Postingan Dengan Tag "ant+"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 9 dari 11 post

Magene S3+ Sebuah Cadence dan Speed Sensor Dalam Satu Wadah

Apakah kamu sedang mencari cadence sensor, atau mungkin speed sensor. Magene Gemini menyedia dua sensor tersebut menjadi satu kesatuan, dan tentunya support untuk ANT+ maupun Bluetooth, berikut ceritanya. Harga Harga yang ditawarkan di sebagian besar toko di Indonesia adalah sekitar Rp 150.000,- (kurang lebih). Produk ini bisa kamu temukan dengan mudah di Tokopedia maupun Bukalapak, tentunya dengan keyword "Magene S3+". Cara Penggunaan Dua sensor (speed dan cadence) yang saya jelaskan diatas tidak aktif secara bersamaan. Tidak ada tombol switch sensor disini, caranya dengan melepas dan kemudian memasang baterai. Sesaat setelah baterai terpasang akan ada led menyala sebentar, bisa 2 warna antara hijau atau merah. Jika hijau maka speed sensor yang sedang aktif, jika merah maka cadence sensor yang sedang aktif. Untuk berikutnya setelah tahu sensor mana yang aktif, tinggal meletakannya di sepeda, jika cadence sensor bisa diletakan di crank arm, dan jika speed sensor, bisa diletakan di hub. Sensor ini memiliki 2 macam koneksi ant+ atau bluetooth, keduanya aktif secara bersamaan, kamu bisa memilihih 2 koneksi tersebut sesuai dengan yang disupport cyclocomp yang kamu punya. Dalam kasus ini saya menggunakan Garmin Edge 130 dan terkoneksi dengan baik menggunakan ANT+ sensor pun berjalan dengan lancar dan bisa dibaca dengan baik di cyclocomp. - yussan Sumber Gambar : https://www.tokopedia.com/charliebike/sensor-speed-dan-cadence-magene-gemini-210-ant-bluetooth-strava-garmin

3 tahun yang laluyussan . 2.95K views

Rantai Sepeda Putus di Jalan Jangan Panik

Postingain ini lebih ditujukan untuk kamu sebelum mengalami rantai putus di jalan, untuk persiapan jika bertemua dengan hal sedemikian, sudah siap untuk memperbaiki sendiri dengan tool yang cukup. Peralatan yang Perlu di Persiapkan Sebelum jauh-jauh pastikan rantai yang kamu gunakan sesuai dengan spek groupset kamu, selengkapnya ada di postingan berikut ini "Hal Penting Sebelum Ganti Rantai Sepeda".  Kini bicara seputar tool yang perlu di siapkan agar bisa ganti rantai sendiri di jalanan, dan aman di gunakan ber km-km setelahnya. Nah untuk versi chain toolkit yang dibawa ini adalah versi dari MauGowes dan chain dari groupset Shimano. Extra Chain Ketika rantai putus, adalah kemungkinan rantai menjadi bengkok, flex atau yang lain-lain sehingga tidak bisa di gunakan lagi. Solusi amannya adalah menyiapkan extra chain minimal satu pasangan, outer dan inner, ditujukan untuk menggantikan rantai yang sudah tidak layak tadi Tentang saja dengan membawa sedikit extra chain tersebut, tidak akan menambah banyak beban. Membawa Connecting Pin dan Power Link Pin yang sudah terlepas dari rantai, meski bisa di pakai lagi tetap saja tidak aman untuk digunakan terutama jika kamu memberikat ekstra effort takutnya akan putus lagi. Dengan power link dan sejenis tentu akan lebih kuat dan sama kuatnya dengan pin rantai baru. Chaintool Credit by road.cc Saat ini banyak produsen multi tool, dengan desain compact banyak terdapat macam-macam toolkit didalamnya, salah satunya chain tool. Dengan chain tool ini kita bisa menggunakan untuk memasang dan melepas rantai, di tambah dengan chain hook maka makin lengkap chain tool kamu. Extra Bekal Credit by tokopedia.com Agar tangan terjaga bersih, kamu bisa membawa sarung tangan latex dan ringan dan bisa dilipat sampai sekecil mungkin, dan setelah terpakai tentu bisa langsung di buat di tempat sampah terdekat.  Atau dengan membawa beberapa lembar tisu, untuk melindungi kotoran-kotoran yang lengket di rantai ketika proses bongker pasang.

