Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 9 dari total 20 post
Sobat MauGowes pasti tahu kalau standar ekosistem pedal road bike Shimano, SPD-SL, sudah bertahan sangat lama sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003. Setelah lebih dari dua dekade menjadi pilihan utama para roadies dan peleton WorldTour, Shimano akhirnya resmi merilis penerusnya: Shimano SPD-SLR. Bukan sekadar facelift, sistem pedal dan cleat SPD-SLR membawa perubahan desain mendasar yang menyasar efisiensi transfer tenaga (power transfer), stack height yang jauh lebih tipis, hingga bobot yang lebih pangkas. Yuk, kita bedah detail spesifikasi teknis, komparasi bobot, hingga masalah kompatibilitasnya! 1. Apa Saja yang Baru di Shimano SPD-SLR? Perubahan paling terasa ada pada geometri engsel dan desain cleat: Stack Height Lebih Rendah (2,3 mm): Telapak kaki kini berjarak jauh lebih dekat dengan as/spindle pedal. Ini menghasilkan transfer daya yang lebih responsif dan feel pedaling yang terasa jauh lebih solid. Sudut Masuk (Engagement Angle) Lebih Sempit: Dari sebelumnya 15,5° pada SPD-SL, kini dipersempit menjadi 10,5° saja. Dipadukan dengan catch zone yang lebih lebar, proses clipping in jadi jauh lebih cepat dan intuitif. Sistem Float & Pilihan Cleat Baru: Shimano kini menyediakan 4 varian cleat SPD-SLR: CL-SL100 (Merah): 0° Float (Fixed/Kunci Total) untuk ketersediaan power transfer maksimal. CL-SL120 (Biru): 1° Float untuk kestabilan dengan sedikit ruang gerak. CL-SL110 (Kuning): 3° Float untuk kenyamanan persendian lutut. CL-SL130 (Abu-abu): Cleat adaptor khusus sepatu 3-lubang non-Shimano/standar lama. Spesifikasi Teknis Pedal & Cleat Shimano SPD SLR Berikut adalah perbandingan berat Pedal dan Cleat dari Shimano Dura-Ace untuk SPD-SL dan SPD-SLR Dura-Ace Seri Terbaru (PD-R9300 / SPD-SLR) Berat pedal (sepasang): 227 gram Berat cleat set (+ baut): 55 gram Berat pedal + cleat: 282 gram Dura-Ace Seri Sebelumnya (PD-R9100 / SPD-SL) Berat pedal (sepasang): 228 gram Berat cleat set (+ baut): 71 gram Berat pedal + cleat: 299 gram Apakah Pedal dan Cleat Shimano SPD SLR Backward Compatible Cleat Baru ke Pedal Lama (Atau Sebaliknya) Cleat SPD-SLR di Pedal SPD-SL Lama: TIDAK DIREKOMENDASIKAN. Meskipun dalam beberapa tes bisa masuk secara longgar, terdapat celah yang berisiko lepas saat sprint. Cleat SPD-SL Lama di Pedal SPD-SLR Baru: TIDAK BISA MENGUNCI (SAMA SEKALI). Mekanisme latch belakang pada pedal SPD-SLR telah disesuaikan total dengan struktur cleat baru. Kompatibilitas Sepatu Road Sepatu Shimano: Jajaran sepatu Shimano seperti S-PHYRE RC910, RC810, hingga seri RC703/RC503 sudah ready dan mendukung penuh penyesuaian posisi cleat SPD-SLR. Sepatu Merek Lain (3-Hole Standard): Tetap bisa menggunakan pedal SPD-SLR, namun wajib memakai Cleat Grey (CL-SL130). Catatan khusus: penggunaan cleat abu-abu ini tidak akan mendapatkan keunggulan stack heightultra-rendah dan potongan bobot 22% karena adanya adaptor dudukan. Power Meter Pedal Untuk pedal power meter berbahan dasar ekosistem lama (seperti Garmin Rally RS atau Assioma buatan pihak ketiga), saat ini belum mendukung cleat SPD-SLR. Namun, jika Sobat MauGowes menggunakan crank-based power meter (seperti Shimano Dura-Ace/Ultegra power meter), sistem pedal SPD-SLR ini bisa langsung dipakai tanpa masalah. Kesimpulan MauGowes Hadirnya Shimano SPD-SLR adalah lompatan performa yang dinantikan para pencari efisiensi watt dan cyclist berjiwa kompetitif. Stack height yang makin menempel dengan pedal serta bobot set cleat yang terpangkas 22% jelas memberi impresi berkendara yang jauh lebih connect dengan sepeda. Ketika postingain ini dibuat, kami belum menemukan toko yang menjual cleat untuk SPD-SLR di marketplace Indonesia, baik dari Shopee hingga Tokopedia. Bagaimana menurut Sobat MauGowes? Tertarik langsung upgrade ke SPD-SLR, atau masih setia menyiksa pedal SPD-SL lama kalian? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!
