Postingan Dengan Tag "disc brake"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 9 dari 11 post

Bleeding TRP HY Road Flat Mount

TRP Hy-Road adalah produk calipers dari TRP yang memiliki mekanisme piston hidrolis yang di kombinasikan dengan sistem mekanikal. Yang menarik adalah calipers ini menyediakan meknisme untuk bleeding. Apa Itu Caliper Bleeding Caliper Bleeding adalah kegiatan untuk memastikan atau mengeluarkan udara dari dalam caliper, karena jika mineral oil tercampur dengan udara kualitas pengereman akan banyak terganggu bahkan akan tidak berfungsi jika terlalu parah. Dari sinilah bleeding diperlukan. Peralatan untuk Bleeding TRP HY Road Brake Bleeder Mirip dengan alat-alat untuk brake bleeding Shimano, SRAM, Campagnolo dan sebagainya. Hanya saja disini yang wajib tersedia adalah : 2 suntik 2 selang 2 valve untuk selang ke calipers bleed block minimal 1 Dan alat-alat tersebut bisa di dapatkan di paket pembelian EZMTB , yang bisa di beli di Tokopedia melalui link berikut ini https://tokopedia.link/EkMVInebUpb  Mineral Oil Yang berikutnya adalah mineral oil baru, karena kebutuhan tidak sebanyak untuk brake yang full hidrolis, kita menggunakan opsi dari Shimano 50ml ini, bisa ditemukan di Tokopedia melalui link berikut ini https://tokopedia.link/cDgpoDpbUpb . Memulai Bleeding Sebelum memulai bleeding, di judul kami menambahkan untuk flat mount, karena untuk post mount memiliki lubang caliper dan resevoir yang berbeda, sehingga tidak terjadi kesalah pahaman. Untuk info berikutnya karena lubang untuk bleeding berada di samping ketika proses pemasangan sepeda, akan lebih mudah jika melepas caliper terlebih dahulu agar cairan tidak mudah tumpah. Lepas Brakepads dan Pasang Bleed block Lepas brakepads dan pastikan jauh dari mineral oil, karena jika sedikitpun terkena, rem akan tidak pakem lagi. Pasangkan bleed block yang juga terdapat pada paket pembelian ezmtb diatas. Bleed block ini sangat penting, karena ketika proses bleeding, piston akan ikut terdorong, sehingga jika tanpa bleed block, piston bisa over terdorong, bahkan hingga terlepas dan mineral oil tumpah. Bleeding dari Lubang Calipers dan Reservoir Untuk TRP hyrd flatmount, 2 lubang tersebut berada sesuai gambar diatas. ketika proses bleeing, kamu bisa sambiil menggoyangkan kaliper, sehingga jika ada udara yang tertahan di dalam caliper bisa keluar dan terisi dengan mineral oil, setelah yakin tidak ada udara keluar ketika bleeding, bisa dilanjutkan sambil menggerakan tuas rem secara gently untuk double check tidak ada udara didalamnya. Add Extra Oil Dalam kasus ini saya menggunakan TRP Hy-RD bekas dan merasakan bahwa rem saya harus di tekat dengan dalam untuk mendapatkan maksimal brake power, padahal kalipernya masih baru dan tebal. Ternyata solusinya cukup menambahkan oil sesuai takaran, melalui resevoir tank yang berada di bagian atas. Cleaning dan Ready to Use Sebelum memasang kembali pads, pastika calipers sudah bersih dari sisa-sisa mineral oil, lanjutkan memasang brakepads dan adjustment di frame. Conclussions Proses bleeding TRPhyrd ini cukup mudah dan simple, karena cukup bleeding sekali bisa di pakai di banyak sepeda. Hanya saja proses bleeding harus melepas caliper dari sepeda karena posisi lubangnya di samping, yang mana akan menambah effort ketika bongkar pasang di frame dan re adjusment.