5 bulan yang laluyussan . 197 views

Hal Penting Sebelum Ganti Rantai Sepeda

Apakah kamu berencana untuk mengganti rantai sepeda, entah karena ganti kerusakan atau upgrade, berikut ada beberapa hal yang perlu di perhatikan agar proses penggantian rantai bisa berjalan dengan lancar. Proses Pemilihan Rantai Memastikan Merek dan Seri Sesuai Hal ini penting karena, tidak semua merek rantai support dengan merek groupset lainnya, kita ambil contoh untuk sample 2 rantai di atas, ada untuk Shimano Dura Ace dan SRAM Red, dari bentuk sudah terlihat beda, dan akan terlhat lagi bedanya ketika di pasang, karena perbedaan rasio sprocket dan chainring. Untuk pembahasan video dibawah ini, kita hanya berfokus pada produk Shimano yang sudah terbukti ada di mana-mana dan banyak jenisnya dari groupset low-end hingga high-end. Memastikan Rantai Yang Dibeli Sesuai Dengan Groupset Rasio Untuk mengganti rantai tidak cuma asal beli dan tinggal pasang, meskipun mereknya sama. Yang perlu diperhatikan berikutnya ada rantai tersebut support berapa speed, misal produk Shimano diatas, ada untuk 9, 10, 11 hingga 12 speed. Total speed atau rasio sprocket itulah yang bisa jadi patokan ketika kamu ingin membeli rantai dari brand lain, seperti KMC, YBN, cek dulu support merek dan speednya, baru kemudian cek serinya yang biasa atau superlight. Proses Pemasangan Oke sekarang kita masuk ke step pemasangan, dan berikut adalaj beberapa hal yang perlu di perhatikan ketika proses instalasi. Apakah Rantai Single/Multi Direction Yang di maksud dirrection disini adalah memastikan apakah rantai bisa digunakan berbagai arah atau hanya searah. Untuk rantai dari Shimano sendiri terkenal dengan tipe rantai yang single dirrection. Untuk shimano sendiri tahunya arah pemasangan rantai sudah benar adalah mengecek di bagian yang terdapat tulisan, untuk bagian yang terdedapat tulisan menghadap kearah luar, sedangkan yang masih polos mengarah ke dalam. Menggunakan Connecting Pin dan Power Link Meskipun bisa menggunakan kembali pin rantai yang telah terlepas, namun itu tidak direkomendasikan karena pin rantai biasanya hanya sekali pakai, meskipun bisa terpasang dengan aman, bisa jadi di jalanan akan bisa terlepas. Amannya kamu perlu menyiapkan Connecting Pin atau Power Link. Penulis sempat ada kejadian di jalan, karena tidak memabawa Connecting Pin, sehingga terpaksa menggunakan pin rantai yang sudah terlepas, dan aman hingga sampai rumah, karena lupa mengganti rantai putus saat di gunakan dijalan, dan saat ada effort ketika nanjak rantai putus dan ini adalah akibat tidak menggunakan Connecting Pin / Power Link.