21 hari yang lalu
322
Pernah mengalami ketika shifting gear belakang tidak responsife, atau tiba-tiba rantai pindah sendiri, dan berbagai masalah lainnya. Melaui postingan ini kita pelajari dasar dari setup Rear Derailleur(RD) yang bisa kita lakukan sendiri, khusus untuk RD dari Shimano, baik untuk Shimano Road, Gravel, hingga MTB. Secara umum untuk RD Shimano mekanimal ada 4 setup yang bisa kita lakukan, high limit, low limit, b tension dan cable tension, masing-masing akan kita jelaskan di bawah. Untuk catatan, beda seri Shimano, ada perbedaan juga peletakan skrew ini, jadi silahkan cek manual terlebih dahulu atau bisa cek teks L/H yang ada di RD Shimano. High Limit Skrew Adjuster ini high limit skrew adalah untuk membatasi agar rd tidak melebihi batas dari gir terkecil. Jadi sebelum seting high limit skrew ini, pastikan posisi rantai di gir paling kecil, pastikan seting high limit agar lurus dengan posisi gir terkecil. Low Limit Skrew Sekarang bergeser ke low limit skrew, fungsinya adalah, ketika rantai ada di gir paling besar, memastikan tidak melebihi dari gir besar tersebut. Untuk adjustnya posisikan rantai di gir terbesar, gunakan low limit skrew ini agar posisi rd lurus dengan gir terbesar. B Tension Skrew B Tension digunakan untuk mengatur jarak dari rd pulley wheels dengan gear dari sprocket. Jarak ini ditujukan agar bisa melakukan shifting dengan sempurna di semua gigi atau sesuai dengan setingan yang diinginkan. Makin dekat jarak pulley dengan sprocket, menghasilkan perpindahkan gigi yang lebih cepat, cocok untuk pengguna roadbike yang rasio giginya tidak terlalu besar. Jarak pendek diatas, bisa saja menjadi masalah jika menggunakan sepeda gravel atau MTB yang kadang menemukan rasio gigi dengan jarak-jarak yang jauh, nah b-tension ini digunakan agar masing-masing gigi bisa melekakukan perpindahan dengan smooth, dengan cara mengatur jarak pulley dan rd arm. Barrel Adjuster Ketika shifting mungkin pernah mengalami, "sudah di klik kok gigi belum berpindah ya", ada kemungkinan rd cable kamu kurang tegangan. nah barrel adjuster ini digunakan untuk meregangkan atau mengendorkan inner cable rd sesuai dengan kebutuhan. Agar lebih banyak opsi, ketika proses instalasi kabel RD, kamu bisa set barrel adjuster ini sekencang mungkin ke rd, karena untuk mengencangkan tegangan, kamu bisa putar barrel adjuster ini berlawanan arah jarum jam alias mengendorkan. Sumber gambar: shimano.com
2 bulan yang lalu
1.34K
Shimano baru saja merilis varian baru dari groupset Shimano Cues, yakni CUES Polished Silver, warna yang cocok agar sepeda terlihat lebih clasic dan lebih menyala. Shimano CUES Polished Silver Credit by bike.shimano.com Di website resmi Shimano di posting sample fullbike yang menggunakan varian Shimano CUES Polished Silver ini. Terlihat keren dan cocok ketika dipasang di frame-frame classic dengan desain tube yang masih membulat. Ya, groupset warna silver memang terkenal dengan style classic, dan cocok untuk dipasang di tipe frame sepeda classic, cocok juga untuk berbagai frame yang bahannya style / chromoly. CUES Polished Silver Hanya Beda Warna Spek Sama Dari Shimano mengklaim tidak ada perbedaan spesidikasi dari varian warna silver dan hitam (original), yang artinya varian terbaru ini hanya beda warna. Warna silver dari CUES Polished Silver ini tidak 100% silver, untuk hood di brifter menggunakan warna hitam untuk bagian rubbernya, di crankset, untuk chainring masih menggunakan warna hitam, caliper sudah full silver, untuk RD bagian hitam masih di temukan di rd armnya. Shimano juga mengklaim tidak ada perbedaan harga untuk