2 bulan yang laluyussan . 149 views

Juin Tech GT-F Rekomendasi Mechanical Hidraulic Disc Brake Calipers Yang Powerful dengan 4 Piston

Untuk kamu yang barencana migrasi dari rim brake ke disc brake hidrolis tentu bukan hal yang murah, sebagai contoh untuk Ultegra R8020 satu set shifter brake hidrolis hingga kaliper saja bisa sampai 10 juta Rupiah. Mungkin untuk kamu yan belum ingin mengeluarkan bujet sebanyak itu, bisa menggunakan opsi menggunakan kalipe dlhidrolis mekanikal Juin Tech GTF yang memiliki 4 piston. Sekilas Cara Kerja Juin Tech GTF Juin Tech GTF ada kalipers yang menggunakan mekanisme hidrolis mekanikal untuk menggerakan pistonnya, dan yang spesial adalah kaliper ini memiliki 4 piston, mirip dengan piston Shimano XTR yang harganya jauh diatasnya.  Jika kamu belum tahu apa itu piston di kaliper di brake bisa baca-baca postingan ini dulu ya "Apa itu Piston di Disc Brake Caliper Sepeda".  Sehingga kamu masih bisa menggunakan brifter mekanikal untuk kaliper ini, Credit: Facebook JUIN - TECH Taiwan Dibagian inilah kawat rem akan menarik tuas hidrolis untuk menekan 4 pistonnya kedalam. Hal yang perlu di perhatikan adalah, jangan sampai menekan dengan kuat ketika tidak ada rotor diantara piston/brake pads, hal ini juga di tekankan Juin Tech karena takutnya akan merusak mekanisme rotor. Credit: rumushitung.com Hidrolis piston memiliki nilai plus dari pada mekanikal, karena sifat cairan yang menjaga sama rata, sehingga piston kanan dan kiri akan menekan dengan seimbang. Spesifikasi Singkat Juin Tech GTF Juin Tech GTF ini adalah varian tertinggu dan diatas dari Juin Tech F1 yang hanya memiliki 2 piston. Berikut spesifikasi lengkapnya : Juin TECH patent. Weight : 138g/pc System : Hidraulic Mechanical Mounting: flat & post mount Pistons : 4 Piston Available color : Black, Red, Grey, Blue, Green Made from forged aluminum & CNC. High strength, release heat perfectly. Using non-corrosive and high stability mineral oil. Credit: cyclingdeal.com.au Untuk brakepads yang digunakan kamu juga tak perlu khawatir, karena samana dengan brakepads seri Jagwire dibawah ini. Banyak Pilihan Warna di Juin Tech GTF Credit: aliexpress.com Produk-produk kaliper milik Shimano, SRAM hingga Campagnolo kebanyakan hanya memiliki satu opsi warna pervarian, biasanya hitam atau silver. Nah untuk Juin Tech GTF ini kamu bisa memilih berbagai opsi warna yang tersedia. Install and Setup Untuk instalasi tentu sama saja dengan produk kaliper flatmount / postmount kebanyakan. Sedangkan jika bicara seputar setup atau adjustment, ada beberapa hal yang bisa kita atur disini. Pertam tinggal kerapatan brake pad, untungnyan untuk tahapan ini, Juin Tech menyiapkan mekanisme yang mudah, cukup memutar-mutar baut di bagian armnya untuk mendekatkan atau menjauhkan. Berbeda dengan kaliper yang full mekanikal, tidak ada pengaturan sisi kanan kiri piston, karena seperti dijelaskan diatas, berkat hidrolis semua piston akan memiliki jarak yang sama ketika menekan brakepad. Pembelian Saat ini kamu bisa membeli Juin Tech GTF dengan mudah di Ali Express , cukup search Juin Tech GTF kamu akan menemuka beberapa sellrr yang menjual produk tersebut, rata-rata bisa didapatkan diharga Rp 3 jutaan rupiah, jangan lupa ongkir dan pajak importnya ya. Extra Note Penggunaam hidrolis di pengereman tentu ada istilah penting yakni “Bleeding”, yang mana kami belum menemukam cara untuk bleeding dengan aman untuk kaliper ini. Berbeda dengan TRP Hy Rd yang sama-sama hidrolis mekanikal, dari TRP sendiri telah membuat video terkait cara bleedingnya. Jika sudah menemukan, kami akan secara khusus membuat postingan atau video seputar hal ini.