6 bulan yang laluyussan . 293 views

Kenapa Sepeda High-end Menggunakan Integrated Seatpost

Integrated seatpost adalah seatpost adalah jenis dari sepeda yang menyatu dengan frame utamanya, karena kebanyakan yang kita tahu seatpost sepeda dibuat terpisah agar mudah untuk melakukan penyesuaian tinggi. Untuk sepeda peformance integrated seatpo memiliki banyak keunggulan yang kita bahas dibawah ini. Bagaimana Melakukan Pengaturan Yang biasanya menjadi pertanyaan teman-teman adalah bagaimana melakukan pengaturan. Konsepnya sama sih dengan memotong steerer tube pada fork, jadi potong terlebih dahulu seatpostnya sesuai dengan ukuran penggunanya.  Disamping seatpost tersebut, ada lagi bagian yang disebut dengan seatmast. Gambar diatas adalah sample seatmast milik Trek Emonda SL6, tentu bentuk dan ukuran seatmast bisa berbeda-beda sesuai dengan brand dan seri dari sepeda. Seatmast tersebut juga bisa untuk adjusment jika pengendara ignin lebih tinggi atau rendah, bisa karena ganti sepatu, ganti panjang crank arm dan lain sebagainya. Agar Lebih Stiff dan Lebih Ringan Jika kita lihat pada sample 3 sepeda yang ada di thumbnails, ada Giant Propel Advanced SL, Giant TCR Advanced SL dan Trek Emonda SL6, ada kesamaan dari 3 seri ini, yakni embel-embel SL, yang bisa juga diartikan Super Light, yakni paling ringan diantara seri lainnya. Yups tentu dengan integrated seatpost tidak ada bahan berlebih yang masuk kedalam seat tube, yang membuat frame dengan integrated seatpost lebih ringan. Point berikutnya adalah untuk tingkat stiffness / kekakuan yang lebih tinggi, hal ini tentu sangat penting jika sepeda ditujukan untuk peforma, makin stiff frame maka power yang tersampaikan dari pesepeda ke sepeda akan lebih efisien dan tidak banyak yang terbuang.

2 tahun yang laluyussan . 736 views

Giant Contend Roadbike Pengganti Giant Deffy Alloy

Apakah ingin beli Giant TCR tapi dana tidak sampai, nah Giant Bicycles memiliki varian sepeda ini nih, yakni Giant Content, framenya dari alloy sih, tapi dari sisi geometri mirip banget dengan Giant TCR, speknya juga tidak kalah mantap. Giant Contend dan Giant Contend AR Untuk seri ketika post ini dibuat, yakni tahun 2021 ada 2 varian untuk Giant Contend, yakni seri Giant Contend dan Giant Contend AR. Tapi untuk tahun 2019 dan 2020 ada seri Giant Content SL yang biasanya istilah SL menjadi top off the line dari suatu seri produk. Giant Content Giant Content AR Bicara seputar sejarah Giant Contend, berawal dari Giant Deffy, Giant Deffy spesialist untuk all round endurance dan framenya dibuat sedemikian rupa untuk menahan getaran berlebih.  Giant Deffy awalnya ada 2 macam, yakni untuk seri frame carbon dan frame alloy, nah untuk kemudian frame alloy Giant Deffy dihapuskan dan diganti dengan seri Giant Contend ini. Jika dilihat gambar di atas ada Giant Contend dan Giant Conted AR, perbedaannya adalah di geometri framenya, yang AR ditujukan untuk gravel, cyclocross dan sejenisnya sedangnya yang Contend saja ditujukan untuk pure jalur aspal. Untuk seri Contend / AR sama seperti TCR ada angka 1, 2, 3, 4 , yang seri tertinggi Contend 1 menggunaakan full groupset 105 dengan disc brake, harganya juga cukup bersaing USD 1750 atau sekitar IDR 25.000.000,-. Beratnya juga cukup bersaing, untuk Giant Contend 1 2021 9.5kg. Sumber : - https://www.giant-bicycles.com/us/bikes-contend-2021 - https://www.giant-bicycles.com/us/bikes-contend-ar-2021