varian silver dan hitam (original), tapi tidak menutup kemungkinan harga silver ini bisa lebih mahal di toko-toko, tapi tergantung kebutuhan pasar (hukum ekonomi harga jual beli). Harga Shimano CUES Polished Silver di Indonesia MauGowes menemukan CharlieBike telah posting akan menghadirkan Shimano Cues Polished Silver ini di markerplace mereka, di kolom komentar ada beberapa pertanyaan, seperti kapan siap dibeli dan berapa harganya. Estimasi CUES Polished Silver hadir di Charlie Bike sekitar 2-3 minggu sejak postingan ini dibuat, kurang lebih akhir Juni 2026. Estimasi harga CUES Polished Silver ini adalah, untuk full groupset, harga Shimano CUES Polished Silver Dropbar Rp 8.748 Juta dan varian flatbar 4.498 Juta. Tunggu ya.
5 bulan yang lalu
1.35K
Wah, ini adalah berita besar yang ditunggu-tunggu oleh banyak goweser! Akhirnya, Shimano resmi membawa Tiagra ke ranah 11-speed. Ini adalah langkah besar karena sebelumnya Tiagra (seri 4700) tertahan di 10-speed selama bertahun-tahun. Akhirnya! Shimano Tiagra Resmi Menjadi 11-Speed: Era Baru Grup-set Mid-Range Selama hampir satu dekade, Shimano Tiagra dikenal sebagai "anak tengah" yang tangguh namun seringkali dianaktirikan karena jumlah percepatannya yang hanya 10-speed. Namun, hari ini sejarah berubah. Shimano secara resmi merilis pembaruan untuk lini Tiagra, yang kini mengadopsi sistem 2x11-speed. Pembaruan ini bukan sekadar menambah satu gir di belakang, melainkan sebuah perombakan total yang membawa fitur-fitur kelas atas (trickle-down technology) dari seri 105 dan Ultegra ke level harga yang lebih terjangkau. Apa yang Baru di Shimano Tiagra 11-Speed? 1. Transisi ke 11-Speed (The Big Leap) Credit by bike.shimano.com Dengan berpindah ke 11-speed, Tiagra kini memiliki gear ratio yang sama dengan Shimano 105 R7000. Artinya, goweser kini bisa menikmati perpindahan gigi yang lebih halus (tight gear steps) tanpa ada lompatan irama kayuhan (kadensi) yang terlalu drastis. Ini sangat terasa saat kita sedang melakukan climbing atau menjaga kecepatan di jalan datar. 2. Desain Crankset yang Lebih Modern Credit by bike.shimano.com Crankset Tiagra terbaru mengadopsi desain 4-arm asymetric yang kini menjadi standar di seluruh lini Shimano Road. Selain terlihat jauh lebih sleek dan mahal, desain ini memberikan kekakuan (stiffness) yang lebih baik namun dengan bobot yang tetap ringan. 3. Ergonomi Shifter yang Lebih Baik Credit by bike.shimano.com Salah satu keluhan pada seri lama adalah bentuk hoods yang agak besar. Di seri 11-speed terbaru ini, Shimano mendesain ulang dual control lever dengan ergonomi yang lebih ramping, mirip dengan seri 105 R7000. Ini memberikan kenyamanan lebih saat tangan kita berada di atas hoods dalam waktu lama. 4. Peningkatan Sistem Pengereman (Hydraulic Disc Focus) Shimano memberikan perhatian khusus pada pengereman cakram (disc brake). Kaliper hidrolik Tiagra terbaru kini lebih efisien dalam membuang panas, memberikan pengereman yang konsisten meski digunakan di turunan panjang yang teknis. Mengapa Ini Mengubah "Peta" Rakit Sepeda? Sebelumnya, banyak orang yang rela menabung lebih lama hanya untuk mendapatkan Shimano 105 demi angka "11-speed". Dengan hadirnya Tiagra 11-speed: Sepeda Full-Bike Akan Lebih Terjangkau: Kita akan melihat banyak pabrikan sepeda merilis unit full-carbon dengan harga lebih bersahabat namun sudah memiliki performa 11-speed yang mumpuni. Kompatibilitas: Ini adalah kabar terbaik bagi para engineer dan mekanik. Dengan sistem 11-speed, besar kemungkinan ekosistem spare part (rantai, kaset) akan lebih mudah saling bertukar dengan seri di atasnya.
