dari profilenya terlihat menggunakan 50mm atau 55mm. Link sumber https://www.instagram.com/p/CMuEZJUMF-A/ . Mari kita anggap wheelset yang dipilih Marika adalah FFED RYOT 55mm, berikut harga dan spesifikasinya dari web official. Source: https://www.ffwdwheels.com/products/ryot-55 Dari setup bannya, terlihat Marika memilih menggunakan ban tubeless, less presure more comfort, mungkin karena itu juga. Disamping itu kalo nambal juga lebih gampang sih, kalo lubang kecil langsung tertambal sealant, kalo lubang besar bisa pada plug kit. Hanya saja merek dan seri ban yang digunakan kami belum bisa mengecek, karena belum menemukan foto yang zoom in ke arah sana. Groupset Ultegra Di2 R8170 Credit by Instagram @marikxx Sekarang mari kita bicara groupset, yang dipilih beliau adalah Shimano Ultegra R8070 DI2, fullset. Keunggulan dari groupset electronic adalah shiftingnya yang presisi dan cepat, kami juga suka groupset cnit-cnit seperti ini. Yups kurang lebih seperti itulah spesifikasi sepeda yang saat ini dipakai oleh Marika, untuk detail-detail lain juga kami mendapatkan infonya, akan kami update postingan ini, terimakasih.
3 tahun yang lalu
2.19K