2 bulan yang laluyussan . 227 views

Review dan Impresi Riderever MCX 2 Mechanical Disc Brake Calipers Flat Mount

Riderever MCX-2 adalah opsi mechanical disc brake dual piston yang memiliki desain menarik, berikut review dan impresi dari MauGowes. Spesifikasi Berikut adalah spesifikasi dari Riderever MCX-2 Flat Mount Dual Piston 2-Piece Actuator Arm Spring Loading Adjustment Pad Adjustment  Heat Disipation Brake Pad Includes Inline Ajuster Weight:160g Dengan dual piston peforma pengereman disk brake ini bisa diandalkan meskipun masih mekanikal. Disamping itu pengaturan brake pads untuk diset lebih dekat atau lebih jauh dari rotor bisa mudah diset menggunakan allen key ukuran 2mm dan dari kedua sisi. Berat total untuk 2 caliper + baut untuk frame + 1 adapter rotor 160mm untuk depan adalah 346gr. Desain Riderever MCX-2 Minimalis dan Brake Hoses Sedikit Terlihat Ketika terpasang ke sepeda, kabel hosing rem tidak terlihat banyak, sehingga terlihat minimalis, tapi hal itu tidak berlaku untuk inner brakenya.  Hanya saja yang tidak kami suka adalah posisi dari inner brakenya yang menutup sisi atas brake pads, sehingga untuk melepas brakepads, kamu juga perlu melepas inner brake dari kaliper. Ada Pendingin Caliper dan Banyak Opsi Warna Yang beda dari kaliper ini adalah, tersedianya bagian penutup brakepad, sekaligus sebagai pendingain, selain itu juga banyak tersedia opsi warna, ini adalah nilai plus untuk desainnya. Brakepads yang disupport sendiri penulis belum menemukan, hanya saja dari ukuran lebih kecil dari brake pads Shimano B10s. Pengaturan Yang Tersedia Beberapa pengaturan yang bisa kamu lakukan di caliper ini antara lain. brake pad position dari 2 arah, bisa untuk lebih dekat atau lebih jauh ke rotor disc brake inline adjuster, mengatur kekencangan penarikan rem, makin kencang maka brake pad lebih menekan rotor. cover brakepads yang bisa diganti-ganti warna sesuai keinginan. Kekurangan dan Kelebihan Kekurangan Penulis kurang cocok dengan karakter pengereman di riderever mcx 2, karena untuk diseting tarikan dikit agak susah. Karakter penulis sering melakukan late braking dan tarikan dikit, hal tersebut sangat sulit di seting di kaliper ini, karena harus tarik tuas rem dalam agar bisa berhenti dengan sempurna. Penulis merasa jarak aman, ketika brake pad diatur paling renggang, tidak cukup lebar dari pada kaliper disc brake mekanikal kebanyakan. Tapi tenang ini hanya berefek jika bagian mounting flat mount kamu tidak flat lagi, karena kadang posisinya perlu banyak adjustmen. Untuk sepeda baru atau yang kondisi flat mount masih bagus, aman-aman saja. Brake tidak support Shimano B10s, brake pad jenis ini paling banyak di pakai kaliper mekaninal lainnya, seperti dari Tektro dan TRP. Selain karena alasan tidak populer, brake pads yang dipakai Riderever MCX-2 ini berukuran lebih kecil, sehingga peformanya bisa tak akan sebagus Shimano B10s. Kelebihan Desain yang minimalis dan elegan Adanya fitur brake pads cover, selain untuk pendingin juga untuk brake cover Hanya yang cukup bersahabat, sehingga Rp 1.5jt sepasang + adapter depan 160mm/140mm ketika postingan ini dibuat. Tersedia versi flatmount dan postmount. Dual piston, peforma pengereman yang bisa diandalkan, berikut adalah rekaman POV ketika Yussan menggunakan Caliper Riderever MCX-2 ini https://www.youtube.com/watch?v=XWbOgRIbY_E  Sumber: https://www.riderever.com/product/5/13/15