7 bulan yang lalu
1.56K
Yups sudah kurang lebih 30 tahun sejak Shimano merilis SPD cleat pertama mereka SM-SH51, dan sejak saat itu, Shimano hampir tidak pernah menyentuh desain fisik cleat untuk penggunaan MTB/Trail umum. Evolusi Cleat SPD Shimano Sebelum lebih jauh dengan CL-MT001 mari kita cek terlebih dahulu evolusi dari cleat SPD shimano. Dominasi SM-SH51: Cleat standar SM-SH51 dirilis sekitar awal tahun 90-an (35 tahun yang lalu). Sejak saat itu, Shimano hampir tidak pernah menyentuh desain fisik cleat untuk penggunaan MTB/Trail umum. Evolusi Terakhir (SM-SH56): Pembaruan terakhir yang signifikan adalah seri SM-SH56 (multi-release) yang muncul sekitar tahun 2000-an awal (sekitar 25 tahun lalu). Hadirnya CL-MT001: Cleat baru ini bukan sekadar stok lama yang diberi nama baru, tapi benar-benar part number baru yang dirancang untuk tren Enduro dan Trail modern yang butuh keseimbangan antara kemudahan melepas kaki dan kenyamanan saat berjalan kaki. CL-MT001 Lebih Slim Lebih Nyaman Untuk Jalan Kaki Source shimano.com Secara umum Cleat SPD CL-MT001 sangat cocok jika ditujukan untuk pemula. Fitur seperti bisa dilepas dari berbagai sisi, memudahkan untuk melepas cleat ini ketika terpasang di pedal. Serta keunggulan utamanya adalah cleat ini lebih slim dari varian-varian sebelumnya, yang artinya ketinggian dengan outsole sepatu bisa sama bahkan di bawahnya, memudahkan untuk jalan kaki. Cleat CL-MT001 tentu memiliki semua kelebihan dari cleat SPD pendahulunya, dan kekurangan yang telah di perbaiki, dan masih sangat compatible dengan semua pedal SPD yang saat ini ada dipasaran. Selengkapnya: https://ride.shimano.com/products/cl-mt001
9 bulan yang lalu
947
Shimano Cues sebagai lineup groupset terbaru Shimano yang dirilis 2023 kemarin, akhirnya punya varian baru, yang ditujukan untuk dropbar. Shimano Cues terkenal atas harganya yang murah yang mudah untuk di kombinasikan dengan Shimano cues varian lain. Ditujukan untuk Roadbike dan Gravel Bike Hof dan tuas remnya menggunakan desainyang sama dengan seri Shimano Road Mechanical lainnya, sebagai contoh 105 12-speed mechanical, yang memang dari awal, ergonomisnya sangat enak sekali dan nyaman untuk digunakan ngerem, ataupun mode iddle. Groupset Yang Bisa Berbagai Setup Sesuai dengan konsep awal diciptakannya Shimano Cues, groupset ini bisa saling tukar-tukar part dengan shimano Cues lainnya, atau bisa di bilang, groupset untuk semua hal, mulai dari MTB, Road, Gravel hingga City bike. CUES Drop Bar New Part Untuk varian baru di Shimano CUES varian dropbar ini ada sebagai berikut : Shimano Cues Dual-Control Levers: ST-U6030 Tuas Kontrol Ganda SHIMANO CUES U6030 mewarisi fitur-fitur canggih dari seri SHIMANO 105 yang terkenal. Penelitian ekstensif pada berbagai bentuk tangan mengembangkan bentuk dan desain braketnya. Pengendara jalan raya dan kerikil akan merasa nyaman berkat desain tuas yang disempurnakan ini, kinerja rem cakram hidrolik yang andal, dan perpindahan gigi yang halus yang menjadi ciri khas SHIMANO CUES. Ada opsi mechanical 9s dan 10s speed, dan opsi hidrolis untuk 10s dan 11s. Shimano Cues Front Derailleur Untuk Front Derailleur, hadir opsi 2x*, untuk