2 tahun yang laluyussan . 652 views

Kasta di Giant TCR

Giant TCR siapa yang tidak kenal, sepeda yang terkenal all round, stiff dan nyaman ini banyak memiliki penggemarnya di seluruh dunia. Ciri khasnya ada top tube slope yang membuat sepeda ini terlihat compat. Secara pembagian ada 3 macam Giant TCR ketika postingan ini dirilis, yakni Giant TCR Advanced, Giant TCR Adcanced Pro dan Giant TCR Advanced SL. Dari 3 pembagian terebut, ada lagi pembagiannya, mulai dari nomor 0, 1, 2, 3 dan untuk disc dan rim brake. Yuk kita pelajari sama-sama. Giant TCR Advanced Di seri ini Giant TCR Advanced dijual secara fullbike tidak frame only, mulai dari TCR Advanced 0, 1, 2 hingga 3.  Untuk geometru Giant TCR Advanced dan TCR Advanced Pro tidak ada banyak perbedaan, Perbedaannya hanya di steerer tubenya yang masih dari alloy dan ukuran standard. Jadi meskipun fork Giant TCR Advanced ini terbuat dari carbon, tapi tidak 100% carbon, pada bagian steerer tubenya masih alloy. Sedangkan untuk seri 0, 1, 2, 3 adalah groupset yang digunakan, untuk Giant TCR 0 bisa menggunakan shimano Dura Ace / Ultegra, untuk Giant TCR 1 menggunakan Ultegra, Giant TCR 2 menggunakan 105 dan Giant TCR 3 menggunanakan Tiagra. Giant TCR Advanced Pro Beralih naik satu level, ke Giant TCR Advanced Pro, dengan bentu frame dan material lebih baik. Oke tadi sempat saya bahas geometrinya hampir sama, tapi ada yang membedakan di bagian forknya yang sudah 100% carbon, termasuk steerer tubenya. Disamping itu ukurannya juga sudah oversize alias 1 1/4mm, sehingga lebih nyaman lagi dipakai. Nah tapi ada juga seri yang menggunakan angka, semisal Giant TCR Advanced Pro 0, 1, 2 , sama sih seperti di Giant TCR Advanced biasa, untuk menandakan groupset apa yang terpakai. Giant TCR Advanced SL Seri ini bisa dibilang salah satu stiffness-to-weight ratio paling baik didunia. Dibanding 2 seri sebelumnya berbeda sekalikan, terutama dibagian seatpost yang integrated dengan frame, membuatnya semakin stiff dan power yang ditransfer semakin optimal pastinya.  Tapi disini tidak ada angka 0, 1, 2, 3 yang artinya hanya frame only. Tapi jangan salah meskipun frame only, harganya bisa sama dengan 1 fullbike Giant TCR Advanced. Seri ini adalah seri tertinggi dari Giant TCR dan digunakan jugal oleh atlit grand tour. Meskipun geometrinya mirip dengan seri dibawahnya, material yang digunakan tentu berbedan dan memilki level tertinggi Sumber Gambar : https://www.giant-bicycles.com/se/tcr-advanced-0 https://www.ebay.com.au/itm/Giant-TCR-Advanced-1-Disc-2018-Road-Fork-OverDrive-Alloy-Steerer-Thru-Axle-485g-/164014665716 https://www.giant-bicycles.com/se/tcr-advanced-0 https://www.ebay.com/itm/NEW-2020-Giant-TCR-Advanced-Pro-1-Carbon-Fork-1-1-4-Overdrive-2-Steerer-45-Rake-/324156432626 https://www.giant-bicycles.com/us/tcr-advanced-sl-1-disc-2021