6 bulan yang laluyussan . 513 views

Pilih Rotor 140mm atau 160mm Untuk Roadbike

Ketika berencana membeli rotor disc brake untuk roadbike, sering kali ditemukan 2 opsi, untuk diameter 140mm atau 160mm. Dari sinilah banyak timbul pertanyaan, apa yang kalebihan dan kekurangan jika memilih rotor ukuran 140mm atau 160mm, mari kita bahas disini. Makin Besar Rotor Pengereman Makin Baik Source : https://www.astra-honda.com/ Mari kita beralih ke dunia balap sepeda motor, yang mana cakram yang digunakan sangat besar sekali di bandingkan cakram pada motor-motor harian. Cakram/rotor besar ini ditujukan untuk mendapatkan peforma pengeriman terbaik ketika melaju di trek, bisa dibilang makin besar rotor maka makin baik peforma pengeremannya.  Namun makin besar rotor makin berat pula bobot yang dihasilkan, untuk hal itu pula kendaraan harian yang mesinnya biasa saja, tinggal menggunakan rotor sebesar itu karena akan membebani mesin. Hal tersebut juga berlaku di sepeda, makin besar rotor tentu juga berpengaruh pada bobot sepeda, jika siap bertambah beberapa gram, ok pasang saja. Jangan lupa makin besar rotor ada ektra power yang ditambahkan untuk menggerakan sepeda, tapi kita mendapatkan kelebihan peforma pengereman yang lebih baik. Memastikan Frame Support Tidak semua frame roadbike support untuk rotor ukuran 160mm. Jangan sampai menjadi penyesalan, terlanjur beli Rotor 160mm ternyata tidak support di pasang di frame. Memang lebih aman menggunakan rotor ukuran 140mm yang memang umum digunakan roadbike saat ini. Perlu Adapter Caliper Rotor 160mm Source: mantel.com Rata-rata ketika pembelian kaliper, terutama yang flat mount. Baca: Perbedaan kaliper flat mount dan postmount , menyediakan adapter untuk kaliper bagian depan, sehingga bisa dipasang rotor 140mm atau 160mm, namun tidak untuk belakang. Sehingga untuk memasang rotor ukuran 160mm dibagian belakang, selain memastikan frame support, kamu jua harus memiliki adapter ini agar kaliper juga support dengan rotor ukuran 160mm.  Menggunakan Opsi 160mm Depan dan 140mm Belakang Sumber: pinkbike.com Sering dijumpai di sepeda-sepeda grand tour, banyak pembalap yang menggunakan rotor belang, depan 160mm dan belakang 140mm. Tujuannya tentu seperti penjelasan diatas, didepan rotor besar 160mm untuk mendapatkan peforma terbaik, karena yang kita tahu ketika pengereman, rem depanlah yang paling berperan penting untuk proses deselerasi, sedangkan di bagian belakang hanya membantu sedikit proses pengereman. Sehingga bagian belakang cukup menggunakan rotor kecil 140mm, karena lebih ringan, sangat membantu proses akselerasi ketika dibutuhkan.