clamping jenis razed-on dan clamp band. Shimano Cues Crankset Varian crankset dari Shimano Cues kali ini hadir dengan opsi spindle yang support untuk hollow tech 2, dan ada opsi chainring besar yang cocok untuk roadbike, dan chainring yang kecil untuk untuk gravel bike. Shimano Hydraulic Brakes Varian terbaru dari hydraulic disc brake caliper untuk dropbar ini keren dan sleek menurut kami. Ada hal menarik, yaknik untuk caliper depan, sudah include dengan adapter untuk 160mm rotors, jadi kamu tinggal pasang calipers ini ke frame and ready to go. Shimano Cues Rear Derailleur Varian Shimano Cues untuk rear derailleur, masih bisa menggunakan varian yang sudah ada sebelumnya. Ref: https://bike.shimano.com/products/components.html
2 tahun yang lalu
4.05K
Berikut adalah beberapa opsi pedal untuk gravel dari brand-brand terkenal. Gravel pedal yang kami list di postingan ini adalah, pedal yang sama digunakan di MTB, XC dan sejenisnya. Disini kami ambil sampel 5 pedal dari 5 brand yang berbeda. Mari kita cek-cek satu persatu. Shimano SPD Credit by bike.shimano.com Salah satu pedal terkenal dari Shimano untuk mtb, cx, xc dan tentu bisa di pakai untuk gravel, yakni varian SPD Pedal. Shimano sendiri untuk varian pedal spd ini sangat banyak sekali variannya: ada spd pedal 2 side seperti gambar diatas ada juga opsi single side spd pedal 2 side spd pedal dengan extra ada extra plate di dedapan dan belakang bahkan ada kombinasi pedal spd dan hybrid dengan flat pedal. Bicara seputar pedal teringan, so far ketika postingan ini dibuat, dari Shimano kami menemukan Shimano XTR PD-9100. Credit by bike.shimano.com Cleat yang digunakan adalah 2 bolts cleat seperti diatas, yang bernama SPD Cleats, dengan bahan 100% dari metal. Bahkan kamu bisa juga menemukan opsi yang lebih ringan dengan bahan dari Titanium tapi dibuat dari 3th party. Dari Shimano sendiri untuk SPD pedal ada 2 tipe, yaitu opsi bisa di lepas single side, misal dengan kaki geser ke arah luar, atau bisa pilih opsi lepas dual side, bisa di lepas dengan geser kaki ke arah luar / dalam. Look X-Track Credit by lookcycle.com Look X-Track pedal ini juga support untuk cleat spd, meski look juga membuat sendiri varian cleat spd dengan spek persis. Namun Look X-Track sendiri ada opsi menggunakan bahan carbon, dan plate yang lebih luas. Varian tertinggi dari pedal ini adalah X-TRACK RACE CARBON TI. Credit by lookcycle.com SRAM Time Atac Credit by sram.com Dari SRAM ada varian Time, antara lain SRAM Time Atac XC untuk varian yang minimalis, SRAM Time Atac MX dan SRAM Time Speciale. Dengan desain mirip dengan Shimano SPD XTR atau Look X-Track race carbon yang minimalis, Time Atac XC 12 hadir dengan berat yang sangan ringan 124gr sepasang, yang mana SPD dan X-track tembus 300gr keatas untuk sepasang. Hal itu dikarenakan XC 8 tidak 100% metal, untuk body menggunakan Carbon-filled dan beberapa komposit lain, dan untuk versi low budgetnya, misal XC 2 , juga cukup ringan, karena menggunakan komposit juga bukan full metal. Credit by crankbrothers.com sram.com Cleat yang digunakan modelnya seperti diatas, dengan sistem 2 bolts dan kompatible dengan lubang bolt darri Shimano SPD. Ada 