2 tahun yang laluyussan . 8.02K views

Fiber Grip, Threadlock, Anti Seize dan Grease untuk Part Sepeda

Selain hobi mengendarai sepeda, apakah kamu juga hobi untuk utak atik sepeda, jika iya 4 bahan berupa gel yang ada di judul atas akan membantu kamu untuk menjadi mekanik sepeda yang lebih baik, tentu masing-masing punya kegunaannya sendiri yuk lanjutkan. Fiber Grip Fiber grip bisa juga dikenal dengan Fiber Carbon Grip, diimplementasikan jika ada part fiber carbon disepedakamu, tepatnya di kontak antara 2 part, semisal handlebar dengan stem, stem dengan steerer tube, seat post dengan frame dan lain sebagainya. Untuk penggunaan fiber grip tidak mengharuskan kedua part tersebut dari fiber carbon, bisa salah satunya saja, semisal seatpost dan fiber carbon dan frame dari alloy. Tujuan dari implementasi fiber grip ini adalah mencegah slip dan membuat kontak kedua part tersebut lebih mantap. Threadlock Ada beberapa kasus ketika mengencangkan sebuah mur atau sekrup, tapi setelah waktu berlalu, ternya baut tersebut melongar dan terlepas sendiri. Hal tersebut bisa diminimalisir dengan menambahkan threadlock sebelum memasangkan mur, cukup setengah bagian mur saja dan biarkan sisanya rata di bagian lainnya. Anti Seize Memiliki fungsi sama seperti dengan fiber grip, hanya saja 2 part yang terhubung seharusnya terbuat dari logam, bisa steel atau alloy bahkan titanium. Jika salah satu partnya adalah fiber carbon, fiber grip adalah solusi terbaik bukan menggunakan bahan ini. Tujuannya agar 2 part yang terhubung tersebut tidak mudah longgar dan tetap terjaga dengan baik koneksinya. Grease Mungkin dari semua benda diatas, yang satu ini palaing dikenal dan mungkin kamu memilikinya, istilah kerennya kita sebut pelumas, tapi bukan yang berupa cairan melainkan gel, bahan seperti ini lebih lama menempel di part dan mudah untuk diimplementasikan.  Paling sering diimplementasi di dalam bottom bracket, headset dan part part sepeda lainnya yang bergerak. Sumber Gambar: https://www.youtube.com/watch?v=mCrY2w7lAlc https://www.rodalink.com/id/finish-line-pelumas-sepeda-fiber-grip-110616.html http://goliathstrong.com/product/goliath-grip-42-blue-medium-standard-strength/ https://blog.weicon.de/rennrad-fit-fuer-die-saison/?lang=en https://wplbike.com/products/absolute-bike-grease