9 bulan yang laluyussan . 1K views

Impresi Mechanical Disc Brake Caliper Tektro MD-C510

Membangun sepeda disc brake ada banyak sekali opsi yang disediakan untuk calipernya, mulai dari jenis mountingnya, cara kerja caliper, total piston dan masih banyak lagi. Berikut adalah impresi dari MauGowes ketika menjadi disc brake mekanikal dengan caliper dari Tektro MD-C510. Spesifikasi Dengan harga kurang lebih Rp 400rb - 600rb, berikut spesifikasi umum yang bisa kamu dapatkan dari Tektro MD-c510. Mounting: flat mount, support adapter flat mount Shimano. Caliper: pad adjustment, automatic pad adjustment via floating plates Piston: Single piston Berat: 156 Grams / caliper Desain Tentu karena ini adalah kaliper disc brake yang mekanikal, kabel rem akan terlihat jelas disini, untuk menarik arm piston agar piston bisa menjepit rotor disc brake ketika pengguna menarik tuas rem. Posisi arm piston ini ada di samping kiri dan mengekpos brakepads, sehingga ketika kaliper ini terpasang di sepeda masih sangat memungkinkan untuk pasang dan lepas brake pad dengan mudah, tanpa effort. Single Piston Piston di kaliper disc brake adalah bagian yang bertugas menekan brake pads untuk bertemu dengan rotor, sehingga proses deselerasi terjadi. Nah karena piston cuma satu, maka brake pad yang menekan rotor hanya ada 1 saja, bisa kanan dan kiri, dalam kasua Tektro MD-c510 ini adalah sisi kirinya.  Sehingga ketika tuas rem ditarik, single piston ini akan membuat rotor ngflek / melengkung, tapi tidak apa, rotor memnag dibuat seperti itu. Disamping itu dari peforma pengereman, single piston tentu tidak sebaik dengan caliper disk brake dengan jumlah piston yang lebih banyak, makin banyak piston juga membuat pengereman jadi lebih ringan, tapi juga makin pakem. Bisa Menggunakan Brake Pads Shimano B01s Sepertinya bentuk brake pads ini memang dibuat global, karena terbukti bisa dipasang di brand lain, seperti Tektro MD-c510 ini. Tips Menaikan Peforma Pengereman Untuk membuat peforman pengereman kaliper ini lebih baik, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan :  Upgrade kabel rem, inner dan hose dengan seri yang lebih tinggi, bisa Shimano / Jagwire yang tipe slick. Menggunakan rotor yang bertipe floating, seperti punya Ultegra / Dura Ace. Mengganti brake pads ke brake pads yang ceramic atau ressin sudah cukup.

6 bulan yang laluyussan . 415 views

Apa itu Piston di Disc Brake Caliper Sepeda

Ketika mengecek spek kaliper disc brake sepeda, kadang kita menemukan ada yang memiliki single piston, dual piston, bahkan hingga ada yang 4 piston. Apakah itu dan bagaimana perbedaanya, mari kita bahas di postingan ini. Apa itu Piston di Kaliper Disc Brake Piston adalah bagian di caliper (dalam kasus ini disc brake), yang bertugas untuk memberikan tekanan ke brake pads untuk melakukan kontak dengan rotor ketika proses pengereman. Baik untuk kaliper disc brake mekanik ataupun hidrolik memiliki cara kerja piston yang sama, yakni untuk mendorong brake pads hingga berkontak dengan rotor. Sampel diatas ini adalah caliper dengan 4 piston, yang mana ketika proses pengereman, 2 piston di kanan dan kiri akan menekan brake pads ke tengah hingga menjepit rotor, dan disinilah deselerasi terjadi. Bagaimana Dengan Kaliper dengan 1 Piston Kaliper dengan 1 piston biasanya mudah ditemukan di caliper berharga murah, yang sebagaian besar adalah caliper disc brake mechanical. Karena hanya memiliki 1 piston alias satu pendorong, maka brake pads yang didorong ke rotor hanya satu sisi saja, bisa sisika luar ataupun dalam, sedangkan sisi lainnya hanya diam ditempat.  Karena hanya satu sisi brake pads yang terdorong ke rotor, maka agar semua bagian rotor bergesekan dengan brake pads, ada sesi ketika rotor terjadi flexing, sehingga semua sisi rotor bisa kontak dan bergesekan dengan sempurna ketika pengereman.  Contoh disc brake kaliper dengan 1 piston ini adalah dari Tektro MD C510 . Kaliper Disc Brake 2 piston bahkan 4 piston Makin banyak piston, maka makin sempurna proses pengereman yang terjadi, semisal 2 piston akan bisa mencengkeram rotor dengan sempurna dari kedua sisi dengan flex yang minimum, berbeda dengan caliper dengan 1 piston diatas.  Kaliper disc brake dual piston adalah yang paling ditemukan untuk part roadbike, semisal produk-produk dari Shimano untuk kaliper disc brake hidrolisnya, sepeti 105, Ultegra, Dura Ace, dll. Untuk sampel kaliper disc brake dengan 4 piston, bisa kita temukan di produk Shimano lainnya, ada groupset untuk mTB yakni Deore XT. Tentu seiring perkembangan waktu, akan ada kaliper-kaliper lain dengan jumlah piston yang lebih banyak. Masalah dan Solusi Yang Biasa di Temui di Piston Disc Brake Untuk menghasilkan peforma pengereman yang maksimal, piston harus bergerak sejak bersama-sama, agar kontak rotor dan brakepads bisa secara maksimal pula.  Ada beberapa kasus piston yang macet, bisa macet ketika keluar, atau macet ketika kembali ke posisi aslinya. Beberapa penyebab antara lain kotoran, atau bahkan sistem hidrolis yang bermasalah. Agar terhindar, dari masalah-masalah tersebut, pastikan kamu servis dan cek piston kamu secara berkala. Image sources : https://www.reddit.com/r/bikewrench/comments/6s0swl/disc_brake_piston_stuck_at_an_angle_in_caliper/ https://www.hexorcism.com/16ND/sm353010/