2 opsi untuk Atac Easy 10 derajat, dan Atac 13/17 derajat. Derajat ini untuk seberapa banyak kaki bisa di geser2. Crankbrothers Eggbeater Credit by crankbrothers.com Opsi pedal dari Cranbkbrothers kali ini adalah desain yang paling minimalis, hanya berupa spindle di kelilingi pegas dan cleat clamp. Crankbrothers Eggbeater. Selain desain diatas, Crankbrothers Eggbeater ada opsi lain dengan plat yang lebih lebar. Credit by crankbrothers.com Dengan desain pedal dan cleat yang sama ada beberapa tambahn di plat agar bagian yang mengenai di kaki lebh luas, dan beberapa opsi flat pedal juga di sediakan oleh crankbrothers. Credit by crankbrothers.com Varian tertinggi dari Crankbrothers Eggbeater ini adalah Eggbeater 11 dengan kombinasi part dari titanium, berat sepasangnya hanya 179 gram sepasang. Magped Gravel Dengan desain yang mirip dengan pedal flat, tidak ada pegas atau bagian yang menjepit, Magped menggunakan sistem magnet untuk mengaitkan dengan cleatnya. Cleat yang digunakan adalah plat besi yang ditujukan untuk menempel ke magnet di pedalnya. Ada beberapa perbedaan tinggal ketinggian dari outsol sepatu, untuk menangani hal tersebut, Magped ada spacer yang bisa diputar-putar untuk menyesuaikan dengan ketinggian agar pedal dan sepatu benar-benar dalam posisi flat.
3 tahun yang lalu
2.71K
Akhirnya Shimano GRX 12 speed hadir versi wirelessnya, namun hadir hanya untuk varian 2x, apa saja yang bisa kita dapatkan, mari kita bahas lebih lengkap. Yang Didapatkan di Shimano GRX RX825 Di2 Mari kita buka dengan apa saja yang bisa kita dapatkan di varian baru Shimano GRX Di2 12 Speed ini. Credit by instagram @shimanogravel Yang pertama ada brake shofter hoodnya, desain mirip dengan seri 11 speed di2nya, tapi ada beberapa detailing yang berbeda disini. Sudut-sudut bagian depan lebih kaku, dan diameter hood yang lebih sempit sehingga lebih nyaman di pegang untuk tangan kecil. Credit by instagram @shimanogravel New FD, secara speks, kita masih bisa menggunakan FD 11 speed yang sudah di2 juga, hanya saja ada beberapa pengembangan di seri 12 speed ini. Credit by instagram @shimanogravel Hadir untuk opsi 2x, yang artinya FD untuk GRX 12 speed di2 ini tidak akan support dengan baik untuk cassete atau sprocket yang besar, menurut spesifikasi rekomendasi maksimum cassete ada 36t. Dibandingkan seri 1x di 12speed mechanical bisa sampai 52t dan bisa di pakai dengan lancar, sayang sekali opsi di2 ini belum hadir untuk opsi 1x. Bagaimana dengan part lainnya? Kita masih bisa menggunakan part yang sama dengan GRX 12 speed mechanical, mulai dari calipers, cassete, hingga cranksetnya, bahkan bisa di kombine dengan opsi dari Shimano MTB. Harga di Marketplace Indonesia Sayang sekali hingga postingan ini dibuat, kami belum menemukan produk ini terjual di Tokopedia, yang mana biasanya tidak menemukan juga di marketplace lain. Hingga akhirnya kamu menemukan GRX 2x12 Speed Di2 terbaru ini di ciclimattio.com. Satu set grou pset Shimano GRX Di2 RX825 2x12speed, hadir dengan harga Rp 34.123.765 , mirip-mirip dengan harga Shimano Ultegra 12 Speed Di2 seri yang sama di tahun 2024, ref https://ciclimattio.com/en/c/search?q=RX825&page=1 . References: https://bike.shimano.com/en-EU/product/component/grx-12-speed.html