2 tahun yang laluyussan . 896 views

Ganti Sprocket Tiagra 11-28 ke 11-32

Sebelum yakin untuk membeli sprocket baru, ada beberapa pertanyaan yang terlintas di kepala saya, apakah akan muat?, apakah butuh goat link? , dan ternyata tinggal pasang dan sedikit utak atik, maka dari shimano tiagra 11-28 menjadi 11-32, berikut ceritanya. Membeli Sprocket Yang Benar Pastikan kamu tidak salah beli sprocket yang tentu akan membuat kamu menyesal kemudian. Cara gampang agar tidak salah membeli sprocket adalah, pertama tentukan merek groupset yang kamu gunakan, dalam kasus ini saya menggunakan Shimano Tiagra. Kedua tentukan rasio dan total speed yang kamu butuhkan, dalam kasus ini 10 speed dengan rasio 11-32. Berbekal 2 hal diatas,maka kamu siap untuk mendapatkan sprocket baru siap pasang. Untuk catatan, perlakukan beli sprocket antara roadbike dan mtb berbeda, karena rd roadbike dibiat dengan arm yang kecil, maka akan sulit untuk menggunakan sprocket besar, semisal 34t dan keatasnya. Solusinya kamu harus membeli tambahan part, bernama goat link, tujuannya agar rd roadbike bisa menjangkau gear paling besar dan kecil tanpa halangan. Memiliki Alat untuk Bongkar Sprocket Jika kamu memutuskan membawa ke bengkel untuk bongkar pasang, kamu bisa deh melewati bagian ini. Karena groupsetnya Shimano maka saya cuma memerlukan penahan sprocket dan kunci lock ring untuk bongkar pasang sprocket. Mau Gowes juga pernah membuat videonya di https://www.youtube.com/watch?v=2KLiDTbHO0A .  Hal yang perlu dicatat disini, jika kamu mengalami masalah untuk memasukan sprocket , ada kemungkinan kamu salah posisi, masukan sambil putar-putar untuk menentukan posisi yang pas, karena produk sprocket shimano memang dibuat agar bisa terpasang dalam satu posisi. Pastikan Bisa Shift ke Berbagai Kombinasi Speed Gear Hal ini yang paling penting, untuk apa ganti sprocket tapi tidak bisa shifting dengan mulus. Mulai dari kombinasi chainring depan besar lalu kecil.  Nah berhubung gear belakang tambah besar, maka jika terbiasa crosschain, diusahakan untuk menguranginya setelah mengganti sprocket ini. Tapi saya coba di 11-32t ini masih aman cross chain, kemungkinan akan menimbulkan masalah untuk sprocket lebih besar seperti 34t.  Jika belum tahu crosschain, crosschain adalah kondisi rantai yang menyilang, kondisi ini terjadi ketika chainring depan di posisi besar dan sprocket belakang di posisi besar, sehingga rantai menyilang, berlaku pula kebalikannya ketika depan kecil dan belakang juga kecil. Memang aman, tapi crosschain seperti ini membuat energi yang tersampaikan tidak sefektif jika posisi rantai lebih lurus. Oke Selamat mencoba ganti sprocket.

2 tahun yang laluyussan . 1.96K views

Panduan Mengganti Rantai Sepeda

Jika rantai kamu mulai tidak normal, atau entah sekedar ingin ganti rantai saja, tentu tujuan terakhir adalah membeli rantai baru, atau bahkan langsung membeli sepeda baru. Nah beli rantai tentu tidak asal, ada beberapa poin-poin yang perlu diperhatikan, sebagai berikut. Memastikan Apakah Perlu Ganti Yups sebelum mengganti rantai, kita pastikan dulu apakah memang rantai benar-benar harus diganti. Beberapa kasus yang wajib mengganti rantai seperti korosi, roller rantai susah berputar, link, inner plate, outer plate penyok atau bengkok.  Panjang Rantai Beberapa hal yang mempengaruhi panjang rantai adalah rasio gear/speed sepeda kamu. Disini kamu tidak perlu mengukur berapa panjang rantai yang kamu butuhkan, cukup dengan menyampaikan kepada penjual rasio gear/speed dari groupset kamu, misal 2x11, 3x12 dan lain sebagainya. Makin banyak speed untuk cassete/gear belakang, maka semakin tipis pula rantai yang digunakan.  Material Rantai Bahan yang populer saat ini tersedia dimana-mana adalah bahan alloy yang murah, kuat dan tahan karat. Tapi ada juga bahan lain seperti titanium atau kombinasi dari nya, tentu dengan harga yang lebih mahal pula namun lebih ringan dan lebih kuat. Tapi untuk rantai berbahan alloy bisa juga kamu dapatkan dengan berat lebih ringan, yakni dengan memilih rantai alloy yang outer platenya ada lubang / hollownya, sama seperti pada gambar diatas. Harga Budget yang sudah kamu tentukan akan sangat mempengaruhi jenis rantai apa yang kamu dapatkan. Tapi yang paling penting jangan gunakan patokan semakin mahal harga rantai maka harus dibeli, sesuai harga rantai yang kamu beli dengan kantong, karena kamu bisa menggunakannya untuk membeli tool lainnya yang berhubungan dengan rantai, seperti chain tool dan quick link. - yussan -

3 tahun yang laluyussan . 986 views

TERIMAKASIH UNTUK

Terimakasih DomainesiaTerimakasih Digital Ocean