7 bulan yang laluyussan . 431 views

Membersihkan Decal Wheelset Fulcrum RC 4 DB

Fulcrum yang kami lakukan pembersihan decal adalah seri Fulcrum Racing 4 DB seri 2018. Berbekal minyak kayu putih dan pembersih kaca, akhirnya bisa kami selesaikan dengan hasil yang cukup memuaskan. Berikut ceritanya Kondisi Awal Berikut adalah penampakan wheelset fulcrum racing 4 db, ketika masih dengan full decal. Bahan dan Alat minyak kayu putih pembersih kaca / atau pembersih apapun yang aman untuk cat lap pencingkil ban dari bahan yang lembut waktu dan ketekunan Yup sesimpel itu bahan dan alat untuk proses pembersihkan decal ini, yang paling penting adalah ketekunan dan waktu, karena ada kondisi ketika decal akan sulit dilepas, padahal baru setengahnya dan kamu merasa akan menyerah, jika hal itu terjadi tidak apa-apa, bisa istirahat dulu, tapi jangan sampai ditinggal terlalu lama. Let's Get Started, Melepas Decal Disini kita mulai mencungkil sticker / decal pastikan hati-hati jangan sampai merusak cat, untuk itu lang kenapa saya menggunakan pencungkil ban, yang notabene terbuat dari plastik. Kunci agar kamu tidak merusak cat wheelset adalah bisa dengan kunci berikut, pastikan pencungkil sticker yang kamu gunakan tidka lebih keras dari cat / wheelset, dengan formula ini dijamin cat tidak akan lecet. Ketika melepas decal ini pastikan benar-benar bersih ya, tidak menyisakan sisa decal / potongan yang masih menempel, minimal pastikan hanya tersisa lemnya saja, agar mempermudah di step berikutnya. Membersihkan Sisa Lem Tahapan berikutnya adalah membersihkan sisa lem, jika pelepasan decal di tahap sebelumnya kamu lakukan dengan maksimal, seharusnya di tahapan ini sedikit lebih mudah. Saatnya minyak kayu putih bekerja, mulai dengan mengusapkan keseluruh bagian wheelset, mulai satu sisi dulu saja, pastikan sedikit agak banyak, agar sisa-sisa lem meresap minyak kayu putih ini. Selanjut sering-sering aja kita cocolkan kain ke minyak kayu putih dengan gerakan memutar , bisa memutar acara atau memutar serasi seperti gerakan orbit planet-planet di tata surya. Waktu yang kami butuhkan untuk 1 sisi wheelset biasanya kurang lebih 1 jam, dipotong dengan jeda tiap decal. Beres, Bersihkan Sisa Minyak Kayu Putih Tugas kita masih belum selesai nih, sisa minyak kayu putih juga perlu di bersihkan agar rim kamu tidak licin dan tidak bikin kotor tangan. Disinilah kami menggunakan pembersih kaca atau pembersih lain yang aman untuk cat. Disini kami tidak 100% menghilangkan decal yang tersedia, tapi menyisakan decal dari brand Fulcrum sebagai penanda identitas.