2 tahun yang lalu
2.56K
Saat ini apakah kamu menggunakn GRX 11 Speed, atau groupset lainnya dari Shimano untuk 11 speed atau dibawahnya, dan ingin upgrade ke 12 speed?. Dengan 12 Speed membuat rasio dari masing-masing gear semakin rapat, bahkan hingga menggunakan gear jumlah gigi sangat banyak, dengan semakin rapat maka fee yang dirasakan ketika ganti gigi naik/turun semakin smooth sehingga kaki tidak kaget. Postingan ini khusus membahas apa saja yang perlu diganti atau tidak perlu di ganti jika ingin upgrade dari 11 speed ke 12 speed. Yang Tidak Perlu Di Ganti Ketika Upgrade GRX 11 ke 12 Speed Kita mulai dulu dengan part-part yang tidak perlu di ganti. Crankset Crankset dari GRX ini bisa digunakan untuk beberapa opsi speed dari GRX mulai 10,11 hingga 12 speed. Calipers Calipers juga menjagi bagian yang tidak perlu untuk di ganti, namun di calipers keluaran terbaru tentu ada fitur-fitur yang lebih bagus lagi untuk membuat peforma pengereman lebih bagus. Front Derailleurs (FD) Part yang digunakan untuk menggeser rantai dari posisi chainring besar ke kecil, meski banyak juga sepeda gravel yang tidak menggunakan setup ini, lebih banyak ke setup 1x tanpa chainring. Namun jika kamu menggunakan setup 2x, tentu masih bisa menggunakan FD dan chainring yang sama. Namun untuk FD GRX terbaru di 12 speed ini, yakni seri RX-820-F meiliki keunggulan jarak gerak yang lebih jauh, untuk mengurangi suara gesekan karena guncangan, dan agar lebih support ban lebih besar. Yang Berlu Di Ganti Ketika Upgrade GRX 11 ke 12 Speed Rantai Yang membedakan rantai 11 speed dan 12 speed adalah, ukuran rantai 12 yang tidak lebih lebar, untuk mendukung lebar cassete/sprocket yang sama tapi jumlah gigi yang lebih banyak. Ada kemungkinkan kamu masih bisa menggunakan rantai 11 speed di sistem 12 speed, tapi kemungkinan gagal shifting tentu lebih besar. Shifter Shifter sendiri wajib karena untuk bisa melakukan shifting sampai 12 speed. Cassete / Sprocket Cassete atau sprocket tentu perlu switch ke 12 speed. Saat ini Shimano menyediakan 2 opsi untuk body hubnya, yakni untuk HG 12 speed dan bisa kita temukan di groupset road shimano 12 speed. Jika ingin menggunakan sprocket dengan rasio lebih besar, opsinya ada di opsi MTB shimano, dari DEORE hingga SLX, namun untuk sprocket ini tentu kamu perlu ganti body hub ke microspline. Untuk body hub microspline ini akan kita jelaskan dibawah. Keunggulan microspline sendiri adalah untuk gear paling bawah bisa sampai 10t lebih kecil dari yang biasanya 11t untuk sprocket Shimano. Body Hub Microspline (Jika Menggunakan Cassete MTB) Source handsonbike.blogspot.com Kurang lebih berikut adalah perbandingan sprocket HG dan microspline, untuk microspline memiliki spikes lebih banyak dan lebih kecil serta support teeth yang lebih kecil, tentu cassete yang digunakan tidak akan support satu sama lain. Jika kamu ingin menggunakan opsi sprocket dengan rasio lebih besar dengan menggunakan part-part dari MTB mengganti body hub ini wajib. Reference: https://bike.shimano.com/en-EU/product/component/grx-12-speed.html
2 tahun yang lalu
3.05K