8 bulan yang laluyussan . 393 views

Impresi Elite Wheelset ENT-DISC 50mm Setelah 1000KM

Beberapa saat yang lalu salah satu partner MGWS Mr WSNJY merakit road bike, dan unutk part wheelsetnya mengguakan produk dari Elite Wheels, serinya Elite ENT 50mm untuk Disc Brake dengan Hub RD07. Wheelset terbaru merupakan produk baru yang di beli langsung dari official store Elite Wheels di Ali Express, berikut adalah impresi setelah 1000KM penggunaan. Desain Yang Simple dan Sleek Corak utama dari Elite ent ini adalah hitam matte penuh tanpa corak macam-macam, tentunya dengan decal dari Elite wheel seri 2.0 alias terbaru untuk 2020. Rimsnya sangat cocok dan elegan di padukan dengan vittoria corsa gumwall dan frame delihea rest yang serba hitam. Spesifikasi Untuk opsi discbrake lebar rim 50mm berat total sepasang adalah +- 1656±30g, dan berikut adalah spesifikasi lengkapnya :  UCI Certified Support clincher dan tubeless Hub untuk rotor center lock, support untuk Shimano 10-11 speed / XDR 11-12 speed Axle: F-qr*100 &12*100mm.R-qr*135&12*142mm Freebody: 6 pawls Holes: Front 24.rear 24 Spokes: Pillar 1423 Dan dilengkapi dengan valvle untuk ban tubeless beserta spokes/ruji cadangannya. Tetap Nyaman Untuk Climbing Berkat ringan dan stiffness dari carbon, wheelset ini tetap enak digunakan nanjak. Terbukti dari pengetesan di Bukit Turgo dengan ketinggal sekitar 1000mdpl, watt yang dihasil untuk bisa membawa sepeda kepuncak lebih rendah daripada wheelset dengan harga sejenis terutama yang non carbon. Kondisi Setelah 1000Km UCI Certified memang adalah pantokan yang benar untuk mengetahui kualitas dari suatu part sepeda, dan Elite ent ini sudah UCI Certified. Dari pengalaman gowes WSNJY menjelaskan sering masuk lubang dengan highspeed / kecepatan tinggi dan langsung gas saja karena merasa wheelset baik - baik saja. Benar saja, sejak awal pembelian hingga review ini dibuat WSNJY sama sekali belum pernah setel ulang ruji, karena memang belum di butuhkan. So far dengan harga kurang lebih Rp 5 jutaan, Elite ent ini tidak mengecewakan dan rekomended, tapi untuk dapat harga aslinya kamu perlu beli di Ali Express, dan untuk free ongkirnya harus memilih agen yang pengirimannya bisa 2-3 bulan. - yussan -

10 bulan yang laluyussan . 981 views

Sebelum Upgrade Disc Brake Mekanikal ke Hidrolis Bisa Perhatikan Ini Dulu

Untuk kamu yang saat ini memilki roadbike disc brake tapi masih mekanikal dan ingin upgrade ke seri hidrolis, berikut ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, mulai dari opsi upgrade lain, dan penjelasan seputar part-part yang dibutuhkan untuk menggunakan rem hidrolis Perbedaan Rim Brake Mekanikal dan Hidrolis Cara kerja utamanya adalah sama sih,untuk menekan piston dikaliper untuk menjepit disc untuk menghentikan putaran roda, tapi tentu saja feel, penampakan dan peforma dari disc brake mechanical dan hidrolis jelas berbeda Penampakan Disc Brake Mekanikal Disc brake mekanikal untuk menyampaikan perintah pengereman dari lever ke kaliper menggunakan kawat besi kuat. Jika dilihat dari lever, baik disc brake mekanikal / hidrolis terlihat sama saja, tapi jika di bagian kaliper, disc brake mekanikal terlihat sisi inner cable brakenya yang dari logam terlihat dari luar.  Tugas dari inner cable ini adalah menarik piston ketika ada pengereman sehingga disc/piringan bisa tergencet dan terjadilah deselerasi. Bagian ini lah yang terlihat tidak rapi dibandingan disc brake yang sudah hidrolis. Penampakan Disc Brake Hidrolis Cara kerja disc brake hidrolis adalah ketika terjadi proses pengereman, kita memberikan tekanan mineral oil yang ada di kabel rem dan tersalurkan hingga ke kaliper, yang mana tekanan oli ini akan menekan piston sehingga menjepit disc/piringan, disinilah proses deselerasi. Karena kabel rem disini bisa dibilang seperti selang, hanya berisi mineral oil, maka ketika ketika melihat caliper disc brake hidrolis terlihat jauh lebih rapi , simple dan tertutup. Feel Disc Brake Mekanikal dan Hidrolis Meski cara kerjanya sama, tapi perbedaan mekanikal dan hidrolis adalah feel ketika pengereman, untuk rem di disc brake hidrolis berapa lembut dan ringan, meski begitu pengereman tetap berjalan dengan maksimal. Untuk discbrake mekanikal, makin dalam melakukan pengereman makin berat dan keres untuk menarik brake levernya. Part Yang Perlu Diganti Untuk Upgrade Disc Brake Mekanikal ke Hidrolis Untuk memudahkan penjelasan di bagian ini, kita gunakan sample produk dari Shimano , Shimano Ultegra R8000 untuk mekanikal dan R8020 untuk hidrolis. Untuk part-part yang perlu diganti ketika upgrade dari disc brake mekanikal ke disc brake hidrolis antara lain :  kaliper kabel rem hidrolis shifter Sisanya adalah pembelian untuk mineral oilnya. Yup cuma perlu 3 part ini, namun perbedaan harga tiap part tentu ada, dan harga part-part untuk rem hidrolik jelas lebih tinggi. Kita ambil contoh untuk perbedaan harga parts shifter/brifternya, untuk seri Ultegra R8000 yang masih mekanikal, harganya kurang lebih Rp 4.000.000,-  Sedangkan untuk seri Ultegra R8020 yang seri hidrolis, harga kurang lebih Rp 5.000.000,- selisih 1 juta rupiah lebih mahal lah daripada yang seri mekanikal. Opsi Disc Brake Mechanical Semi Hidrolis TRP HY-RD Opsi ini adalah, kita masih bisa menggunakan part-part untuk rem mekaninal tapi bisa sedikit merasakan nikmatnya rem hidrolis. Yakni dengan mengganti kaliper ke TRP Hy RD. Part hidrolis dari kaliper ini adalah di pistonnya yang menjepit ke piringan/disc nya, sisanya sampai ke shifter masih mekanikal sehingga kita masih bisa menggunakan part-part lama. Giant Conduct Hyraulic Disc Brake Giant Conduct Hydraulic Disc Brake menciptakan teknologi kombinasi brake mekanikal berpadu dengan brake hidrolis, yakni Giant Conduct Hydraulic Disc Brake. Jika dilihat pada gambar diatas, ada part tambahan di bagian depan stem/handlebar. Disitulah konversi dari brake lever mechanical menjadi hidrolis hingga ke kaliper. Karena kabel mechanical lebih pendek daripada yang menggunakan TRP Hy-rd maka feel hidrolisnya lebih berasa di produk ini. Namun bentuk dan ukuran di rasa cukup tidak biasa, penulis sendiri masih lebih suka untuk pakai TRP Hy-rd untuk opsi rem hybrid. Sumber Gambar https://www.cyclingweekly.com/ https://r2-bike.com

10 bulan yang laluyussan . 820 views

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean